Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Bukan Sekadar Penghijauan, Gerakan Rabu Pon di Purbalingga Sasar Titik Rawan Bencana
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Purbalingga > Bukan Sekadar Penghijauan, Gerakan Rabu Pon di Purbalingga Sasar Titik Rawan Bencana
Purbalingga

Bukan Sekadar Penghijauan, Gerakan Rabu Pon di Purbalingga Sasar Titik Rawan Bencana

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 14 September 2026 13:12
By Adel Maulina Zulfa
4 Min Read
Share
Rabu Pon Digencarkan, 2,4 Juta Kader PKK Jateng Berpotensi Tanam 28,8 Juta Pohon
Rabu Pon Digencarkan, 2,4 Juta Kader PKK Jateng Berpotensi Tanam 28,8 Juta Pohon. (dok. Humas Purbalingga)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Gerakan Rabu Pon di Purbalingga tak sekadar penghijauan. Penanaman pohon diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan, memulihkan lingkungan, sekaligus mengurangi risiko banjir dan longsor.

Contents
  • Bupati Fahmi Kaitkan Rabu Pon dengan Mitigasi Bencana
  • 2,4 Juta Kader PKK Bisa Tanam 28,8 Juta Pohon
  • Posyandu Didorong Jadi Pusat Pelayanan Masyarakat
  • Baznas Dorong Pemberdayaan Warga

Gerakan menanam pohon kembali digaungkan di Kabupaten Purbalingga. Ketua TP PKK Jawa Tengah Ning Nawal Arafah Yasin bersama Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif mendorong masyarakat memperluas penghijauan melalui program Gerakan Ibu/Perempuan Menanam Pohon atau Rabu Pon.

Dalam gerakan tersebut berlangsung di Desa Tlahab Kidul, Kecamatan Karangreja, Ning Nawal mengatakan, penanaman pohon tidak harus dilakukan di pekarangan rumah. Titik-titik yang memiliki potensi bencana juga perlu menjadi sasaran penghijauan.

“Tanam pohon sebenarnya tidak hanya ditujukan pada pekarangan rumah, tapi juga titik kerawanan bencana,” kata Nawal.

Bupati Fahmi Kaitkan Rabu Pon dengan Mitigasi Bencana

Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif menilai program Rabu Pon relevan dengan kondisi daerah yang sempat menghadapi bencana banjir dan longsor.

Menurutnya, Desa Tlahab Kidul yang berada di wilayah dataran tinggi memiliki posisi penting dalam menjaga daya serap air.

“Kegiatan Rabu Pon ini sangat luar biasa. Desa Tlahab Kidul ini juga desa di dataran yang cukup tinggi, sehingga mempunyai peran penting dalam penyerapan air agar tidak terjadi banjir ataupun longsor,” ujar Fahmi.

Ia berharap penanaman pohon dapat menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk memperbaiki lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana.

Selain fungsi ekologis, pohon buah yang ditanam juga diharapkan dapat mendukung pemanfaatan lahan dan ketahanan pangan masyarakat.

2,4 Juta Kader PKK Bisa Tanam 28,8 Juta Pohon

Nawal menyebut gerakan tersebut memiliki potensi besar jika dilakukan secara konsisten oleh kader PKK di seluruh Jawa Tengah.

Dengan sekitar 2,4 juta kader PKK, jika setiap kader menanam satu pohon setiap bulan, maka secara teoritis dapat mencapai 28,8 juta pohon dalam setahun.

Gerakan tersebut sekaligus menjadi respons terhadap berbagai persoalan lingkungan, seperti berkurangnya tutupan hutan, alih fungsi lahan pertanian, hingga pengelolaan sampah yang belum optimal.

“Sehingga dari ini kita ikut serta bagaimana melestarikan lingkungan dengan program Rabu Pon ini,” katanya.

Posyandu Didorong Jadi Pusat Pelayanan Masyarakat

Kunjungan Nawal ke Purbalingga juga diisi dengan peninjauan pelayanan Posyandu Melati Desa Tlahab Kidul.

Nawal bersama rombongan menyapa anak-anak TK Pertiwi 2 dan KB Tunas Harapan Bangsa. Dalam kegiatan tersebut juga diberikan susu dan perlengkapan sekolah.

Bersamaan dengan itu, masyarakat mendapat layanan administrasi kependudukan, seperti perekaman dan penerbitan KTP-el, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak, serta akta kelahiran dan kematian. Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis turut digelar.

Fahmi mengatakan Posyandu kini memiliki cakupan pelayanan yang jauh lebih luas dibanding sebelumnya.

“Dari yang tadinya Posyandu hanya berfokus pada kesehatan, kini lebih luas cakupannya memberi pelayanan sektor pendidikan, pekerjaan umum, perumahan dan permukiman, sosial, ketertiban dan sebagainya,” jelasnya.

Nawal menambahkan, Posyandu kini diarahkan mengintegrasikan layanan berdasarkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Baznas Dorong Pemberdayaan Warga

Program di Desa Tlahab Kidul juga mendapat dukungan Baznas Jawa Tengah. Selain bantuan sembako dan pemugaran rumah tidak layak huni, Baznas Kabupaten Purbalingga memberikan bantuan indukan ayam untuk mendukung usaha ternak warga.

Wakil Ketua Baznas Jawa Tengah Zain Yusuf mengatakan zakat tidak hanya diarahkan untuk bantuan konsumtif, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Program produktif yang telah dikembangkan antara lain budidaya ikan lele sistem bioflok, hidroponik, boga, hingga penguatan usaha kecil melalui pemasaran digital.

“Tangan kanan kepala daerah adalah APBD, maka tangan kirinya adalah Baznas. Jika tidak bisa melalui APBD, bisa menggunakan Baznas,” ujar Zain.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi pemerintah, PKK, Posyandu, dan Baznas dalam menangani persoalan lingkungan, pelayanan dasar, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa.

*Ikuti media sosial kami.

Bupati Fahmi Dukung Inovasi Urab Mendoan Kemenag Purbalingga, Targetkan Raih WBBM 2027
Peringatan HKG PKK ke-54, Bupati Fahmi Tegaskan PKK Harus Jadi Garda Terdepan
Rakor Lintas Sektoral Ramadan 1447H, Bupati Fahm: Kenyamanan Warga Jadi Prioritas
Kisah Aimar, Pramuka Tunarungu dari Purbalingga yang Wakili Jateng di Jamnas 2026
Jaga Kesehatan Pengungsi, Gubernur Jateng Kirim Dokter Spesialis ke Lokasi Bencana
TAGGED:bupati fahmimitigasi bencanaNing Nawalprogram tanam pohonpurbalinggarabu pontanam pohon
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article aneka souvenir MTQ Nasional 2026 Berburu Suvenir MTQ Nasional XXXI di Semarang? Ini Lokasi dan Daftar Harganya
Next Article Pramuka Banjarnegara Hadapi Era AI hingga Judi Online, Pramuka Banjarnegara Didorong Jadi Generasi Tangguh

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.