Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu Jelang Ramadan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan Subsidi dan 308 Gerakan Pangan Murah
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu Jelang Ramadan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan Subsidi dan 308 Gerakan Pangan Murah
JatengBerita

Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu Jelang Ramadan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan Subsidi dan 308 Gerakan Pangan Murah

Afifah Anis CH
Last updated: 20 Februari 2026 16:21
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Harga cabai
Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu Jelang Ramadan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan Subsidi dan 308 Gerakan Pangan Murah. (dok. Pemprov)
SHARE

KENAIKAN harga bahan pokok mulai terasa menjelang Ramadan 2026. Di Jawa Tengah, harga cabai rawit merah melonjak hingga Rp80 ribu per kilogram di tingkat konsumen, memicu respons cepat dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Contents
  • Subsidi Cabai Rp65 Ribu per Kg, Operasi Pasar Dipercepat
  • Permintaan Jakarta Picu Lonjakan Harga Cabai

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung memantau kondisi pasar dengan mengunjungi Pasar Projo Ambarawa, Jumat (20/2/2026). Sejak pukul 07.00 WIB, ia berdialog dengan pedagang dan pembeli guna memastikan ketersediaan stok serta stabilitas harga kebutuhan pokok.

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar komoditas relatif terkendali. Namun, harga cabai rawit merah dan bawang merah tercatat melampaui Harga Acuan Pemerintah (HAP) serta rata-rata harga provinsi.

“Segera tindak lanjuti bahan pokok yang naik. Koordinasikan dengan dinas dan instansi terkait,” kata Ahmad Luthfi usai peninjauan.

Subsidi Cabai Rp65 Ribu per Kg, Operasi Pasar Dipercepat

Sebagai langkah intervensi konkret, Pemprov Jateng menyiapkan subsidi harga cabai sehingga masyarakat dapat membeli dengan harga Rp65 ribu per kilogram. Kebijakan ini diharapkan mampu meredam lonjakan harga sekaligus menjaga daya beli selama Ramadan.

Selain itu, Gubernur menginstruksikan BUMD Jateng Agro Berdikari untuk segera melakukan operasi pasar pada komoditas yang mengalami kenaikan signifikan.

Tak hanya subsidi, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pemprov juga akan menggelar 308 Gerakan Pangan Murah (GPM) hingga Maret 2026. Program ini akan menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan.

Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Jateng, Sri Broto Rini, memastikan stok 12 komoditas pangan strategis dalam kondisi aman. Bahkan, untuk beras saat ini tercatat surplus.

“Memasuki Ramadan, stok pangan strategis aman. Namun memang ada kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti cabai,” katanya.

Permintaan Jakarta Picu Lonjakan Harga Cabai

Lonjakan harga cabai di Jawa Tengah tidak lepas dari tingginya permintaan dari luar daerah, terutama dari Jakarta, di mana harga cabai telah menembus Rp100 ribu per kilogram. Selisih harga tersebut mendorong distribusi pasokan keluar daerah, sehingga berdampak pada kenaikan harga di tingkat lokal.

Selain cabai, harga daging ayam dan daging sapi juga mulai merangkak naik, meski masih berada di bawah batas Harga Acuan Pemerintah.

Melalui kombinasi subsidi harga, operasi pasar, dan pelaksanaan 308 Gerakan Pangan Murah, Pemprov Jawa Tengah menargetkan stabilitas harga tetap terjaga hingga Idulfitri 2026. Langkah cepat ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan tenang tanpa tekanan lonjakan harga bahan pokok.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

Taj Yasin Raih Budai Award 2026 Unissula, Sebut Kepemimpinan adalah Kerja Tim
Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Tak Boleh Ada RS di Jateng Tolak Pasien PBI JK
Gus Yasin Disebut Inspirator Gerakan Shalawat di Jawa Tengah, Gema Spiritual Kian Menguat
BPJS SATU, Program JKN Pastikan Peserta Dapat Perlindungan Sejak Puskesmas hingga Rumah Sakit
Pekerja Non Formal Terima Bantuan Beras, Pemprov Gelar Pasar Murah Jelang Lebaran 2026
TAGGED:harga cabaikebutuhan pokokpasokan harga
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pesantren ramadan Pesantren Ramadan 1447 H di Rutan Banjarnegara: Ikhtiar Nyata Membina Spiritualitas dan Harapan Baru Warga Binaan
Next Article rsi banjarnegara RSI Banjarnegara Siaga Penuh Lebaran 2026: IGD Nonstop 24 Jam, 7 Ambulans Disiagakan

Berita Terbaru

Reses
Reses di Cilacap, David Ishaq Aryadi Serap Aspirasi Warga dan Paparkan Program Pembangunan
Cilacap Jateng
GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.