Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: BPJS SATU, Program JKN Pastikan Peserta Dapat Perlindungan Sejak Puskesmas hingga Rumah Sakit
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > BPJS SATU, Program JKN Pastikan Peserta Dapat Perlindungan Sejak Puskesmas hingga Rumah Sakit
Jateng

BPJS SATU, Program JKN Pastikan Peserta Dapat Perlindungan Sejak Puskesmas hingga Rumah Sakit

Reza Sanjaya
Last updated: 7 Agustus 2026 14:54
By Reza Sanjaya
6 Min Read
Share
BPJS SATU, berikan pelayanan sejak Puskesmas hingga Rumah Sakit
BPJS Kesehatan pastikan peserta JKN terlayani maksimal, BPJS SATU hadir dampingi pasien mulai Puskesmas hingga Rumah Sakit. (dok. BPJS Kesehatan)
SHARE

PURWOREJO, KABARBANYUMASRAYA – BPJS SATU (BPJS Kesehatan Siap Membantu) merupakan satu layanan dari Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memberikan layanan kesehatan mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit.

Contents
  • Jalani Persalinan dengan Tenang Berkat Perlindungan JKN
  • Tetap Merasa Aman Meski Sempat Diguncang Gempa
  • Pelayanan Ramah dan Sangat Membantu
  • BPJS SATU Hadir Dampingi Peserta Selama Dirawat di Rumah Sakit
  • Customer Visit Jadi Sarana Evaluasi Pelayanan JKN
  • Peserta Diminta Manfaatkan Layanan BPJS SATU

Kuni Laila Zahrotunisa, Ibu muda asal Desa Banyuasin, Kabupaten Purworejo merasakan benar akan manfaat dari BPJS SATU saat dirinya menjalani proses persalinan anak pertamanya di RS Kasih Ibu Purworejo tanpa terbebani biaya berkat kepesertaannya dalam Program JKN.

Tak hanya memperoleh pelayanan medis, dia juga mendapatkan pendampingan dari petugas BPJS SATU mulai dari Puskesmas hingga rumah sakit untuk memastikan seluruh layanan berjalan optimal sekaligus memberikan edukasi mengenai hak dan kewajiban peserta.

Jalani Persalinan dengan Tenang Berkat Perlindungan JKN

Diakui Kuni Laila Zahrotunisa (24), meski saat ini bayi yang dilahirkannya masih menjalani observasi, Kuni mengaku bahagia karena proses persalinan berjalan lancar dan seluruh pelayanan kesehatan yang diterimanya ditanggung oleh Program JKN.

Sebagai peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya dibayarkan Pemerintah Kabupaten Purworejo, Kuni mengaku tidak perlu memikirkan biaya saat harus menjalani persalinan di rumah sakit.

Perjalanannya dimulai ketika memeriksakan kondisi kehamilan di Puskesmas Banyuasin. Setelah dilakukan pemeriksaan, tenaga kesehatan memutuskan dirinya harus dirujuk ke RS Kasih Ibu Purworejo agar memperoleh penanganan medis yang lebih optimal.

“Awalnya saya berharap bisa melahirkan di Puskesmas, tetapi setelah diperiksa ternyata harus dirujuk ke rumah sakit. Bidan mendampingi saya sampai ke rumah sakit dan saya langsung ditangani dokter. Walaupun prosesnya cukup panjang, saya merasa tenang karena semua petugas sangat sigap dan terus memberikan perhatian,” katanya.

Tetap Merasa Aman Meski Sempat Diguncang Gempa

Di tengah proses persalinan, situasi sempat diwarnai terjadinya gempa yang membuat Kuni dan keluarganya merasa cemas. Namun, profesionalisme tenaga kesehatan membuat proses persalinan tetap berjalan dengan aman hingga akhirnya sang buah hati lahir dalam kondisi selamat keesokan harinya.

Usai menjalani persalinan, Kuni mendapat kunjungan dari petugas BPJS SATU melalui program customer visit di rumah sakit.

Dalam kunjungan petugas BPJS SATU tersebut, petugas memastikan pelayanan yang diterima telah sesuai standar sekaligus memberikan edukasi mengenai manfaat Program JKN, hak dan kewajiban peserta, prosedur administrasi, hingga cara mendaftarkan bayi baru lahir sebagai peserta JKN.

Selain itu, Kuni juga diperkenalkan dengan Aplikasi Mobile JKN yang memudahkan peserta mengakses berbagai layanan administrasi secara digital.

Pelayanan Ramah dan Sangat Membantu

“Saya senang karena setelah melahirkan ada petugas BPJS SATU yang datang menanyakan kondisi saya dan memastikan pelayanan yang saya terima sudah baik. Saya juga dijelaskan cara mendaftarkan bayi saya menjadi peserta JKN serta dikenalkan dengan aplikasi Mobile JKN. Penjelasannya sangat jelas, ramah, dan membantu, jadi saya tidak bingung lagi harus mengurus apa setelah pulang dari rumah sakit,” katanya.

