Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: 14 Daerah Jateng Status Awas Kekeringan, Wagub Taj Yasin Dorong Modifikasi Cuaca
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > 14 Daerah Jateng Status Awas Kekeringan, Wagub Taj Yasin Dorong Modifikasi Cuaca
Jateng

14 Daerah Jateng Status Awas Kekeringan, Wagub Taj Yasin Dorong Modifikasi Cuaca

Reza Sanjaya
Last updated: 25 Agustus 2026 14:46
By Reza Sanjaya
3 Min Read
Share
Wagub Jateng sebut 14 daerah masuk zona awas kekeringan
Wagub Jateng sebut 14 daerah masuk zona awas kekeringan. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

BATANG – Ancaman kekeringan di Jawa Tengah menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Sebanyak 14 kabupaten/kota berada dalam status Awas kekeringan meteorologis untuk periode 21-31 Agustus 2026.

Contents
  • 14 Daerah Jateng Berstatus Awas Kekeringan
  • Taj Yasin Dorong Perbanyak Sumur Resapan
  • BPBD Siapkan Truk Tangki Air Bersih
  • Petani Terdampak Disiapkan Asuransi

Menghadapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah langkah, mulai dari modifikasi cuaca hingga distribusi air bersih ke wilayah terdampak.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan modifikasi cuaca menjadi salah satu opsi untuk mengurangi dampak kekeringan yang diperkirakan masih berlangsung hingga September.

14 Daerah Jateng Berstatus Awas Kekeringan

Berdasarkan peringatan BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Tengah, daerah yang berstatus Awas kekeringan meteorologis meliputi Demak, Kudus, Grobogan, Jepara, Pati, Rembang, Blora, Sragen, Karanganyar, Purworejo, Klaten, Magelang, Cilacap, dan Wonogiri.

“Kami ke depan akan coba memodifikasi awan dengan harapan ini bisa mengurangi kekeringan panjang di tahun ini,” kata Taj Yasin seusai memberikan mauidhah hasanah di Ponpes Ar Roudloh Babadan, Limpung, Batang.

Taj Yasin Dorong Perbanyak Sumur Resapan

Menurut Taj Yasin, persoalan kekeringan tidak cukup ditangani melalui langkah darurat. Pengelolaan air dan tata ruang harus diperbaiki untuk menghadapi ancaman kekeringan dalam jangka panjang.

Ia menyoroti banyaknya pembangunan permukiman dan kawasan perdesaan yang menggunakan beton sehingga mengurangi kemampuan tanah menyerap air.

“Ini peringatan buat kita bahwa ke depan kita harus membenahi infrastruktur tanah kita. Pori-porinya harus diperhatikan,” ujarnya.

Gus Yasin mendorong setiap rumah dan kawasan permukiman menyediakan ruang terbuka untuk resapan air. “Harus ada pori-pori, syukur-syukur ada sumur biopori atau resapan di tiap-tiap rumah,” katanya.

BPBD Siapkan Truk Tangki Air Bersih

Untuk mengantisipasi dampak kemarau yang sudah dirasakan masyarakat, Pemprov Jateng melalui BPBD menyiagakan armada truk tangki. Distribusi air bersih dilakukan dengan berkoordinasi bersama pemerintah kabupaten/kota, terutama untuk memastikan warga terdampak tetap mendapatkan air yang layak dikonsumsi.

“Kami juga sudah menyiapkan lewat BPBD terkait kekeringan. Sudah banyak kita dengan kabupaten kota mengalokasikan, menyiagakan truk-truk tangki kita untuk mendistribusikan air bersih, terutama air yang siap untuk dikonsumsi,” ujar Taj Yasin.

Petani Terdampak Disiapkan Asuransi

Ancaman kemarau juga berpotensi mengganggu sektor pertanian. Keterbatasan air dapat berdampak terhadap jadwal tanam hingga hasil panen petani. Untuk mengantisipasi kerugian, Pemprov Jateng menyiapkan skema perlindungan melalui Dinas Pertanian bersama BUMD.

Petani yang mengalami gagal tanam maupun gagal panen akan mendapat jaminan melalui program asuransi.

“Untuk gagal tanam panen kami lewat Dinas Pertanian dengan BUMD kita juga memberikan jaminan untuk kawan-kawan atau petani yang gagal panen. Ada asuransi yang kita jaminkan di BUMD kita,” pungkasnya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pemprov Jateng menghadapi kekeringan, sekaligus menjaga ketersediaan air bagi masyarakat dan mengurangi risiko kerugian di sektor pertanian.

*Ikuti media sosial kami.

Dorong Ekonomi Desa Lebih Mandiri, 5.503 Gedung KDMP Berdiri di Jateng
Ahmad Luthfi Desak Raperda Perlindungan Pekerja Informal Segera Disahkan
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Kabar OTT Pejabat Klaten Jadi Perhatian, Gubernur Jateng Tunggu Penjelasan KPK
Perundungan di Sekolah Pemalang Jadi Sorotan, Pemprov Jateng Dampingi Korban
TAGGED:awas kekeringanguas yasinkemarau panjangmodifikasi ucaca
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bantuan sarana air bersih dari PLN Indonesia Power UBP Mrica Banjarnegara di Desa Kaliajir PLN Indonesia Power UBP Mrica Salurkan Air Bersih untuk Warga Kaliajir Hadapi Kekeringan
Next Article Prosesi pemotongan rambut gimbal menjadi agenda utama dalam Dieng Culture Festival Dieng Culture Festival 2026 Digelar 28-29 Agustus, Jazz Atas Awan hingga Ritual Anak Gimbal Jadi Magnet Wisatawan

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.