Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Dieng Culture Festival 2026 Digelar 28-29 Agustus, Jazz Atas Awan hingga Ritual Anak Gimbal Jadi Magnet Wisatawan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Dieng Culture Festival 2026 Digelar 28-29 Agustus, Jazz Atas Awan hingga Ritual Anak Gimbal Jadi Magnet Wisatawan
BanjarnegaraBerita

Dieng Culture Festival 2026 Digelar 28-29 Agustus, Jazz Atas Awan hingga Ritual Anak Gimbal Jadi Magnet Wisatawan

Reza Sanjaya
Last updated: 25 Agustus 2026 15:28
By Reza Sanjaya
5 Min Read
Share
Prosesi pemotongan rambut gimbal menjadi agenda utama dalam Dieng Culture Festival
Prosesi pemotongan rambut gimbal menjadi agenda utama dalam Dieng Culture Festival. (dok. Kominfo Banjarnegara)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Dieng Culture Festival (DCF) 2026 kembali digelar di Dieng Kulon, Banjarnegara, pada 28-29 Agustus. Festival tahun ini menghadirkan Kongkow Budaya, Festival Kopi Dieng, Jazz Atas Awan hingga ritual cukur rambut anak gimbal.

Contents
  • Kongkow Budaya hingga Jazz Atas Awan
  • Jazz Atas Awan Jadi Salah Satu Magnet DCF
  • Ritual Anak Gimbal Tetap Jadi Jantung Dieng Culture Festival
  • DCF Dorong Ekonomi Masyarakat Dieng
  • Pemkab Siapkan Expo UMKM dan Festival Domba Batur
  • DCF 2026 Perkuat Konsep Festival Ramah Lingkungan

Jelang gelaran budaya terakbar tahun ini, Dieng terus bersiap menyambut ribuan wisatawan dalam Dieng Culture Festival (DCF) 2026. Festival budaya yang memasuki penyelenggaraan ke-16 ini akan berlangsung di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, pada 28-29 Agustus 2026.

DCF menjadi ruang pertemuan antara tradisi, seni, alam, dan masyarakat. Berbagai agenda disiapkan untuk memberikan pengalaman budaya sekaligus menggerakkan ekonomi warga Dieng.

Koordinator Umum DCF 2026, Alif Faozi, mengatakan festival tersebut dapat terselenggara berkat gotong royong berbagai pihak, mulai dari masyarakat, pemerintah, akademisi, media hingga pelaku usaha.

Kongkow Budaya hingga Jazz Atas Awan

Rangkaian DCF 2026 akan diawali dengan Kongkow Budaya yang menghadirkan budayawan Sabrang Mowo Damar Panuluh bersama sejumlah tokoh budaya dan masyarakat. Acara kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan musik Kiai Kanjeng di Venue Arjuna.

Sementara itu, Venue Gatotkaca menjadi lokasi Festival Kopi Dieng sekaligus Jazz Atas Awan Showcase. Berbagai kopi dari kawasan dataran tinggi Dieng akan disajikan selama festival. Pengunjung juga akan ditemani penampilan musisi jazz dari Solo, Yogyakarta, Semarang, Wonosobo, Banjarnegara, dan Purwokerto.

“Festival Kopi dan Jazz Atas Awan Showcase ini adalah kerja kolaborasi kami di Pokdarwis Dieng Pandawa dengan Komite Ekonomi Kreatif Banjarnegara,” ujar Alif.

Jazz Atas Awan Jadi Salah Satu Magnet DCF

Selain Jazz Atas Awan Showcase, pertunjukan utama Jazz Atas Awan akan digelar di Venue Pandawa dengan menghadirkan sejumlah musisi dan artis nasional. Panitia masih merahasiakan daftar pengisi acara sebagai bagian dari konsep kejutan bagi peserta.

“Sejak dulu kami sengaja tidak banyak mempublikasikan siapa musisi/artis yang hadir di Dieng Culture Festival,” kata Alif.

Menurutnya, tingginya minat wisatawan terlihat dari banyaknya akomodasi di kawasan Dieng yang telah dipesan. Namun, Alif menegaskan musik bukan satu-satunya daya tarik utama DCF.

