Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Sulap Lahan Sempit Jadi Sumber Pangan, Rutan Banjarnegara Tebar 5.000 Benih Lele Bioflok
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Sulap Lahan Sempit Jadi Sumber Pangan, Rutan Banjarnegara Tebar 5.000 Benih Lele Bioflok
Banjarnegara

Sulap Lahan Sempit Jadi Sumber Pangan, Rutan Banjarnegara Tebar 5.000 Benih Lele Bioflok

Afifah Anis CH
Last updated: 1 Februari 2026 16:25
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Tebar benih ikan Rutan Banjarnegara
Rutan Banjarnegara saat melakukan tebar benih dengan pengembangan kolam bioflok. (dok. Rutan Banjarnegara)
SHARE

RUTAN Banjarnegara kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian warga binaan. Dengan memanfaatkan lahan terbatas, Rutan Banjarnegara menebar sebanyak 5.000 benih ikan lele ke dalam kolam bioflok yang berada di area bedeng peternakan.

Contents
  • Lele Sangkuriang Dipilih, Targetkan Panen Lebih Optimal
  • Keberhasilan Panen Jadi Motivasi Pengembangan Berkelanjutan
  • Rutan Banjarnegara Dorong UMKM dan Ketahanan Pangan
  • Selaras Program Aksi Kemenimipas

Langkah ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan uji coba budidaya ikan sebelumnya, sekaligus menjadi bukti bahwa keterbatasan lahan bukan penghalang untuk tetap produktif dan berdaya guna.

Lele Sangkuriang Dipilih, Targetkan Panen Lebih Optimal

Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menjelaskan bahwa benih yang ditebar merupakan lele jenis Sangkuriang, yang dikenal memiliki ketahanan tubuh yang baik serta pertumbuhan lebih cepat dibandingkan jenis lele lainnya.

Sebanyak 5.000 ekor benih tersebut ditempatkan ke dalam lima kolam terpal bioflok yang telah dipersiapkan sesuai standar kebersihan dan kualitas air.

“Penebaran benih dilakukan dengan memperhatikan kondisi kolam dan kualitas air agar pertumbuhan lele sejak awal bisa maksimal,” katanya.

Pemilihan lele Sangkuriang diharapkan mampu menghasilkan panen yang optimal dan berkelanjutan, sekaligus memberikan pengalaman keterampilan bagi warga binaan.

Keberhasilan Panen Jadi Motivasi Pengembangan Berkelanjutan

Menurut Dodik, penambahan kolam dan penebaran benih baru ini tidak lepas dari keberhasilan budidaya bioflok sebelumnya yang menghasilkan panen memuaskan. Capaian tersebut menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan sektor perikanan sebagai bagian dari program ketahanan pangan Rutan Banjarnegara.

“Alhamdulillah, panen sebelumnya cukup memuaskan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan pembinaan kemandirian warga binaan melalui budidaya perikanan,” ujarnya.

Rutan Banjarnegara Dorong UMKM dan Ketahanan Pangan

Program budidaya lele berbasis bioflok ini mendapat dukungan dari Sisa Hasil Usaha (SHU) Inkopasindo, yang dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif di lingkungan rutan.

Selain perikanan, Rutan Banjarnegara juga mengembangkan berbagai sektor lain, seperti peternakan ayam petelur serta budidaya sayuran meliputi cesim, kangkung, kacang tanah, dan kacang panjang.

“Ini adalah bentuk optimalisasi lahan terbatas agar tetap bernilai produktif dan berkelanjutan,” katanya.

Selaras Program Aksi Kemenimipas

Program ketahanan pangan yang dijalankan Rutan Banjarnegara sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional, pemberdayaan warga binaan, serta pembinaan yang berorientasi pada kemandirian dan produktivitas.

Melalui langkah ini, Rutan Banjarnegara tidak hanya mencetak hasil panen, tetapi juga menanamkan keterampilan, harapan, dan masa depan yang lebih mandiri bagi warga binaan.

*Ikuti media sosial kami.

KPI Bagikan Radio Gratis untuk Abang Becak, Kusir Dokar, dan Pekerja Informal Lainnya
Tangis Haru Iringi Keberangkatan 1.054 Jemaah Haji Banjarnegara ke Tanah Suci
Pesantren Ramadan 1447 H di Rutan Banjarnegara: Ikhtiar Nyata Membina Spiritualitas dan Harapan Baru Warga Binaan
Terungkap! Ini Alasan Bupati Banjarnegara Tolak Pengangkatan Perangkat Desa Purwasaba
Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, 680 Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran di Banjarnegara
TAGGED:bioflokRutan Banjarnegarawarga binaan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article TVRI Kick Off Piala Dunia Piala Dunia 2026 Tayang di TVRI, Sekda Jateng Ingin Sepak Bola Kampung Hidup Lagi
Next Article Sekda jateng saat mengikuti Sriboga Run Puncak HUT ke 27, Ribuan Pelari Meriahkan Sriboga Run 5K di Jantung Kota Semarang

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.