KABARBANYUMASRAYA.COM– Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 resmi berakhir pada Minggu (18/10/2026). Kompetisi yang diikuti 42 klub dengan total 993 pemain tersebut menjadi ajang pembinaan sepak bola daerah sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi pertandingan.
Penutupan kompetisi berlangsung di Lapangan Desa Lambur, Kecamatan Mrebet, setelah pertandingan final Liga 2 dan Liga 3 selesai digelar. Acara dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada klub juara, runner-up, serta pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak dari Liga 1, Liga 2, dan Liga 3.
Kompetisi yang berlangsung sejak 6 September 2026 ini menjadi ruang bagi para pemain untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan menunjukkan potensi mereka di tingkat daerah.
Ketua Askab PSSI Purbalingga, Uut Triyas Yanuar, menilai tingginya partisipasi pemain menjadi modal penting untuk mengembangkan sepak bola di Kabupaten Purbalingga.
“Total pemain yang bermain di Liga 1, 2 dan 3 ada sebanyak 993 pemain. Ini adalah euforia yang sangat besar. Ekosistem sepakbola yang harus kita jaga,” katanya.
Puslat BP Juara Liga 1, Limas Putra Menang di Liga 2
Persaingan di tiga kasta kompetisi menghasilkan sejumlah klub yang berhasil meraih posisi terbaik. Pada Liga 1, Puslat BP (Bambang Plastik) keluar sebagai juara, disusul Putra Junior FC sebagai runner-up.
Bianglala FC menempati posisi ketiga, sedangkan Rape Purbaya berada di peringkat keempat.
Di Liga 2, Limas Putra berhasil meraih gelar juara. Galaxy United menempati posisi runner-up, diikuti Candi Putra di posisi ketiga dan Gapura FC di posisi keempat.
Sementara itu, Persilaga Sparta menjadi juara Liga 3. Bocka FC menempati posisi kedua, Formip Mipiran berada di posisi ketiga, dan Blater United melengkapi empat besar.
Hasil tersebut menjadi bagian dari perjalanan kompetisi yang memberikan kesempatan kepada klub-klub lokal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus meningkatkan kualitas permainan.
Daftar Top Scorer dan Pemain Terbaik Liga Askab
Selain penghargaan untuk tim, panitia juga memberikan apresiasi kepada pemain yang menunjukkan performa menonjol sepanjang kompetisi Liga Askab PSSI Purbalingga.
Berikut daftar penerima penghargaan individu Liga Askab PSSI Purbalingga 2026.
| Kategori | Nama pemain | Klub | Prestasi |
|---|---|---|---|
| Top scorer Liga 1 | Ali Setiawan | Putra Junior | 13 gol |
| Top scorer Liga 2 | Danu Lukiansyah | Candi Putra | 4 gol |
| Top scorer Liga 3 | Isma Fadhil Musyafa | Blater United | 5 gol |
| Best Player Liga 1 | Alfandi | Puslat BP | Pemain terbaik |
| Best Player Liga 2 | Oca Febriansyah | Limas Putra | Pemain terbaik |
| Best Player Liga 3 | Ragil Juna Saputra | Persilaga Sparta | Pemain terbaik |
Uut Triyas Yanuar menyampaikan selamat kepada seluruh klub dan pemain yang berhasil meraih prestasi. Ia berharap Liga Askab PSSI Purbalingga dapat kembali digelar dengan baik pada tahun mendatang dan menjadi pendorong peningkatan kualitas sepak bola daerah.
Pemkab Purbalingga Apresiasi Kompetisi yang Berjalan Kondusif
Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, menyampaikan apresiasi kepada panitia, klub peserta, pemain, suporter, dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kompetisi.
Menurutnya, Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 dapat berlangsung hingga selesai dengan situasi yang aman dan kondusif. Hal itu penting untuk menjaga agar kompetisi sepak bola tetap menjadi kegiatan olahraga yang positif bagi masyarakat.
“Alhamdulillah sampai hari ini atau sampai berakhirnya kegiatan, penonton yang menyaksikan dan 993 pemain yang berlaga dalam kondisi aman, kondusif,” katanya.
Dimas juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
Selain mendorong prestasi olahraga, penyelenggaraan kompetisi tersebut dinilai turut menggerakkan perekonomian masyarakat. Kehadiran pemain dan penonton membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lapangan untuk meningkatkan aktivitas usahanya.
Jadi Wadah Pembinaan Talenta Sepak Bola Muda
Pemkab Purbalingga berharap Liga Askab PSSI dapat terus menjadi wadah pembinaan pemain lokal. Kompetisi yang berkelanjutan dinilai penting untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus membuka peluang bagi pemain berbakat untuk berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.
Dimas berharap capaian para pemain dan klub pada musim ini dapat menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi pada kompetisi berikutnya.
“Semoga prestasi yang sudah dicapai di Liga PSSI ini baik Liga 1, 2 dan 3, dapat terus ditingkatkan ke depannya hingga anak anak didik maupun pemain bisa bertanding di level yang lebih profesional lagi,” katanya.
Dengan berakhirnya Liga Askab PSSI Purbalingga 2026, pembinaan pemain, penguatan klub lokal, serta dukungan masyarakat diharapkan terus berkembang. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar, tetapi juga bagian dari upaya membangun ekosistem sepak bola daerah yang berkelanjutan.
