Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Ning Nawal Luncurkan Kapulaga di Wonosobo, UMKM Keluarga Didorong Naik Kelas
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Ning Nawal Luncurkan Kapulaga di Wonosobo, UMKM Keluarga Didorong Naik Kelas
Jateng

Ning Nawal Luncurkan Kapulaga di Wonosobo, UMKM Keluarga Didorong Naik Kelas

Afifah Anis CH
Last updated: 8 September 2026 17:41
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Ning Nawal saat peluncuran UMKM Keluarga atau Kapulaga di Wonosobo
Ning Nawal saat peluncuran UMKM Keluarga atau Kapulaga di Wonosobo. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Potensi usaha keluarga di kawasan lereng Sumbing, Wonosobo, mulai mendapat penguatan melalui program UMKM Keluarga atau Kelompok Usaha Berbasis Keluarga (Kapulaga). Program yang digagas TP PKK Jawa Tengah ini diarahkan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi keluarga melalui pengembangan potensi ekonomi lokal.

Contents
  • Kapulaga Disesuaikan dengan Potensi Ekonomi Lokal
  • Kapulaga Ditargetkan Menjangkau Seluruh Jateng
  • Taj Yasin Dorong Jalisu Jadi Pusat Ekonomi Baru
  • Kapulaga Didorong Bantu Pengentasan Kemiskinan

Ketua TP PKK Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin meluncurkan program Kapulaga di kawasan wisata Jalur Lingkar Sumbing (Jalisu), Desa Butuh Kidul, Kecamatan Kalikajar, Wonosobo, Selasa (8/9/2026).

Nawal mengatakan keluarga merupakan fondasi penting dalam membangun ketahanan ekonomi. Karena itu, penguatan usaha berbasis rumah tangga diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan yang berkelanjutan.

“PKK fokus pada pembinaan keluarga. Dari sektor keluarga ini, diharapkan bisa memunculkan income yang mendukung ketahanan ekonomi,” kata Nawal.

Kapulaga Disesuaikan dengan Potensi Ekonomi Lokal

Menurut Nawal, pengembangan Kapulaga tidak menggunakan pola pelatihan yang sama di setiap daerah. Program terlebih dahulu disesuaikan dengan potensi dan karakteristik ekonomi masyarakat setempat.

Di Butuh Kidul, misalnya, warga mendapat pelatihan mengolah labu siam menjadi selai, pengeringan cabai, serta pengembangan produk kopi.

Pelatihan barista juga diberikan untuk menangkap peluang ekonomi dari meningkatnya aktivitas wisata di kawasan Jalur Lingkar Sumbing.

“Pelatihan disesuaikan dengan potensi daerah. Peluncuran di Wonosobo ini menjadi proyek percontohan,” ujarnya.

Nawal menambahkan, pendampingan tidak berhenti setelah pelatihan. TP PKK Jawa Tengah akan membantu pengembangan usaha melalui akses permodalan, pemasaran, inovasi produk, hingga pengurusan perizinan.

Kapulaga Ditargetkan Menjangkau Seluruh Jateng

Program Kapulaga ditargetkan berkembang ke seluruh kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Dengan demikian, lebih banyak keluarga dapat mengembangkan usaha berdasarkan potensi daerah masing-masing.

Program ini juga diarahkan untuk memperkuat hilirisasi produk UMKM melalui perluasan akses pasar, perizinan edar, dan sertifikasi halal bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Langkah tersebut dinilai penting mengingat Jawa Tengah memiliki sekitar 4,4 juta unit UMKM yang berpotensi terus dikembangkan.

Taj Yasin Dorong Jalisu Jadi Pusat Ekonomi Baru

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi kolaborasi TP PKK Jawa Tengah dan TP PKK Wonosobo dalam pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, kawasan Jalisu memiliki potensi wisata sekaligus ekonomi yang besar. Pertumbuhan warung, kafe, dan angkringan di sepanjang kawasan tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi warga yang perlu diperkuat.

“Kami berterima kasih kepada PKK provinsi maupun kabupaten yang sudah berkolaborasi. Pelatihan Kapulaga ini berbasis keluarga,” kata Taj Yasin.

Ia juga menyoroti potensi komunitas kopi di kawasan tersebut yang dinilai belum mendapatkan pendampingan secara optimal.

Taj Yasin mendorong pemerintah kecamatan, desa, dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) bersinergi mengembangkan Jalisu agar pertumbuhan pariwisata berdampak langsung terhadap pendapatan masyarakat.

Kapulaga Didorong Bantu Pengentasan Kemiskinan

Ketua TP PKK Wonosobo Dyah Afif Nurhidayat menilai Kapulaga relevan dengan upaya pengurangan kemiskinan melalui penguatan UMKM.

Menurutnya, peluncuran program di kawasan wisata Jalisu menunjukkan kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam membuka peluang ekonomi baru berbasis keluarga.

Dengan keterampilan, pendampingan, akses pasar, dan dukungan legalitas usaha, Kapulaga diharapkan mampu mendorong lebih banyak keluarga menjadi pelaku usaha yang mandiri sekaligus memperkuat ekonomi lokal Wonosobo dan Jawa Tengah.

*Ikuti media sosial kami.

Alarm Keluarga di Jateng, Data BPS Ungkap 30 Persen Pernikahan Berakhir Perceraian
Nikmati Sensasi Memacu Adrenalin, Wagub Jajal Paralayang di Curug Sewu
Catat Penyelesaian Rekomendasi BPK Tertinggi, Jateng Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut
Gandeng Kemenlu, Dekranasda Dorong Produk Ekraf ke Pasar Global
Gubernur Jateng Larang Kepala Daerah Libur Lebaran 2026, Wajib Siaga H-7 hingga H+7
TAGGED:kapulagaNing Nawalumkm keluargawonosobo terkini
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gubernur Ahmad Luthfi tegaskan Jateng masih surplus beras hingga 1,5 juta ton Jateng Surplus Beras Hingga 1,5 Juta Ton, Tapi Harga Mulai Naik, Ini Langkah Pemprov
Next Article Kaji EBT, Lemhanas dorong jateng kembangkan kemandirian energi Lemhannas Kaji Potensi EBT Jawa Tengah, Dorong Kemandirian Energi Nasional

Berita Terbaru

Selam
Tim Selam Banyumas Raih 8 Medali di Porprov Jateng 2026, Ini Daftar Atletnya
Banyumas Jateng
BPBD
BPBD Cilacap Salurkan 9,8 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Cilacap
Tiga perusahaan menyatakan minat investasi di Purbalingga melalui Business Forum 2026. Rencana usaha mencakup industri sayuran beku, perdagangan, dan cincau.
Tiga Perusahaan Lirik Investasi di Purbalingga, Siap Kembangkan Usaha di Tiga Kecamatan
Purbalingga
Peraih medali emas Porprov Jateng 2026 cabor selam
Selam Kolam Tambah Emas untuk Banjarnegara, Kini Koleksi 5 Emas di Porprov Jateng 2026
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.