Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Bupati Fahmi Salurkan Bantuan Pribadi Rp8 Juta untuk Korban Kebakaran di Kutasari
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Purbalingga > Bupati Fahmi Salurkan Bantuan Pribadi Rp8 Juta untuk Korban Kebakaran di Kutasari
Purbalingga

Bupati Fahmi Salurkan Bantuan Pribadi Rp8 Juta untuk Korban Kebakaran di Kutasari

kaisar
Last updated: 28 Juli 2026 13:33
By kaisar
4 Min Read
Share
Bupati Fahmi saat meninjau rumah korban kebakaran di Kutasari
Bupati Fahmi saat meninjau rumah korban kebakaran di Kutasari. (dok. Humas Purbalingga)
SHARE

BUPATI Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menyerahkan bantuan pribadi dari gaji dan tunjangannya kepada keluarga korban kebakaran di Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari, Purbalingga.

Contents
  • Bupati Berikan Gaji dan Tunjangan untuk Korban Kebakaran
  • Gotong Royong Warga Ringankan Beban Korban Kebakaran
  • Baznas dan Pemkab Purbalingga Turut Salurkan Bantuan Sosial
  • Bupati Berharap Korban Segera Kembali Memiliki Rumah Layak Huni

Selain itu, dukungan juga mengalir dari warga, Baznas, pemerintah desa, hingga berbagai organisasi sebagai wujud kuatnya semangat gotong royong. Hal ini membuktikan semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam membantu warga yang tertimpa musibah di Kabupaten Purbalingga.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Fahmi Muhammad Hanif turun langsung mengunjungi keluarga Sukono dan Miswati, korban kebakaran di Desa Karangcegak, Kecamatan Kutasari, sekaligus menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp8 juta untuk mendukung pemulihan pascabencana.

Bupati Berikan Gaji dan Tunjangan untuk Korban Kebakaran

Kunjungan yang dilakukan bupati itu tidak hanya menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah, tetapi juga menunjukkan komitmen Bupati Fahmi yang kembali menyalurkan gaji dan tunjangannya kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk pada korban kebakaran ini.

Musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 17.00 WIB menghanguskan sebagian besar rumah milik keluarga Sukono. Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.45 WIB setelah petugas Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Purbalingga bersama warga berjibaku memadamkan kobaran api.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meski kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta akibat rusaknya rangka atap rumah dan hampir seluruh harta benda di dalamnya.

“Insya Allah nanti dari saya secara pribadi akan memberikan bantuan dari gaji dan tunjangan saya sebesar Rp8 juta untuk membantu apa yang dibutuhkan, seperti renovasi rumah, listrik, maupun perabotan. Monggo nanti bisa digunakan sesuai kebutuhan,” ujar Bupati Fahmi.

Gotong Royong Warga Ringankan Beban Korban Kebakaran

Dalam kesempatan itu, Bupati Fahmi menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat dan berbagai elemen yang bergerak cepat membantu keluarga korban kebakaran sejak hari pertama kebakaran terjadi.

Menurutnya, solidaritas yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Purbalingga.

“Banyak pihak-pihak yang membantu meringankan kerugian yang dialami oleh Pak Sukono dan keluarga,” kata Fahmi.

Dukungan yang diterima keluarga korban datang dari berbagai kalangan. Warga Desa Karangcegak berhasil menggalang dana sebesar Rp4,5 juta, sementara Pemerintah Desa Karangcegak membantu perbaikan bagian atap rumah.

Bantuan juga mengalir dari Ranting Nahdlatul Ulama (NU), PMI Kutasari, Program Keluarga Harapan (PKH), SMP Negeri 1 Kutasari, KUA Kutasari, anggota DPRD, hingga berbagai komunitas dan relawan lainnya.

Selain bantuan dana, masyarakat secara sukarela bergotong royong memperbaiki rumah, memenuhi kebutuhan harian keluarga korban, serta menyediakan tempat tinggal sementara hingga rumah kembali layak dihuni.

Baznas dan Pemkab Purbalingga Turut Salurkan Bantuan Sosial

Selain bantuan pribadi dari Bupati, keluarga Sukono juga menerima dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Purbalingga berupa santunan uang tunai dan paket sembako.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui DinsospermasdesKBP3A menyalurkan bantuan kebutuhan dasar sebagai bagian dari perlindungan sosial bagi korban bencana. Sementara itu, BPBD Kabupaten Purbalingga turut memberikan bantuan logistik berupa paket sembako untuk memenuhi kebutuhan keluarga selama masa pemulihan.

Kolaborasi antara pemerintah, lembaga sosial, organisasi kemasyarakatan, dan warga menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan pascakebakaran.

Bupati Berharap Korban Segera Kembali Memiliki Rumah Layak Huni

Bupati Fahmi berharap seluruh bantuan yang telah terkumpul dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mempercepat pembangunan kembali rumah korban sehingga keluarga Sukono dapat segera kembali menjalani kehidupan secara normal.

“Semoga berbagai bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk membantu proses pemulihan sehingga keluarga Pak Sukono dapat kembali memiliki kediaman yang layak,” harapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat kepedulian dan gotong royong dalam membantu warga yang mengalami musibah, karena kebersamaan menjadi modal utama dalam menghadapi berbagai bencana.

*Ikuti media sosial kami.

Bukan Sekadar Penghijauan, Gerakan Rabu Pon di Purbalingga Sasar Titik Rawan Bencana
Kabar Baik! Program Magang Nasional Buka 150 Ribu Kuota, Purbalingga Targetkan Serap Lebih Banyak Naker
KELAYAN BINTER Dikukuhkan, Purbalingga Perkuat Pembinaan dan Reintegrasi Klien Pemasyarakatan
Perlindungan Anak di Purbalingga Diperkuat, Sekolah Ramah Anak Jadi Prioritas HAN 2026
Bupati Fahmi Dukung 4 Raperda DPRD Purbalingga, Minta Materi Disesuaikan
TAGGED:bupati fahmibupati purbalinggakebakaran kutasarikorban kebakaran
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sekda jateng minta ASN jangan anti krtitik dan jadikan evaluasi pelayanan publik Sumarno: ASN Jangan Alergi Kritik, Komplain Warga Jadi Evaluasi Pelayanan Publik
Next Article Kerapihan rambut menjadi bagian dari pembinaan yang dilakukan Rutan Banjarnegara Pembinaan WBP di Rutan Banjarnegara Dimulai dari Kerapihan Rambut, Ini Tujuannya

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.