PURBALINGGA,KABARBANYUMASRAYA – Suasana berbeda terlihat di Halaman Pendopo Dipokusumo, Kabupaten Purbalingga, saat para ASN dan karyawan BUMD mengikuti lomba Agustusan.
Ratusan aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) beradu kekompakan dalam berbagai lomba tradisional menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 645 peserta dari 32 instansi ambil bagian dalam aneka Lomba Agustusan tersebut. Tidak hanya mengejar kemenangan, para peserta terlihat menikmati suasana penuh tawa dan kebersamaan yang menjadi bagian dari semangat peringatan kemerdekaan.
Lomba Agustusan yang dibuka Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Purbalingga, Siswanto ini menjadikan lomba menjadi lebih meriah dan penuh gelak tawa.
Dalam sambutannya, Siswanto menilai lomba Agustusan memiliki makna lebih dari sekadar hiburan. Kegiatan sederhana dengan permainan tradisional tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong antarpegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purbalingga.
“Momentum peringatan kemerdekaan hendaknya menjadi pengingat akan nilai-nilai perjuangan, persatuan, dan kebersamaan. Semangat itu harus terus kita bawa dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Siswanto.
645 Peserta dari 32 Instansi Ikut Lomba Agustusan
Kepala Dindagkop UKM Kabupaten Purbalingga, Agung Widiarto, mengatakan antusiasme pegawai dalam mengikuti lomba Agustusan tahun ini cukup tinggi.
Dari total 645 peserta, mereka berasal dari 22 organisasi perangkat daerah (OPD), dua rumah sakit umum daerah (RSUD), serta delapan BUMD di Kabupaten Purbalingga.
Menurut Agung, keberagaman peserta menjadi salah satu hal menarik dalam lomba Agustusan tersebut. Pegawai dari berbagai instansi dapat bertemu dalam suasana yang lebih santai dan tidak terikat rutinitas birokrasi.
“Pemenang memang sudah ditetapkan, tetapi yang lebih penting adalah semangat kebersamaan yang terbangun. Kami berharap suasana kekeluargaan seperti ini semakin memperkuat kolaborasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Agung.
Tujuh Lomba Tradisional Meriahkan HUT ke-81 RI
Sebanyak tujuh jenis lomba tradisional dipertandingkan dalam kegiatan tersebut. Masing-masing permainan dirancang untuk menguji kekompakan, kecepatan, ketelitian, hingga koordinasi antarpeserta.
Berikut jumlah peserta dalam masing-masing cabang lomba:
- Estafet sarung: 116 peserta
- Estafet air: 116 peserta
- Estafet bola pingpong: 108 peserta
- Memasukkan paku ke dalam botol: 100 peserta
- Cantol ceting beregu: 87 peserta
- Makan kerupuk berpasangan: 60 peserta
- Balap balon/joget balon berpasangan: 58 peserta
Permainan-permainan tersebut sekaligus menghidupkan kembali suasana khas perayaan kemerdekaan yang identik dengan perlombaan tradisional.
Ini Daftar Juara Lomba Agustusan ASN Purbalingga
Dari tujuh cabang yang dipertandingkan dalam lomba Agustusan, sejumlah instansi berhasil menjadi yang terbaik berdasarkan penilaian dewan juri.
Untuk lomba memasukkan paku ke dalam botol, juara pertama diraih Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus). Posisi kedua ditempati RSUD Panti Nugroho, sedangkan juara ketiga diraih Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker).
Pada lomba cantol caping, Satpol PP keluar sebagai juara pertama. Posisi berikutnya ditempati PD Owabong dan Dinas Perhubungan.
Sementara itu, Bapperida menjadi pemenang lomba estafet bola pingpong. Bakesbangpol berada di posisi kedua, disusul Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Untuk lomba makan kerupuk berpasangan, RSUD Panti Nugroho berhasil meraih juara pertama. DP3 menempati posisi kedua, sedangkan BKK Purbalingga berada di peringkat ketiga.
Dinperinaker dan Setda Juga Raih Juara
Pada kategori joget balon berpasangan, Dinperinaker menjadi pemenang. Posisi kedua diraih DP3, sementara BKK Jateng menempati posisi ketiga.
Kemudian, Sekretariat Daerah berhasil menjadi juara pertama lomba estafet sarung. Disdukcapil berada di posisi kedua dan RSUD Goeteng Taroenadibrata di peringkat ketiga.
Untuk estafet air, BKK Jateng tampil sebagai juara pertama. Dinporapar meraih posisi kedua, sedangkan RSUD Goeteng Taroenadibrata berada di posisi ketiga.
Hadiah Juara Diserahkan Saat Upacara 17 Agustus
Agung Widiarto mengatakan penyerahan hadiah kepada para pemenang tidak dilakukan pada hari perlombaan.
Penghargaan bagi para juara dijadwalkan diserahkan bersamaan dengan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 di Alun-alun Purbalingga.
Menurutnya, momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat makna perayaan kemerdekaan sekaligus memberikan apresiasi kepada para peserta yang telah berpartisipasi.
Lebih dari sekadar menentukan siapa yang menjadi juara, perlombaan tradisional tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi lintas instansi.
Semangat saling mendukung, kekompakan, dan gotong royong yang muncul dalam perlombaan diharapkan terbawa ke lingkungan kerja sehari-hari, terutama dalam memperkuat kolaborasi antarinstansi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Purbalingga.
*Ikuti media sosial kami.