“Acara utama festival kami adalah ritual cukur rambut anak gimbal,” ujarnya.

Ritual Anak Gimbal Tetap Jadi Jantung Dieng Culture Festival

Tradisi cukur rambut anak gimbal menjadi agenda utama yang membedakan Dieng Cultre Festival dari festival musik dan wisata lainnya. Tradisi tersebut menjadi bagian dari upaya masyarakat Dieng menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya.

Melalui festival, wisatawan tidak hanya diajak menikmati pertunjukan, tetapi juga mengenal nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat Dieng.

DCF Dorong Ekonomi Masyarakat Dieng

Bupati Banjarnegara Amalia Desiana mengatakan Pemkab Banjarnegara mendukung DCF sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berbasis masyarakat sekaligus penggerak ekonomi lokal. Pokdarwis Dieng Pandawa telah konsisten mengembangkan industri wisata berbasis komunitas selama 16 tahun.

“Pemerintah daerah sangat mendukung inisiatif yang dilakukan oleh Pokdarwis Dieng Pandawa sejak 16 tahun lalu. Mereka secara partisipatif telah terbukti mengembangkan industri wisata berbasis komunitas yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” ujar Amalia.

Ia menyebut laporan Bank Indonesia pada 2025 mencatat perputaran uang di kawasan Dieng selama festival mencapai lebih dari Rp40 miliar.

Pada 2025, festival berlangsung dua hari dengan rata-rata wisatawan menginap satu malam. Tahun ini, durasi festival dan lama tinggal wisatawan diharapkan meningkat sehingga dampak ekonomi bagi masyarakat juga semakin besar.

Pemkab Siapkan Expo UMKM dan Festival Domba Batur

Dukungan pemerintah daerah juga diwujudkan melalui sejumlah agenda pendamping. Dinas Koperasi dan UMKM Banjarnegara akan memfasilitasi pelaku usaha melalui Expo UMKM di Venue Arjuna.

Sementara Dinas Pertanian Banjarnegara menghadirkan Festival Domba Batur sebagai bagian dari rangkaian kegiatan DCF. Agenda tersebut diharapkan membuka ruang promosi bagi produk lokal sekaligus memperluas peluang usaha masyarakat.

DCF 2026 Perkuat Konsep Festival Ramah Lingkungan

Selain budaya dan ekonomi, aspek lingkungan menjadi perhatian penyelenggara. Panitia juga menyiapkan sistem pengelolaan dan pemilahan sampah selama festival. Sampah akan dipilah dan diolah bersama Dinas Lingkungan Hidup Banjarnegara serta Sekber Pecinta Alam Banjarnegara.

Material yang masih dapat dimanfaatkan akan diarahkan untuk proses daur ulang, sementara sampah organik dapat diolah menjadi pupuk. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi dampak lingkungan selama festival.

Dengan perpaduan tradisi, musik, kopi, UMKM, dan kepedulian lingkungan, Dieng Culture Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi magnet wisatawan, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menjaga warisan budaya Dieng tetap hidup.

*Ikuti media sosial kami.

Sulap Lahan Sempit Jadi Sumber Pangan, Rutan Banjarnegara Tebar 5.000 Benih Lele Bioflok
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu Jelang Ramadan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan Subsidi dan 308 Gerakan Pangan Murah
Pastikan Timbangan Akurat, Kelurahan Argasoka Gelar Tera Ulang Gratis untuk Pedagang
Ahmad Luthfi: Jawa Tengah Tak Boleh Jadi Ruang Premanisme Berkedok Debt Collector
TAGGED:dcfdieng culture festivalfestival kopijazz atas awanrambut gimbal
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Wagub Jateng sebut 14 daerah masuk zona awas kekeringan 14 Daerah Jateng Status Awas Kekeringan, Wagub Taj Yasin Dorong Modifikasi Cuaca
Next Article Penampilan wayang rakyat Sidareja Purbalingga Wayang Rakyat “Semar Mbangun Desa” Meriahkan Sidareja, Dorong Budaya dan Pariwisata

Berita Terbaru

Reses
Reses di Cilacap, David Ishaq Aryadi Serap Aspirasi Warga dan Paparkan Program Pembangunan
Cilacap Jateng
GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.