Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Tradisi Sedekah Bumi Medayu 2026 Jadi Magnet Warga, Budaya Leluhur Tetap Terjaga
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Tradisi Sedekah Bumi Medayu 2026 Jadi Magnet Warga, Budaya Leluhur Tetap Terjaga
Banjarnegara

Tradisi Sedekah Bumi Medayu 2026 Jadi Magnet Warga, Budaya Leluhur Tetap Terjaga

Afifah Anis CH
Last updated: 29 Juni 2026 09:47
By Afifah Anis CH
5 Min Read
Share
Sedekah Bumi merupakan satu tradisi warisan leluhur yang masih terus lestari.
Sedekah Bumi di Desa Medayu merupakan satu tradisi ungkapan rasa syukur pada sang pencipta atas hasil panen warga. (dok. Kominfo)
SHARE

SEDEKAH Bumi merupakan satu tradisi leluhur yang masih lestari hingga saat ini. Di Desa Medayu, Kecamatan Wanadadi, berbagai kegiatan mulai kirab gunungan hasil bumi, santunan anak yatim, makan bersama, hingga pentas seni tradisional menjadi bagian yang tak terpisahkan.

Contents
  • Sedekah Bumi Jadi Simbol Syukur dan Gotong Royong Warga
  • Kepala Desa: Tradisi Lahir dari Semangat Kebersamaan
  • Disparbud Banjarnegara Apresiasi Konsistensi Desa Medayu
  • Budaya Menjadi Pondasi Membangun Desa

Kegiatan sedekah bumi ini merupakan satu simbol rasa syukur, gotong royong, dan pelestarian budaya bagi masyarakat khususnya Desa Medayu, Kecamatan Wanadadi, Banjarnegara.

Ribuan warga memadati Lapangan Krida Remaja Desa Medayu, Kecamatan Wanadadi, dalam perayaan Sedekah Bumi Medayu #2 Tahun 2026, sebuah tradisi yang tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas hasil panen, tetapi juga mempererat kebersamaan serta menjaga kelestarian budaya warisan leluhur.

Sejak pagi, masyarakat dari berbagai dusun mengikuti kirab gunungan hasil bumi yang diberangkatkan dari Balai Desa Medayu menuju lokasi acara. Aneka hasil pertanian yang disusun menyerupai gunungan menjadi simbol kemakmuran sekaligus doa agar alam terus memberikan keberkahan bagi kehidupan masyarakat.

Tradisi yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan ini mendapat sambutan antusias dari seluruh lapisan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga para sesepuh desa.

Sedekah Bumi Jadi Simbol Syukur dan Gotong Royong Warga

Sesampainya di Lapangan Krida Remaja, rangkaian acara sedekah bumi diawali dengan pemberian penghargaan kepada para ketua RT yang dinilai berkontribusi aktif dalam pembangunan desa.

Suasana kebersamaan semakin terasa melalui penyaluran santunan kepada anak yatim, doa bersama, serta kembul bujana, yakni tradisi makan bersama menggunakan nasi berkat yang disiapkan secara gotong royong oleh warga.

Perayaan kemudian semakin semarak dengan penampilan berbagai kesenian tradisional khas Banjarnegara, seperti Tari Dawet Ayu, Tari Angguk, dan Rodad. Para tamu undangan bahkan turut diajak mengikuti flashmob bersama para penampil. Rangkaian hiburan ditutup dengan pertunjukan Kuda Kepang dari Desa Kandangwangi yang sukses menghibur masyarakat.

Kepala Desa: Tradisi Lahir dari Semangat Kebersamaan

Kepala Desa Medayu, Anugrah Elan Septian, mengatakan Sedekah Bumi merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil bumi sekaligus momentum memperkuat persaudaraan antarwarga.

Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan acara tidak terlepas dari tingginya partisipasi masyarakat yang bergotong royong sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.

