Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Kabar Baik! Program Magang Nasional Buka 150 Ribu Kuota, Purbalingga Targetkan Serap Lebih Banyak Naker
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Purbalingga > Kabar Baik! Program Magang Nasional Buka 150 Ribu Kuota, Purbalingga Targetkan Serap Lebih Banyak Naker
Purbalingga

Kabar Baik! Program Magang Nasional Buka 150 Ribu Kuota, Purbalingga Targetkan Serap Lebih Banyak Naker

Reza Sanjaya
Last updated: 9 Juli 2026 18:00
By Reza Sanjaya
3 Min Read
Share
Bupati Fahmi ajak perusahaan Purbalingga manfaatkan program Magang Nasional
Bupati Fahmi ajak perusahaan Purbalingga manfaatkan program Magang Nasional. (dok. Humas Purbalingga)
SHARE

PEMERINTAH Kabupaten Purbalingga mendorong dunia usaha memanfaatkan Program Magang Nasional yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan sebagai langkah strategis untuk menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif saat membuka Sosialisasi Program Magang Nasional di Pendapa Dipokusumo, Purbalingga.

Menurutnya, program tersebut memberikan keuntungan bagi dua pihak sekaligus, yakni perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja dan para lulusan baru yang memerlukan pengalaman kerja.

“Program magang nasional ini tidak ada negatifnya. Justru memberikan benefit bagi peserta maupun perusahaan. Ini menjadi solusi untuk menjawab persoalan ketenagakerjaan yang kita hadapi,” ujar Fahmi.

Ia menjelaskan, Kabupaten Purbalingga masih menghadapi tantangan di sektor ketenagakerjaan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) saat ini berada di kisaran 4,8 persen. Sementara itu, banyak lulusan SMK maupun perguruan tinggi belum terserap dunia kerja karena minim pengalaman, sedangkan perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang siap bekerja namun harus mempertimbangkan biaya rekrutmen.

Melalui Program Magang Nasional, kata Fahmi, persoalan tersebut dapat dijembatani. Selama enam bulan masa magang, peserta memperoleh uang saku setara Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang seluruhnya ditanggung oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

“Dalam enam bulan uang saku mereka ditanggung Kementerian Ketenagakerjaan. Ini tentu menjadi keuntungan bagi perusahaan,” katanya.

Bupati Fahmi pun mengajak seluruh perusahaan di Purbalingga untuk segera mendaftarkan kebutuhan tenaga kerja melalui platform Program Magang Nasional. Ia berharap perusahaan memberi prioritas kepada warga Purbalingga agar manfaat program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

“Tahun ini tersedia 150 ribu kuota secara nasional. Harapan kami Purbalingga bisa memanfaatkan kesempatan ini semaksimal mungkin agar semakin banyak masyarakat memperoleh pengalaman kerja sekaligus penghasilan,” ungkapnya.

Peserta Magang Nasional Dapat Uang Saku, BPJS, hingga Sertifikasi Kompetensi

Pada kesempatan yang sama, Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Herry Nugraha mengungkapkan pemerintah menyiapkan 150 ribu kuota Program Magang Nasional sepanjang tahun 2026. Kuota tersebut akan dibuka dalam tiga tahap sehingga dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak perusahaan maupun pencari kerja.

Menurut Herry, peserta tidak hanya memperoleh uang saku setara UMK, tetapi juga berbagai fasilitas yang mendukung peningkatan kompetensi dan perlindungan selama mengikuti program.

“Peserta akan mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, pendampingan dari mentor, sertifikat pemagangan, hingga sertifikasi kompetensi dari BNSP secara gratis,” jelasnya.

Ia berharap semakin banyak perusahaan di daerah yang berpartisipasi sehingga lulusan baru memiliki kesempatan lebih besar memasuki dunia kerja dengan bekal pengalaman, keterampilan, dan sertifikasi yang diakui secara nasional.

Program Magang Nasional diharapkan menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam memperkuat ekosistem ketenagakerjaan, meningkatkan daya saing tenaga kerja muda, serta membantu dunia usaha memperoleh calon pekerja yang kompeten tanpa terbebani biaya pengupahan selama masa magang.

*Ikuti media sosial kami.

Jateng Kian Dilirik Investor, Pabrik Kemasan Asal Tiongkok Investasi Rp1,12 Triliun di KEK Kendal
Purbalingga Resmi Jadi Lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi, Bupati Fahmi Hibahkan Tanah
184 Desa di Purbalingga Siap Gelar Pilkades Serentak, Sekda: Teliti Verifikasi Calon
Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat, Pemkab Purbalingga Perkuat UPZ BAZNAS
Wabup Dimas Ajak Gen Z Purbalingga Melek Pajak dan Kritis Awasi Penggunaannya
TAGGED:bupati purbalinggakemenakerkesempatan kerjaprogram magang nasionaltenaga kerja
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kabar Baik! Pertamina Jamin Stok BBM di Jawa Tengah dan DIY Aman, Distribusi Tetap Lancar Kabar Baik! Pertamina Jamin Stok BBM di Jawa Tengah dan DIY Aman, Distribusi Tetap Lancar
Next Article Jateng siap terapkan Mandatori B50 Mandatori B50 Resmi Diluncurkan, Jawa Tengah Jadi Daerah Pertama untuk Sektor Pertanian

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.