Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: 60 Hari Panen, Petani Banjarnegara Raup Untung Rp40 Juta dari Bawang Merah
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Berita > 60 Hari Panen, Petani Banjarnegara Raup Untung Rp40 Juta dari Bawang Merah
Berita

60 Hari Panen, Petani Banjarnegara Raup Untung Rp40 Juta dari Bawang Merah

kaisar
Last updated: 21 September 2026 12:14
By kaisar
2 Min Read
Share
petani saat panen bawang merah
petani saat panen bawang merah. (dok. pribadi)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Musim kemarau justru menjadi peluang bagi Widi Nur Khanafi, petani muda asal Dusun Pedalai, Desa Sokayasa, Kecamatan Banjarnegara. Memanfaatkan lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi, Widi membudidayakan bawang merah dan berhasil memanen hingga 2 ton dalam sekali musim tanam.

Contents
  • Petani Banjarnegara Manfaatkan Musim Kemarau
  • Panen Bawang Merah Capai 2 Ton
  • Bawang Merah Jadi Alternatif Usaha Petani

Budidaya tersebut dilakukan selama kurang lebih 60 hari. Dari hasil panen, Widi berpotensi memperoleh keuntungan sekitar Rp40 juta, meski hasil bersih tetap bergantung pada harga jual dan biaya produksi.

Petani Banjarnegara Manfaatkan Musim Kemarau

Widi memilih bawang merah karena tanaman tersebut dinilai cocok dibudidayakan saat kondisi cuaca lebih kering.

Intensitas sinar matahari yang tinggi selama musim kemarau menjadi salah satu faktor yang mendukung pertumbuhan bawang merah. Kondisi lahan yang relatif kering juga dinilai dapat membantu mengurangi risiko sejumlah hama dan penyakit tanaman.

“Bawang merah ini salah satu pilihan untuk memanfaatkan lahan saat musim kemarau. Hasilnya cukup menjanjikan,” ujar Widi.

Menurutnya, pemilihan komoditas yang tepat menjadi kunci agar lahan pertanian tetap produktif meski memasuki musim kemarau.

Panen Bawang Merah Capai 2 Ton

Dalam satu periode tanam sekitar dua bulan, lahan seluas 2.000 meter persegi yang dikelola Widi mampu menghasilkan sekitar dua ton bawang merah.

Potensi keuntungan yang mencapai puluhan juta rupiah membuat komoditas tersebut menjadi salah satu alternatif usaha pertanian yang menarik bagi petani, khususnya ketika komoditas lain mulai menghadapi keterbatasan air.

Meski demikian, budidaya bawang merah belum menjadi pilihan utama sebagian besar petani di Banjarnegara. Banyak petani masih mengandalkan komoditas yang selama ini lebih umum dibudidayakan di wilayah tersebut.

Bawang Merah Jadi Alternatif Usaha Petani

Bagi Widi, bawang merah bukan sekadar tanaman untuk mengisi lahan saat kemarau. Komoditas tersebut juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai alternatif sumber pendapatan petani.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa musim kemarau tidak selalu berarti produktivitas pertanian menurun. Dengan pemilihan tanaman, pengelolaan lahan, serta perhitungan biaya dan pasar yang tepat, kondisi musim kering justru dapat menjadi peluang ekonomi bagi petani Banjarnegara.

*Ikuti media sosial kami.

Pasar Raya Jawa Tengah 2026 Resmi Dibuka di Solo, Hadirkan Seni, Budaya dan 50 UMKM
Pastikan Tepat Sasaran, Pemprov Jateng Kirim 16 Relawan dan Ribuan Paket Bantuan ke NTT
Hampir 11 Juta Liter Air Bersih Mengalir ke Warga, Kekeringan Banjarnegara Belum Berakhir
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Aktif Saat Mudik Lebaran 2026, Bisa Digunakan di Mana Saja
Jelang Lebaran, Pemprov Jateng Tekan Harga Pangan dan Turunkan Dokter Spesialis ke Desa
TAGGED:bawang merahpetani muda
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article pengobatan gratis PMI Banjarnegara Pengobatan Gratis PMI Banjarnegara Diserbu Warga, Ratusan Peserta Periksa Kesehatan
Next Article TNI AL mengamankan 407 ton solar dari SPOB Nurfaizah 03 di perairan Semarang. Ahmad Luthfi meminta penindakan BBM ilegal tak mengganggu pasokan solar nelayan 407 Ton Solar Diamankan TNI AL, Ahmad Luthfi: Jangan Ganggu Usaha Nelayan

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.