Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Limbah Cucian Pasir Putih di Banjarnegara Jadi Bata Merah, Target Kurangi Timbunan 70 Persen
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Limbah Cucian Pasir Putih di Banjarnegara Jadi Bata Merah, Target Kurangi Timbunan 70 Persen
Banjarnegara

Limbah Cucian Pasir Putih di Banjarnegara Jadi Bata Merah, Target Kurangi Timbunan 70 Persen

Reza Sanjaya
Last updated: 14 September 2026 11:31
By Reza Sanjaya
3 Min Read
Share
Limbah pasir putih yang diolah menjadi bata merah
Limbah pasir putih yang diolah menjadi bata merah. (foto. KBR)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Tumpukan limbah pencucian pasir putih di Desa Petir, Banjarnegara, mulai diubah menjadi produk bernilai ekonomi. Hasil uji coba menunjukkan bata merah yang dihasilkan memiliki tekstur lebih halus dan kekuatan yang menjanjikan.

Contents
  • Limbah Cucian Pasir Putih Bisa Kurangi Timbunan hingga 70 Persen
  • Bata Hasil Limbah Dinilai Lebih Halus dan Kuat
  • Berpotensi Jadi Sumber Ekonomi Warga

Limbah hasil pencucian pasir putih yang selama ini menumpuk di Desa Petir, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, mulai mendapat solusi inovatif.

Material sisa tersebut kini diuji coba sebagai bahan baku bata merah melalui kolaborasi warga dengan pengrajin bata merah dari Desa Panggisari, Kecamatan Mandiraja.

Wakil Ketua DPRD Banjarnegara Bambang Suparno mengatakan, pemanfaatan limbah tersebut masih berada pada tahap uji coba. Namun, hasil awal menunjukkan peluang yang cukup besar untuk mengurangi timbunan limbah sekaligus menghasilkan produk bernilai jual.

“Limbah dari hasil cucian pasir ini biasanya menjadi masalah setiap tahun. Alhamdulillah kita bekerja sama dengan pengrajin bata merah di Desa Panggisari,” ujar Bambang.

Limbah Cucian Pasir Putih Bisa Kurangi Timbunan hingga 70 Persen

Proses pengolahan dimulai dengan mengeringkan material sisa pencucian pasir putih. Setelah itu, bahan dimasukkan ke mesin untuk diproses menjadi bahan baku bata.

Saat ini baru tersedia satu unit mesin yang digunakan untuk menguji proses produksi. Jika hasilnya konsisten, pemanfaatan limbah diperkirakan dapat mengurangi timbunan hingga sekitar 70 persen.

Namun, kapasitas pengolahan limbah pasir putih menjadi bata merah masih terbatas, sehingga diperlukan tambahan mesin untuk mempercepat proses.

“Kalau diangkat semua nanti perlu mesin satu lagi, karena ini baru ada satu mesin untuk dicoba,” kata Bambang.

Bata Hasil Limbah Dinilai Lebih Halus dan Kuat

Pengrajin bata merah asal Desa Petir, Atong Subianto, menilai hasil uji coba cukup menjanjikan.

Setelah melalui proses pembakaran, bata yang dibuat menggunakan material limbah cucian pasir tersebut memiliki permukaan yang lebih halus dan kekuatan yang dinilai baik.

“Memang masih uji coba, tetapi dari hasil pembakaran sementara sangat memuaskan. Bata merahnya lebih halus dan lebih kuat,” ujar Atong.

Menurut Atong, potensi pemanfaatannya juga tidak terbatas pada bata merah. Material tersebut masih bisa dikembangkan menjadi bata tempel maupun bata hias.

Berpotensi Jadi Sumber Ekonomi Warga

Pengolahan limbah ini tidak hanya ditujukan untuk mengurangi persoalan lingkungan. Warga sekitar, terutama masyarakat yang terdampak timbunan limbah dan berada di sekitar aliran sungai, diharapkan dapat dilibatkan dalam proses produksi.

Dengan begitu, limbah yang sebelumnya menjadi persoalan dapat diubah menjadi peluang usaha baru.

Untuk tahap awal, bata hasil pengolahan tersebut diperkirakan akan dipasarkan dengan harga sekitar Rp600 hingga Rp650 per buah.

Jika uji coba berhasil dan dukungan peralatan dapat ditambah, pengolahan limbah cucian pasir di Desa Petir berpeluang menjadi model pemanfaatan limbah berbasis masyarakat.

Material yang sebelumnya menumpuk dan berpotensi mengganggu lingkungan kini mulai diarahkan menjadi bahan bangunan sekaligus sumber pendapatan baru bagi warga Banjarnegara.

*Ikuti media sosial kami.

HUT Lantas ke-71, Polres Banjarnegara Ingatkan Bahaya Berkendara Tanpa SIM
Tradisi Sedekah Bumi Medayu 2026 Jadi Magnet Warga, Budaya Leluhur Tetap Terjaga
Pembinaan WBP di Rutan Banjarnegara Dimulai dari Kerapihan Rambut, Ini Tujuannya
Satpol PP Banjarnegara Monitoring Kafe dan Karaoke, Pastikan Patuh Jam Operasional Ramadan
Jalan Penghubung Pagentan–Wonosobo Kini Berlapis Beton Berkat Program TMMD 2026
TAGGED:bata merahbatu batalimbah pasir putihpasir putihsungai sapi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Komisi Pemberantasan Korupsi memastikan barang rampasan negara yang belum laku terjual dalam proses lelang pertama tidak akan ditelantarkan.(Foto: KPK) KPK Ungkap Nasib Barang Rampasan yang Tak Laku Dilelang
Next Article aneka souvenir MTQ Nasional 2026 Berburu Suvenir MTQ Nasional XXXI di Semarang? Ini Lokasi dan Daftar Harganya

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.