“Seluruh kegiatan ini lahir dari semangat gotong royong masyarakat. Kami bersyukur seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik berkat kekompakan dan kebersamaan warga Desa Medayu,” ujar Elan.

Ia menambahkan, seluruh elemen masyarakat, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga para sesepuh desa, ikut terlibat sesuai perannya masing-masing.

“Kami bangga karena masyarakat memiliki kepedulian tinggi untuk menjaga alam sekaligus nguri-uri budaya desa. Semangat ini harus terus diwariskan kepada generasi muda agar tradisi tidak berhenti di tengah jalan,” katanya.

Disparbud Banjarnegara Apresiasi Konsistensi Desa Medayu

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banjarnegara, Tursiman, memberikan apresiasi atas komitmen masyarakat Desa Medayu yang terus menjaga tradisi Sedekah Bumi sebagai bagian dari identitas budaya lokal.

Menurutnya, budaya hanya dapat bertahan apabila masyarakat memiliki rasa memiliki dan terus merawatnya secara bersama-sama.

“Budaya akan tetap lestari apabila masyarakat merasa memiliki dan terus merawatnya. Mari kita jaga kebersamaan dan terus nguri-uri budaya sebagai identitas daerah. Budaya lestari, masyarakat berseri. Dari Medayu untuk Indonesia,” ujar Tursiman.

Ia menjelaskan, hingga kini Desa Medayu menjadi satu-satunya desa di Kecamatan Wanadadi yang secara konsisten menyelenggarakan tradisi Sedekah Bumi atau Ruwat Bumi setiap tahun.

Konsistensi tersebut dinilai sebagai contoh nyata bahwa pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan penguatan kebersamaan masyarakat dan pembangunan desa.

Tursiman berharap tradisi ini tidak hanya dipertahankan sebagai agenda tahunan, tetapi juga terus dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya yang mampu memperkenalkan potensi Desa Medayu kepada masyarakat yang lebih luas.

Budaya Menjadi Pondasi Membangun Desa

Kegiatan Sedekah Bumi Medayu turut dihadiri Ketua DPRD Banjarnegara Slamet SM beserta anggota DPRD, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara beserta jajaran, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banjarnegara Sagiyo, unsur Forkopimcam Wanadadi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga.

Bagi masyarakat Desa Medayu, Sedekah Bumi bukan sekadar tradisi turun-temurun, tetapi menjadi pengingat bahwa kemajuan desa tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur. Nilai gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan menjaga budaya lokal merupakan fondasi penting dalam membangun desa yang berkarakter, harmonis, dan berkelanjutan.

Melalui semangat kebersamaan tersebut, Sedekah Bumi Medayu terus tumbuh menjadi pesta rakyat yang memperkuat identitas budaya sekaligus menjadi inspirasi bagi pelestarian tradisi di Kabupaten Banjarnegara.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

Gebyar Undian BKK Jateng 2026: Namiati Menang Mobil, Nurcholis Dapat Umrah
Ahli Waris Kader PKK Banjarnegara Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan Rp42 Juta
Tangis Haru Sambut Kepulangan 1.042 Jemaah Haji Banjarnegara dari Tanah Suci
Sidang TPP Rutan Banjarnegara, 7 WBP Diusulkan Ikuti Program Integrasi
Libatkan TNI-Polri dan BNNK Purbalingga, Rutan Banjarnegara Razia Kamar Warga Binaan
TAGGED:banjarnegaradesa medayu wanadadiruwat bumisedekah bumitradisi dan budaya
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Geopark Trail Run, rute unik dengan masuk goa dan susur pantai Kebumen Geopark Trail Run 2026, Rute Masuk Gua dan Susur Pantai Jadi Daya Tarik Utama
Next Article Gubernur salurkan BLT DBHCHT di Kudus. Ahmad Luthfi Percepat Penyaluran BLT DBHCHT 2026, 85 Ribu Buruh Tembakau Terima Rp600 Ribu

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.