KABARBANYUMASRAYA.COM – Produk briket arang tempurung kelapa asal Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, kembali menembus pasar internasional. Kali ini, sebanyak 26 ton briket produksi CV Traka Abadi Universal dikirim ke Yordania melalui satu kontainer ekspor yang dilepas Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, Senin (19/10/2026).
Pelepasan ekspor berlangsung di kompleks gudang produksi CV Traka Abadi Universal, Desa Sinduraja, Kecamatan Kaligondang. Pengiriman menggunakan kontainer berukuran 40 feet High Cube (HC) tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas pasar produk briket Purbalingga ke kawasan Timur Tengah.
Wakil Bupati Dimas Prasetyahani mengapresiasi perkembangan usaha tersebut. Ia berharap CV Traka Abadi Universal terus meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas jangkauan pemasaran ke berbagai negara.
“Kita do’akan CV Traka Abadi Universal ini bisa semakin berkembang ke depan,” kata Dimas.
Pemkab Dorong Pelaku Usaha Lokal Tembus Pasar Ekspor
Dimas berharap keberhasilan CV Traka Abadi Universal menembus pasar luar negeri dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain di Purbalingga. Menurutnya, produk lokal memiliki peluang berkembang lebih luas apabila didukung akses pasar dan pendampingan yang tepat.
Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (DindagkopUKM) siap memfasilitasi pelaku usaha yang ingin mengembangkan pemasaran hingga ke luar negeri.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah berbagi pengalaman dan pengetahuan dari pelaku usaha yang telah menjalankan ekspor. Dengan cara tersebut, pengusaha lain diharapkan memperoleh gambaran mengenai peluang, persiapan, serta proses memasuki pasar internasional.
Dukungan pemerintah daerah diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi produk unggulan Purbalingga untuk bersaing di pasar global.
Ekspor Briket ke Yordania Tambah Rekam Jejak Perusahaan
Pengiriman ke Yordania menambah catatan ekspor CV Traka Abadi Universal. Sebelumnya, perusahaan tersebut telah mengirimkan empat kontainer berukuran 40 feet HC dan satu kontainer berukuran 20 feet HC.
Perusahaan juga telah menjangkau sejumlah negara di kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah. Meski demikian, kapasitas produksinya saat ini masih sekitar empat kontainer berukuran 40 feet HC per bulan.
Untuk mendukung kegiatan produksi, perusahaan memasok bahan baku briket berupa tempurung kelapa dari berbagai wilayah di Pulau Jawa maupun luar Jawa. Bahan baku tersebut harus memenuhi spesifikasi tertentu, yang menurut perusahaan banyak ditemukan di wilayah pegunungan.
Ketersediaan bahan baku menjadi salah satu aspek penting untuk menjaga kelangsungan produksi sekaligus memenuhi kebutuhan pasar ekspor.
Business Matching Buka Peluang Pasar Baru
Kunjungan Wakil Bupati Purbalingga juga dimanfaatkan untuk menjajaki peluang kerja sama melalui pertemuan bisnis atau business matching dengan sejumlah pengusaha terkait.
Pertemuan tersebut membahas potensi pasar dan kebutuhan briket di negara lain yang berpeluang dihubungkan dengan CV Traka Abadi Universal. Langkah ini diharapkan dapat mempertemukan produsen lokal dengan calon mitra usaha serta membuka akses ke pasar baru.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pelaku usaha, pengembangan ekspor diharapkan tidak hanya memperluas jangkauan pemasaran, tetapi juga meningkatkan daya saing produk lokal.
Dalam kegiatan tersebut, Dimas Prasetyahani didampingi Kepala DindagkopUKM serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Purbalingga.
