Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Dieng Culture Festival 2026 Digelar 28-30 Agustus, Jazz Atas Awan Kembali Hadir
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Dieng Culture Festival 2026 Digelar 28-30 Agustus, Jazz Atas Awan Kembali Hadir
BanjarnegaraBerita

Dieng Culture Festival 2026 Digelar 28-30 Agustus, Jazz Atas Awan Kembali Hadir

Afifah Anis CH
Last updated: 24 Agustus 2026 17:48
By Afifah Anis CH
5 Min Read
Share
Pesta lampion menjadi bagian dari kegiatan Dieng Culture Festival yang banyak ditunggu wisatawan
Pesta lampion menjadi bagian dari kegiatan Dieng Culture Festival yang banyak ditunggu wisatawan. (dok. kominfo Banjarnegara)
SHARE

BANJARNEGARA – Dieng Culture Festival (DCF) 2026 kembali digelar pada 28-30 Agustus mendatang. Mengusung tema Spirit of Harmony, festival budaya Dieng tahun ini menghadirkan Ruwatan Anak Gimbal, Kongkow Budaya, aksi peduli lingkungan hingga kembalinya Jazz Atas Awan.

Contents
  • Jazz Atas Awan Kembali di DCF 2026
  • Ruwatan Anak Gimbal Jadi Agenda Utama Dieng Cultire Festival
  • Kongkow Budaya hingga Aksi Dieng Bersih
  • Empat Venue Siapkan Beragam Agenda
  • Bupati Banjarnegara: DCF Bukan Sekadar Hiburan
  • Panitia Antisipasi Cuaca Dingin dan Ekstrem

Melalui gelaran ini, wisata di Dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, kembali bersiap menyambut wisatawan dalam Dieng Culture Festival (DCF) 2026. Gelaran tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke-16.

Dengan mengangkat tema “Spirit of Harmony”, Dieng Culture Festival 2026 membawa pesan tentang keseimbangan antara manusia, budaya, alam, dan kehidupan sosial. Yang paling dinanti, Jazz Atas Awan kembali digelar setelah absen pada penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Jazz Atas Awan Kembali di DCF 2026

Ketua Pokdarwis Pandawa sekaligus Ketua Pelaksana Dieng Culture Festival 2026, Alif Faozi, mengatakan tema Spirit of Harmony menggambarkan hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.

“Dieng Culture Festival lahir dari, oleh, dan untuk masyarakat. Kami ingin wisatawan yang hadir tidak hanya menikmati keindahan alamnya, tetapi juga meresapi nilai budaya dan membawa pulang kebanggaan terhadap produk lokal Banjarnegara,” kata Alif.

Tahun ini, Jazz Atas Awan kembali hadir di Venue Pandawa dengan konsep penyelenggaraan yang diperbarui. Selain pertunjukan musik, pengunjung dapat menikmati berbagai agenda budaya dan hiburan selama berada di kawasan Dieng.

Ruwatan Anak Gimbal Jadi Agenda Utama Dieng Cultire Festival

Tradisi Ruwatan Anak Gimbal tetap menjadi ikon utama Dieng Culture Festival. Sebanyak 13 anak direncanakan mengikuti prosesi pencukuran rambut gimbal yang dipusatkan di Kompleks Candi Arjuna.

Rangkaian ritual akan diawali dengan kirab budaya. Wisatawan juga diajak mengenakan pakaian adat Nusantara untuk ikut merasakan atmosfer tradisi masyarakat Dieng. Kegiatan yang bersifat sakral akan dipusatkan di Kompleks Candi Dieng.

Kongkow Budaya hingga Aksi Dieng Bersih

Dieng Culture Festival 2026 juga menghadirkan Kongkow Budaya bersama Kiai Kanjeng sebagai ruang dialog mengenai budaya dan kearifan lokal.

Kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting festival melalui Aksi Dieng Bersih. Kegiatan ini melibatkan masyarakat dan pemangku adat untuk menjaga mata air, kawasan hutan, serta makam leluhur.

