PROGRAM pembinaan di Rutan Kelas IIB Banjarnegara tidak hanya menjaga kerapihan penampilan, tetapi juga menanamkan disiplin, kebersihan, dan tanggung jawab sebagai bekal warga binaan saat kembali ke tengah masyarakat.
Disiplin tidak selalu dibangun melalui aturan yang besar. Di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara, pembentukan karakter warga binaan justru dimulai dari kebiasaan sederhana, salah satunya menjaga kerapihan rambut secara rutin.
Program ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang terus diperkuat oleh Rutan Banjarnegara. Selain menjaga penampilan tetap rapi, kegiatan tersebut bertujuan membangun budaya hidup bersih, tertib, dan disiplin di lingkungan pemasyarakatan.
Seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti pemotongan rambut sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Menariknya, proses cukur rambut dilakukan oleh sesama warga binaan yang memiliki keterampilan sebagai tukang cukur dengan pengawasan langsung petugas, sehingga seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan aman, tertib, dan sesuai standar operasional.
Pembinaan Karakter Melalui Kebiasaan Positif
Pelaksana Harian Kepala Rutan Kelas IIB Banjarnegara, Suparno, mengatakan pembinaan karakter tidak selalu dilakukan melalui kegiatan berskala besar. Menurutnya, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten justru mampu membentuk sikap disiplin dan rasa tanggung jawab.
“Kerapihan bukan hanya mencerminkan penampilan, tetapi juga menunjukkan sikap disiplin dan tanggung jawab. Melalui pembinaan yang berkelanjutan ini, kami berharap warga binaan terbiasa menerapkan pola hidup tertib, bersih, dan disiplin sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujar Suparno.
Ia menjelaskan, menjaga rambut tetap rapi memiliki manfaat yang lebih luas daripada sekadar aspek estetika. Rambut yang terawat membantu menjaga kebersihan diri, mengurangi potensi gangguan kesehatan kulit kepala, sekaligus menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat dan nyaman bagi seluruh penghuni rutan.
Selain itu, pembiasaan menjaga penampilan juga menjadi sarana efektif untuk menumbuhkan kepatuhan terhadap aturan, meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan pribadi, serta memperkuat tanggung jawab terhadap diri sendiri.
Dukung Keamanan dan Pembinaan Berkelanjutan
Dari sisi keamanan, penampilan warga binaan yang rapi dan seragam turut memudahkan petugas dalam proses identifikasi maupun pengawasan sehari-hari. Kondisi tersebut dinilai mampu mendukung efektivitas pelaksanaan pembinaan sekaligus menjaga situasi rutan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Selama pelaksanaan kegiatan, proses pemotongan rambut berlangsung lancar tanpa mengganggu agenda pembinaan lainnya. Seluruh tahapan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku di lingkungan pemasyarakatan.
Rutan Kelas IIB Banjarnegara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis, berkelanjutan, dan berorientasi pada perubahan perilaku warga binaan.
Melalui kebiasaan sederhana seperti menjaga kerapihan rambut, kebersihan, dan disiplin, diharapkan setiap warga binaan mampu membangun karakter yang lebih baik sehingga siap kembali berintegrasi dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.
Pembinaan yang dimulai dari hal-hal sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan modern yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pembentukan karakter, peningkatan kualitas hidup, dan keberhasilan proses reintegrasi sosial warga binaan.
*Ikuti media sosial kami.
