Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Jelang Lebaran, Pemprov Jateng Tekan Harga Pangan dan Turunkan Dokter Spesialis ke Desa
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Jelang Lebaran, Pemprov Jateng Tekan Harga Pangan dan Turunkan Dokter Spesialis ke Desa
JatengBerita

Jelang Lebaran, Pemprov Jateng Tekan Harga Pangan dan Turunkan Dokter Spesialis ke Desa

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 3 Maret 2026 16:22
By Adel Maulina Zulfa
4 Min Read
Share
Bantuan modal untuk tekan harga pangan
Jelang Lebaran 2026, Gubernur Ahmad Luthfi gelontorkan subsidi pangan Rp111 juta di Grobogan. Pemprov Jateng integrasikan Gerakan Pangan Murah dan layanan dokter spesialis keliling. (dok. pemprov jateng)
SHARE

Subsidi Rp111 Juta Digelontorkan di Grobogan, 308 Operasi Pasar Digelar Selama Ramadan

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah mempercepat penekanan harga pangan dengan berbagai intervensi menjelang puncak Ramadan dan Idulfitri 2026. Tak hanya menekan harga kebutuhan pokok, layanan kesehatan spesialis juga dibawa langsung ke desa melalui program terpadu yang menggabungkan Gerakan Pangan Murah (GPM), Spesialis Keliling (Speling), serta penyaluran bantuan sosial dalam satu lokasi pelayanan.

Contents
  • Subsidi Rp111 Juta Digelontorkan di Grobogan, 308 Operasi Pasar Digelar Selama Ramadan
  • Harga Pangan Setara Produsen, Komoditas Pokok Dijual Lebih Murah
  • Layanan Spesialis Keliling Jangkau Ratusan Kecamatan

Kegiatan terpadu tersebut digelar di Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo, Kabupaten Grobogan. Total subsidi harga pangan yang digelontorkan pemerintah mencapai Rp111 juta.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung meninjau pelaksanaan gerakan pangan murah usai memantau perbaikan ruas jalan Semarang–Godong yang terdampak jebolnya tanggul Sungai Tuntang.

Di lokasi kegiatan, gubernur menyerahkan bantuan modal usaha dan cadangan pangan kepada warga. Ia juga berdialog dengan masyarakat yang memanfaatkan layanan Speling dan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Menurutnya, integrasi berbagai program dalam satu titik layanan bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh manfaat secara cepat dan efisien.

“Kita integrasikan agar masyarakat cukup datang ke satu lokasi untuk mendapatkan berbagai layanan, mulai dari pangan murah, bantuan sosial, hingga layanan kesehatan,” ujarnya.

Harga Pangan Setara Produsen, Komoditas Pokok Dijual Lebih Murah

Kepala Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pasokan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Jawa Tengah, Sri Broto Rini, menjelaskan bahwa sepanjang Februari hingga Maret 2026, untuk menekan harga pangan, Pemprov Jateng telah menggelar sedikitnya 308 kali Gerakan Pangan Murah di berbagai daerah.

Skema yang diterapkan berupa fasilitasi distribusi melalui subsidi transportasi, kemasan, hingga bongkar muat. Dengan pola ini, harga pangan komoditas tertentu bisa ditekan setara harga produsen dan berada di bawah harga pasar.

Di Grobogan, sejumlah komoditas strategis yang disalurkan antara lain beras SPHP dan premium masing-masing 2 ton, telur 500 kilogram, minyak goreng 1.000 liter, bawang merah dan putih, cabai, gula pasir 1 ton, serta komoditas lainnya. Total nilai subsidi harga pangan yang tersalurkan mencapai Rp111 juta.

Pembelian dilakukan secara fleksibel sesuai kebutuhan warga, tanpa kewajiban membeli seluruh paket komoditas.

“Kami melibatkan UMKM dan BUMDes agar rantai distribusi lebih pendek dan harga bisa lebih terjangkau bagi masyarakat,” katanya.

Layanan Spesialis Keliling Jangkau Ratusan Kecamatan

Selain menjaga stabilitas harga pangan, sektor kesehatan juga menjadi prioritas. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Tengah per 28 Februari 2026, layanan Speling telah dilaksanakan sebanyak 957 kali di 414 kecamatan yang tersebar di 35 kabupaten/kota, dengan total sasaran mencapai 93.599 jiwa.

Sementara itu, program Cek Kesehatan Gratis mencatat realisasi 2.523.102 jiwa atau 95,77 persen dari total 2.634.599 pendaftar.

Integrasi Gerakan Pangan Murah, layanan Speling, dan bantuan sosial menjadi strategi terpadu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperluas akses kesehatan, terutama saat konsumsi dan mobilitas meningkat selama Ramadan dan Idulfitri.

Melalui langkah percepatan ini, Pemprov Jateng berharap stabilitas harga tetap terjaga, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan warga dapat menyambut Lebaran 2026 dengan kondisi ekonomi serta kesehatan yang lebih baik.

*Baca media group Kami.

Hari Jadi ke-81 Jateng: Speling Bawa Dokter Spesialis ke Desa, Jarak Tak Lagi Jadi Penghalang
Anak Keluarga Miskin Kini Bisa Sekolah Gratis, Ahmad Luthfi: “Ora Usah Minder, Kejar Cita-citamu!”
Hari Jadi Jateng ke-81 di Boyolali: Bazar Murah, Job Fair, hingga 4.500 Porsi Soto dan Nasi Tumpang
BPJS Kesehatan Permudah Cek Status PBI JKN Lewat PASTI JKN dan Mobile JKN, Peserta Tak Perlu Khawatir Lagi
Kekeringan Makin Parah, Air Sumur Warga Pati Asin hingga Tak Layak Minum
TAGGED:dokter turun ke desaharga panganjelang lebarankesehatan kelilingpasar murahspeling
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Rapat koordinasi arus mudik Wagub Taj Yasin Pastikan Jateng Siap Jadi Jalur Utama Arus Mudik 2026
Next Article siap sambut arus mudik 6 Posko Mudik Lebaran 2026 Disiapkan di Banjarnegara, Jalur Dieng hingga Karangkobar Rawan Longsor

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.