Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Beasiswa Santri 2026 Capai 941 Pendaftar, Taj Yasin Kembangkan Kerja Sama Pesantren Jateng-Malaka
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Beasiswa Santri 2026 Capai 941 Pendaftar, Taj Yasin Kembangkan Kerja Sama Pesantren Jateng-Malaka
Jateng

Beasiswa Santri 2026 Capai 941 Pendaftar, Taj Yasin Kembangkan Kerja Sama Pesantren Jateng-Malaka

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 14 Juli 2026 09:20
By Adel Maulina Zulfa
4 Min Read
Share
Gus Yasin saat menjalin kerjasama Jateng-Malaka untuk perkuat program beasiswa santri
Gus Yasin saat menjalin kerjasama Jateng-Malaka untuk perkuat program beasiswa santri. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

BEASISWA Santri 2026 saat ini sudah mencapai 941 pendaftar, untuk itu Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen terus mengatkan kolaborasi di lingkungan pesantren untuk memperkuat pendidikan Islam, pertukaran pelajar, hingga peningkatan kualitas SDM santri.

Contents
  • Kerja Sama Pesantren Jadi Turunan Kemitraan Sister Province
  • Beasiswa Santri Jateng 2026 Diminati Ratusan Peserta
  • Malaysia Sambut Positif Kolaborasi Pendidikan Islam

Termasuk dengan memperluas kerja sama internasional di bidang pendidikan melalui program beasiswa santri. Kali ini, implementasi kemitraan sister province antara Jawa Tengah dan Negara Bagian Malaka, Malaysia, akan diperluas hingga ke lingkungan pondok pesantren melalui program pertukaran santri, guru, dan penguatan jejaring pendidikan Islam.

Langkah strategis tersebut diinisiasi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat menerima kunjungan silaturahmi Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhibbin Malaka, Malaysia, Ustaz Muhammad Hadi Al Muhibbin, di Rumah Dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (13/7/2026).

Menurut Gus Yasin, kerja sama antarpesantren menjadi tindak lanjut dari kemitraan sister province yang telah disepakati antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Negara Bagian Malaka sejak 2025.

Kerja Sama Pesantren Jadi Turunan Kemitraan Sister Province

Gus Yasin menjelaskan, hubungan antarpemerintah yang telah terjalin perlu diterjemahkan menjadi kerja sama nyata di tingkat lembaga pendidikan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya kalangan pesantren.

“Kita nanti pastikan lagi bagaimana kerja samanya antara Malaka dengan Jawa Tengah, terkhusus antara pondok-pondok di Jawa Tengah dengan salah satu pondok yang ada di Malaka,” ujar Taj Yasin.

Ia menambahkan, selama ini hubungan ulama Indonesia dan Malaysia telah melahirkan berbagai program pertukaran santri maupun tenaga pengajar. Dengan dukungan pemerintah melalui kerja sama antardaerah, kolaborasi tersebut diharapkan semakin luas dan terstruktur.

“Sementara ini dari ulama-ulama Indonesia dengan Malaysia ada pertukaran santri, pertukaran guru juga. Kita sebagai pemerintah G2G-nya juga sudah bekerja sama. Nah, dengan adanya G2G, di bawahnya nanti bisa kita sambungkan semuanya,” katanya.

Skema sister province sendiri menjadi payung kerja sama resmi antara dua pemerintah daerah di negara berbeda yang mencakup berbagai sektor, mulai pendidikan, kebudayaan, ekonomi, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Beasiswa Santri Jateng 2026 Diminati Ratusan Peserta

Selain memperkuat jejaring pendidikan internasional, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia pesantren melalui Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren.

Pada tahun 2026, program beasiswa santri tersebut mencatat antusiasme tinggi dengan total 941 pendaftar untuk jenjang S1, S2, dan S3, baik di dalam maupun luar negeri.

Bagi peserta yang lolos seleksi program beasiswa santri luar negeri, pemerintah membuka kesempatan melanjutkan pendidikan ke sejumlah negara seperti Mesir, Yaman, China, dan Filipina.

Menariknya, minat para santri kini tidak hanya terfokus pada studi keislaman, tetapi juga mulai merambah berbagai disiplin ilmu modern.

“Yang luar biasa ternyata yang memilih kuliah di Al Azhar, ada yang mengambil jurusan tib atau kedokteran,” kata Gus Yasin.

Menurutnya, fenomena tersebut menunjukkan bahwa pesantren kini semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan dunia kerja, tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.

Malaysia Sambut Positif Kolaborasi Pendidikan Islam

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Al Muhibbin Malaka, Ustaz Muhammad Hadi Al Muhibbin, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat hubungan pendidikan dengan Malaysia.

Ia menilai hubungan Indonesia dan Malaysia telah memiliki akar sejarah yang panjang sejak masa kerajaan, sehingga kerja sama di bidang pendidikan menjadi langkah yang sangat strategis.

“Apabila hubungan antara pemerintah sudah terjalin dengan baik, akan lebih mudah untuk melaksanakan pertukaran pelajar antara Indonesia dan Malaysia. Silaturahmi seperti ini menjadi jalan untuk memperkuat hubungan keilmuan kedua wilayah,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antarpesantren akan membuka peluang lebih besar bagi pertukaran pelajar, pengembangan kurikulum, hingga peningkatan kualitas pendidikan Islam di kedua negara.

*Ikuti media sosial kami.

Wagub Taj Yasin Pastikan Jateng Siap Jadi Jalur Utama Arus Mudik 2026
Gubernur Jawa Tengah Ajak 130 Anak Panti Woro Wiloso Lebaran di Kantor Gubernuran
Inacraft 2026 Jadi Jalan UMKM Jateng Tembus Pasar Global, Taj Yasin Soroti Produk yang Siap Ekspor
Ramai Pajak Kendaraan Naik: Gelombang Protes dan Adaptasi Kebijakan Pusat
Percepat Sekolah Inklusi, Wagub Jateng Buka Jalan Pendidikan Setara bagi Anak Disabilitas
TAGGED:beasiswabeasiswa santrigus yasinkerjasama jateng-malaka
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Tak hanya keagamaan, haul juga bisa menjadi penggerak ekonomi warga Taj Yasin Sebut Haul Al Marom Jadi Penggerak Ekonomi, Pedagang Panen Rezeki
Next Article Wagub Taj Yasin saat mengunjungi penerima manfaat RTLH di Kebumen RTLH Ubah Hidup Warga Kebumen, Wagub Taj Yasin Siapkan Peluang Kerja untuk Anak Penerima Bantuan

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.