Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: 11 Ribu Pesilat Tapak Suci dari Lima Negara Berkumpul di Semarang, Ahmad Luthfi: Pencak Silat Benteng Karakter Bangsa
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > 11 Ribu Pesilat Tapak Suci dari Lima Negara Berkumpul di Semarang, Ahmad Luthfi: Pencak Silat Benteng Karakter Bangsa
JatengBerita

11 Ribu Pesilat Tapak Suci dari Lima Negara Berkumpul di Semarang, Ahmad Luthfi: Pencak Silat Benteng Karakter Bangsa

kaisar
Last updated: 8 Agustus 2026 12:22
By kaisar
7 Min Read
Share
Ribuan Pesilat Tapak Suci lima negara berkumpul
Ribuan Pesilat Tapak Suci lima negara berkumpul. (dok. Pemprov)
SHARE

SEMARANG, KABARBANYUMASRAYA – Semarang menjadi titik temu ribuan pesilat Tapak Suci dari berbagai penjuru Indonesia dan mancanegara. Sekitar 11.000 peserta dari lima negara berkumpul dalam Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang digelar di kawasan Simpang Lima, Kota Semarang, Sabtu (8/8/2026).

Contents
  • Ahmad Luthfi: Pencak Silat Bukan Sekadar Olahraga
  • 11 Ribu Pesilat dari Lima Negara Hadiri Muktamar Tapak Suci
  • Haedar Nashir Tekankan Keseimbangan Fisik dan Spiritual
  • Kapolri Jadi Anggota Kehormatan Tapak Suci
  • Tapak Suci dan Polri Punya Misi Serupa Lindungi Generasi Muda
  • Muktamar Tapak Suci Rumuskan Masa Depan Organisasi

Di tengah kemeriahan pertemuan besar tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan pesan penting. Menurutnya, pencak silat tidak semestinya hanya dipandang sebagai olahraga atau seni bela diri, tetapi juga sebagai sarana membangun karakter sekaligus memperkuat persatuan bangsa.

Luthfi mengatakan nilai disiplin, kerja sama, keberanian, dan kebersamaan yang ditanamkan melalui bela diri menjadi modal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Seni bela diri merupakan warisan budaya bangsa Indonesia. Seni bela diri akan membentuk karakter, kerja sama, dan kebersamaan,” ujar Luthfi.

Ahmad Luthfi: Pencak Silat Bukan Sekadar Olahraga

Menurut Luthfi, pencak silat memiliki posisi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia. Aktivitas bela diri bukan hanya membantu menjaga kebugaran tubuh, tetapi juga melatih mental serta membentuk karakter seseorang.

Ia menilai nilai-nilai yang tumbuh dalam latihan pencak silat relevan untuk memperkuat ketahanan sosial generasi muda.

“Namun, yang tidak kalah penting adalah perannya dalam menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan serta membangun karakter bangsa,” katanya.

Karena itu, Luthfi mendorong agar perkembangan pencak silat terus mendapat perhatian dan ruang di tengah masyarakat.

Ia berharap olahraga sekaligus warisan budaya tersebut dapat terus berkembang tanpa kehilangan nilai-nilai luhur yang menjadi fondasinya.

11 Ribu Pesilat dari Lima Negara Hadiri Muktamar Tapak Suci

Jawa Tengah mendapat kehormatan menjadi tuan rumah Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Ajang tersebut diikuti sekitar 11.000 pesilat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia serta perwakilan dari lima negara.

Besarnya jumlah peserta membuat Muktamar XVI tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran Tapak Suci dalam pengembangan pencak silat dan pembinaan generasi muda.

Luthfi menyampaikan apresiasi kepada Tapak Suci karena memilih Jawa Tengah sebagai lokasi penyelenggaraan forum tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan segenap masyarakat Jawa Tengah, saya mengucapkan terima kasih atas diselenggarakannya Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah. Semoga Muktamar ini menghasilkan keputusan-keputusan yang konstruktif bagi organisasi,” katanya.

Ia berharap hasil muktamar tidak berhenti pada proses pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi melahirkan program yang memiliki dampak lebih luas bagi masyarakat.

Ribuan pesilat Tapak Suci berkumpul di Semarang
11 Ribu Pesilat dari Lima Negara Berkumpul di Semarang, Ahmad Luthfi: Pencak Silat Benteng Karakter Bangsa. (dok. Pemprov Jateng)

Haedar Nashir Tekankan Keseimbangan Fisik dan Spiritual

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan latihan bela diri harus berjalan beriringan dengan pembentukan spiritual dan akhlak.

Menurutnya, kekuatan fisik tanpa landasan moral dapat kehilangan arah. Sebaliknya, kemampuan bela diri yang dibarengi nilai kebaikan akan membentuk pribadi yang tangguh sekaligus memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

“Tapak Suci bersama seluruh kelompok bela diri di Indonesia melatih fisik untuk membentuk jiwa kesatria, jiwa futuwwah, yang selalu berdiri tegak di atas kebenaran, kebaikan, dan keluhuran, serta membela kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Haedar.

