KABARBANYUMASRAYA.COM – Sebanyak 192 pecatur mengikuti Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Catur Banjarnegara 2026 di Gedung Kuliner, Minggu (27/9/2026). Ajang ini menjadi momentum Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Banjarnegara kembali memperkuat pembinaan atlet junior sekaligus menjaring calon wakil daerah untuk persaingan tingkat Jawa Tengah.
Peserta datang dari berbagai kelompok usia, mulai SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK hingga kategori Senior/Umum. Kelompok SD/MI menjadi kategori dengan jumlah peserta paling banyak.
Percasi Banjarnegara Kembali Fokus pada Pembinaan Junior
Ketua Panitia Kejurkab Catur Banjarnegara, Agus Prasetyo, mengatakan kompetisi tersebut menjadi bagian dari program pembinaan usia dini.
Menurutnya, pembinaan pecatur junior di Banjarnegara sempat mengalami kevakuman sejak 2009. Karena itu, partisipasi 192 pecatur dalam Kejurkab tahun ini dinilai menjadi modal penting untuk membangun kembali pembinaan dari tingkat dasar.
“Tujuan pertama tentunya untuk pembinaan usia dini. Salah satu program Percasi Banjarnegara adalah membina atlet junior,” kata Agus.
Ia berharap Kejurkab dapat menjadi pintu masuk untuk menemukan lebih banyak pecatur muda potensial yang bisa dibina secara berkelanjutan.
Banjarnegara Siapkan Diri Jadi Tuan Rumah Kejurprov Catur 2027
Selain menjaring atlet muda, Percasi Banjarnegara juga mempersiapkan rencana menjadi tuan rumah Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur pada 2027.
Para pecatur yang tampil dalam Kejurkab diharapkan tidak berhenti pada prestasi tingkat kabupaten. Mereka akan diproyeksikan menjadi bagian dari kerangka tim Banjarnegara untuk menghadapi kompetisi tingkat Jawa Tengah.
“Harapannya dengan Kejurkab ini, nanti pada 2027 kita rencana menjadi tuan rumah Kejurprov Catur. Atlet-atlet ini bisa menjadi kerangka tim kita untuk mewakili Banjarnegara di tingkat Provinsi Jawa Tengah,” ujar Agus.
Pengurus Percasi Jawa Tengah, Suyatna, mengapresiasi upaya Banjarnegara menghidupkan kembali pembinaan pecatur dari usia dini.
Menurutnya, kompetisi rutin penting untuk menambah jam terbang sekaligus membentuk mental bertanding atlet muda. Ia mendorong para pecatur untuk terus berlatih dan mengikuti turnamen secara konsisten.
Kejurkab Catur Banjarnegara 2026 diharapkan menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan. Dari kompetisi tingkat kabupaten ini, Percasi menargetkan lahirnya pecatur muda yang mampu berkembang dan bersaing di tingkat Jawa Tengah hingga nasional.