Panitia ingin memastikan DCF tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga mendorong kesadaran wisatawan dan masyarakat untuk menjaga ekosistem Dieng.

Empat Venue Siapkan Beragam Agenda

Selama tiga hari dua malam, DCF 2026 akan berlangsung di empat lokasi utama. Venue Gatotkaca menjadi pusat festival kopi, panggung hiburan, serta pameran UMKM. Produk lokal seperti batik, kerajinan caping, carica, purwaceng, dan kopi khas Banjarnegara akan diperkenalkan kepada pengunjung.

Venue Arjuna digunakan untuk Aksi Dieng Bersih, Festival Domba Batur, Kongkow Budaya bersama Kiai Kanjeng, serta pertunjukan seni tradisi. Sementara Venue Pandawa menjadi lokasi kembalinya Jazz Atas Awan.

Adapun Kompleks Candi Dieng diperuntukkan bagi kegiatan sakral, terutama kirab budaya dan ritual Ruwatan Anak Gimbal. Pengunjung juga dapat mengikuti tradisi minum purwaceng bersama serta menikmati penerbangan lampion.

Bupati Banjarnegara: DCF Bukan Sekadar Hiburan

Bupati Banjarnegara Amalia Desiana menegaskan kekuatan DCF tetap berada pada pelestarian budaya. Festival budaya yang lahir dari masyarakat Dieng tersebut telah berkembang menjadi ruang edukasi budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

DCF diharapkan mampu mempertemukan wisatawan dengan tradisi lokal dan memberikan manfaat langsung kepada pelaku usaha di kawasan Dieng. “DCF” tidak hanya diarahkan menjadi agenda pariwisata, tetapi juga menjadi sarana menjaga warisan budaya yang telah hidup di tengah masyarakat.

Panitia Antisipasi Cuaca Dingin dan Ekstrem

Pelaksanaan DCF 2026 juga menjadi perhatian karena berlangsung di kawasan dataran tinggi dengan kondisi cuaca yang dapat berubah cepat. Panitia menyiapkan sejumlah fasilitas untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung.

Tiga kategori paket partisipan juga disiapkan dengan melibatkan produk UMKM lokal. Paket Gold atau Utama dilengkapi jaket tebal, paket kedua berupa hoodie, sedangkan paket ketiga mendapatkan kaus.

Dengan konsep tersebut, DCF 2026 diharapkan mampu menarik wisatawan sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Di tengah udara dingin Dieng, Spirit of Harmony menjadi pesan utama bahwa DCF bukan hanya tentang keramaian, tetapi juga tentang menjaga budaya, merawat alam, dan memperkuat masyarakat agar tetap berjalan dalam satu harmoni.

*Ikuti media sosial kami.

Perkuat Tata Kelola Keuangan 2026, BPK RI Beri Pembinaan Strategis di Banjarnegara
Perkuat Transparansi Pelayanan Sosial, Dinsos PPPA Banjarnegara Gelar Forum Konsultasi Publik
Porprov Jateng 2026 Tinggal 28 Hari, KONI Banjarnegara Bidik 7 Besar
Umbi Yakon Desa Bakal, Harta Karun Dieng yang Bangkit Jadi Ikon Wisata Agro Kesehatan
Halalbihalal, Bupati Ajak Kader PKS Perkuat Sinergi, Dorong Percepatan Pembangunan Daerah
TAGGED:budayadcfdieng culture festivalfestival kopijazz atas awanwisata dieng
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Wagub Jateng Taj Yasin saat menerima Budai Award Unissula Taj Yasin Raih Budai Award 2026 Unissula, Sebut Kepemimpinan adalah Kerja Tim
Next Article Pengukuhan MUI Jateng masa khidmat 2026-2031 MUI Jateng 2026-2013 Dikukuhkan, Ahmad Luthfi Dorong Ulama Jaga Harmoni dan Ekonomi Umat

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.