Ia menilai pembangunan manusia harus dilakukan secara utuh, dengan memperhatikan kesehatan jasmani dan rohani.

Pesan tersebut sejalan dengan spirit dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya, yakni membangun jiwa sekaligus membangun badan.

Haedar juga menyampaikan apresiasi terhadap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang atas terselenggaranya Muktamar XVI Tapak Suci.

Menurutnya, sinergi antara Muhammadiyah dan pemerintah perlu terus diperkuat untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi bangsa.

Kapolri Jadi Anggota Kehormatan Tapak Suci

Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah turut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Listyo Sigit menerima penganugerahan sebagai anggota kehormatan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Kapolri berharap hubungan antara Polri dan Tapak Suci tidak berhenti pada simbol penghargaan, tetapi berkembang menjadi kolaborasi nyata, khususnya dalam pembinaan masyarakat dan generasi muda.

Salah satu bentuk kerja sama yang didorong adalah pengembangan cabang latihan Tapak Suci di lingkungan kepolisian serta berbagai kegiatan bersama untuk membangun ketahanan generasi muda.

“Kita bersama-sama menjaga kesejukan melalui cooling system, serta menjaga agar masyarakat dan generasi muda tidak terpengaruh disinformasi dan misinformasi, terjerumus dalam bahaya narkoba dan judi daring,” ujar Listyo Sigit.

Tapak Suci dan Polri Punya Misi Serupa Lindungi Generasi Muda

Listyo Sigit menilai terdapat kesamaan nilai antara filosofi pendekar dengan tugas kepolisian.

Seorang pendekar, menurutnya, dituntut berdiri di atas kebenaran dan memberikan perlindungan kepada mereka yang lemah. Nilai tersebut memiliki keterkaitan dengan tugas Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia juga menilai latihan Tapak Suci yang menanamkan disiplin, kerja keras, ketekunan, dan keuletan dapat menjadi bekal penting bagi anak muda menghadapi persaingan dan perubahan global.

Karena itu, pembinaan generasi muda melalui kegiatan positif seperti olahraga bela diri dinilai penting untuk mencegah mereka terjerumus ke berbagai persoalan sosial.

Muktamar Tapak Suci Rumuskan Masa Depan Organisasi

Muktamar XVI Tapak Suci Putera Muhammadiyah resmi dibuka Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dengan prosesi penancapan senjata Segu.

Forum permusyawaratan tertinggi organisasi tersebut tidak hanya diarahkan untuk menentukan kepemimpinan baru.

Muktamar juga menjadi ruang untuk merumuskan agenda strategis Tapak Suci, termasuk penguatan kaderisasi, peningkatan pembinaan atlet, serta perluasan pengabdian organisasi kepada masyarakat.

Dengan kehadiran sekitar 11.000 peserta dan keterlibatan delegasi dari lima negara, Muktamar XVI menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus instrumen pembentukan karakter.

Di tengah tantangan generasi muda berupa narkoba, judi daring, disinformasi, misinformasi, dan berbagai persoalan sosial lainnya, nilai persaudaraan, disiplin, keberanian, serta kepedulian yang ditanamkan melalui pencak silat diharapkan menjadi benteng untuk membangun generasi Indonesia yang tangguh.

Bagi Jawa Tengah, kehadiran ribuan pesilat tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa pencak silat tidak hanya berbicara tentang kemampuan bertarung, tetapi juga tentang bagaimana membangun manusia yang mampu menjaga persatuan, menghormati sesama, dan berdiri untuk kepentingan bangsa.

*Ikuti media sosial kami.

Tegal Business Forum 2026 Harus Hasilkan Investasi Nyata, Bukan Sekadar Seremoni
Ahmad Luthfi Pasang Badan Lindungi Sawah Jateng, Alih Fungsi Lahan Ditegaskan Haram
Jateng Bangun Peternakan Sapi Perah Terbesar, Target Produksi 180 Ribu Ton Susu per Tahun
Isi Kuliah Mahasiswa Akuntansi Undip, Sekda Jateng Tekankan Beda Akuntansi Bisnis dan Pemerintahan
Tak Tunggu APBD Perubahan, Ahmad Luthfi Geser Anggaran Rp200 Miliar Jalan Rusak
TAGGED:pencak silatpesilat lima negararibuan pesilattapak suci
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bupati Fahmi saat menyerahkan bantuan paket sembako Gaji dan Tunjangan Bupati Purbalingga Dijadikan Paket Sembako, Dibagikan Warga Rentan
Next Article Lomba Agustusan dalam rangka HUT RI ke 81 di Purbalingga Melihat Keseruan ASN dan Pegawai BUMD Purbalingga Lomba Agustusan, Ini Daftar Pemenangnya

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.