Kuni berharap kualitas pelayanan yang telah dirasakannya dapat terus dipertahankan sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh manfaat Program JKN.

“Bagi saya, Program JKN sangat membantu. Mulai dari pelayanan di Puskesmas, proses rujukan ke rumah sakit, sampai setelah melahirkan semuanya berjalan dengan baik. Kehadiran petugas BPJS SATU juga membuat saya merasa diperhatikan karena tidak hanya memastikan pelayanan, tetapi juga memberikan informasi yang saya butuhkan. Terima kasih kepada seluruh tenaga kesehatan dan BPJS Kesehatan yang sudah mendampingi saya,” ujarnya.

BPJS SATU Hadir Dampingi Peserta Selama Dirawat di Rumah Sakit

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, menjelaskan bahwa BPJS SATU (BPJS Kesehatan Siap Membantu) merupakan penguatan fungsi Petugas Pemberian Informasi dan Penanganan Pengaduan (PIPP) di rumah sakit mitra BPJS Kesehatan.

Melalui layanan tersebut, peserta JKN memperoleh pendampingan, edukasi, serta bantuan apabila mengalami kendala selama menjalani pelayanan kesehatan.

“BPJS SATU hadir untuk memastikan peserta JKN memperoleh informasi yang benar, pendampingan yang memadai, serta solusi apabila mengalami kendala selama mendapatkan pelayanan di rumah sakit. Petugas kami memberikan edukasi mengenai hak dan kewajiban peserta, alur pelayanan JKN, membantu menindaklanjuti pengaduan, serta berkoordinasi dengan pihak rumah sakit agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara cepat dan sesuai ketentuan,” katanya.

Customer Visit Jadi Sarana Evaluasi Pelayanan JKN

Menurut Dina, petugas BPJS SATU secara rutin melakukan customer visit kepada peserta JKN yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan.

Kegiatan tersebut bertujuan memastikan pelayanan yang diterima peserta berjalan sesuai standar sekaligus menghimpun masukan sebagai bahan evaluasi peningkatan mutu layanan Program JKN.

“Masukan dari peserta merupakan bagian penting dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan. Karena itu kami secara aktif melakukan customer visit untuk memastikan pelayanan yang diterima peserta sudah sesuai harapan sekaligus memberikan edukasi apabila masih terdapat informasi yang belum dipahami, seperti prosedur pelayanan, hak dan kewajiban kepesertaan maupun administrasi peserta,” katanya.

Peserta Diminta Manfaatkan Layanan BPJS SATU

Dina mengimbau seluruh peserta JKN agar tidak ragu memanfaatkan layanan BPJS SATU apabila membutuhkan informasi ataupun mengalami kendala selama menjalani perawatan di rumah sakit.

Menurutnya, informasi mengenai petugas dan nomor kontak BPJS SATU telah tersedia di setiap rumah sakit mitra BPJS Kesehatan sehingga masyarakat dapat dengan mudah memperoleh pendampingan.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan BPJS SATU sebagai layanan pendamping peserta selama menjalani pelayanan di rumah sakit. Dengan komunikasi yang baik antara peserta, BPJS Kesehatan, dan rumah sakit, pelayanan Program JKN dapat terus berjalan optimal, cepat, mudah, dan memberikan kepuasan bagi peserta,” katanya.

*Ikuti media sosial kami.

Bupati Fahmi Dukung Inovasi Urab Mendoan Kemenag Purbalingga, Targetkan Raih WBBM 2027
Silaturahmi Idulfitri, Gubernur Jateng Dapat Wejangan Penting dari Ulama
Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Tak Boleh Ada RS di Jateng Tolak Pasien PBI JK
Tak Tunggu APBD Perubahan, Ahmad Luthfi Geser Anggaran Rp200 Miliar Jalan Rusak
Jateng Siapkan 3 Kawasan Regional untuk Atasi Krisis Sampah
TAGGED:bpjs kesehatanbpjs satupelayanan kesehatanperlindungan peserta
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Jawa Tengah Bidik Investasi IKN, Ahmad Luthfi Dorong Kolaborasi Furnitur hingga SDM Jawa Tengah Bidik Investasi IKN, Ahmad Luthfi Dorong Kolaborasi Furnitur hingga SDM
Next Article Wagub Jateng Taj Yasin soroti kasus Bullying Pati dan Pemalang Wagub Taj Yasin Soroti Bullying di Pati dan Pemalang, Sekolah Diminta Perkuat Edukasi Karakter

Berita Terbaru

Reses
Reses di Cilacap, David Ishaq Aryadi Serap Aspirasi Warga dan Paparkan Program Pembangunan
Cilacap Jateng
GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.