Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026, Wagub Jateng Ajak Warga Terima Petugas BPS
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026, Wagub Jateng Ajak Warga Terima Petugas BPS
JatengNasional

Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026, Wagub Jateng Ajak Warga Terima Petugas BPS

Afifah Anis CH
Last updated: 16 Juni 2026 12:17
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Wagub Jateng jadi responden pertama sensus ekonomi 2026
Wagub Jateng saat meneruma petugas sensus ekonomi tahun 2026 di rumah dinas wakil gubernur. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

PELAKSANAAN Sensus Ekonomi 2026 di Provinsi Jawa Tengah resmi dimulai pada Senin (15/6/2026). Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menjadi responden pertama yang didatangi petugas Badan Pusat Statistik (BPS) dalam pendataan lapangan yang dilakukan secara door to door.

Contents
  • Taj Yasin Ajak Masyarakat Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi
  • Data Ekonomi Digital hingga Usaha Rumahan Jadi Sasaran Pendataan
  • Sebanyak 36.891 Petugas Diterjunkan Hingga Akhir Agustus
  • Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan

Pendataan berlangsung di rumah dinas Wakil Gubernur di Jalan Rinjani, Kota Semarang. Kedatangan petugas sensus sekaligus menandai dimulainya kegiatan pengumpulan data ekonomi masyarakat yang akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

Dalam proses tersebut, dua petugas BPS melakukan wawancara langsung menggunakan metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) atau sistem pendataan berbasis perangkat digital. Sebelum memulai wawancara, petugas terlebih dahulu menunjukkan kartu identitas resmi, surat tugas, serta mengenakan atribut khusus Sensus Ekonomi 2026.

Taj Yasin Ajak Masyarakat Dukung Pelaksanaan Sensus Ekonomi

Usai mengikuti pendataan, Taj Yasin mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk mendukung pelaksanaan sensus ekonomi dengan memberikan informasi yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya.

Menurutnya, data yang terkumpul akan menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam merumuskan berbagai kebijakan dan program pembangunan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

“Melalui sensus ini pemerintah akan memiliki data yang lebih akurat untuk menyusun program-program ekonomi bagi masyarakat. Karena itu saya mengajak warga menerima petugas sensus dan tidak perlu khawatir karena kerahasiaan data dijamin,” ujarnya.

Data Ekonomi Digital hingga Usaha Rumahan Jadi Sasaran Pendataan

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah, Ali Said, menjelaskan bahwa pelaksanaan pendataan lapangan dimulai serentak pada 15 Juni 2026. Setiap tim sensus terdiri atas petugas pencacah dan petugas pengawas yang bertugas memastikan proses berjalan sesuai prosedur.

Ia menjelaskan, sensus akan mengumpulkan berbagai informasi terkait kondisi sosial ekonomi rumah tangga. Data yang dihimpun mencakup sumber pendapatan keluarga, jenis pekerjaan, kondisi tempat tinggal, hingga aktivitas usaha yang dijalankan anggota keluarga.

Tidak hanya usaha konvensional, aktivitas ekonomi berbasis digital juga menjadi bagian penting dalam pendataan kali ini.

“Jika ada anggota keluarga yang menjalankan bisnis online, menjadi kreator konten, YouTuber, influencer, maupun aktivitas ekonomi digital lainnya, semuanya akan dicatat dalam sensus,” kata Ali Said.

Selain rumah tangga, BPS juga akan mendata unit usaha yang beroperasi di lokasi berbeda dengan tempat tinggal pemiliknya guna memperoleh gambaran ekonomi yang lebih komprehensif.

Sebanyak 36.891 Petugas Diterjunkan Hingga Akhir Agustus

Untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, BPS Jawa Tengah menerjunkan sebanyak 36.891 petugas lapangan yang akan bertugas selama periode 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Ali Said berharap keterlibatan Wakil Gubernur Jawa Tengah sebagai responden pertama dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelaksanaan sensus dan mendorong partisipasi aktif warga.

Menurutnya, keberhasilan sensus sangat bergantung pada keterbukaan masyarakat dalam memberikan data yang akurat dan sesuai kondisi riil di lapangan.

“Kami berharap langkah ini menjadi contoh sehingga masyarakat tidak ragu menerima petugas sensus dan bersedia memberikan informasi yang benar sesuai fakta,” ujarnya.

Sementara itu, dua petugas sensus yang bertugas melakukan pendataan terhadap Wakil Gubernur, yakni Anggita dan Hapsari, mengaku sempat merasa gugup karena harus mewawancarai pejabat daerah pada hari pertama pelaksanaan sensus.

Meski demikian, keduanya berharap kehadiran mereka di rumah dinas Wakil Gubernur dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap petugas sensus yang bertugas di lapangan.

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Dasar Penyusunan Kebijakan Pembangunan

Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda nasional yang bertujuan memotret kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia secara menyeluruh. Pendataan ini juga menjadi sarana untuk mengukur perkembangan berbagai sektor usaha, termasuk ekonomi digital yang terus tumbuh dalam beberapa tahun terakhir.

Data yang dihasilkan nantinya akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, perencanaan ekonomi, serta berbagai program pemerintah yang diharapkan lebih efektif dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.

*Ikuti media sosial kami.

Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Tak Boleh Ada RS di Jateng Tolak Pasien PBI JK
Beasiswa Santri 2026 Capai 941 Pendaftar, Taj Yasin Kembangkan Kerja Sama Pesantren Jateng-Malaka
Cegah Banjir dari Rumah, Nawal Yasin Gerakkan Kader PKK Jateng Tanam Pohon
Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu Jelang Ramadan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan Subsidi dan 308 Gerakan Pangan Murah
181 Anak Disabilitas Jateng Terima Kursi Roda Adaptif, Ahmad Luthfi: Mereka Berhak Setara
TAGGED:bpsresponden pertama sensus ekonomisensus ekonomiwagub taj yasin
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article KONI Banjarnegara gandeng Unnes soal program latihan dan gizi atlet KONI Banjarnegara Siapkan Atlet Lebih Kompetitif, Pelatih Dapat Pembekalan Khusus dari UNNES
Next Article Mega proyek investasi kendaraan listrik masuk Jateng Investasi Rp15 Triliun Industri Kendaraan Listrik Masuk Kendal, Siap Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.