Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Pesantren Ramadan 1447 H di Rutan Banjarnegara: Ikhtiar Nyata Membina Spiritualitas dan Harapan Baru Warga Binaan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Pesantren Ramadan 1447 H di Rutan Banjarnegara: Ikhtiar Nyata Membina Spiritualitas dan Harapan Baru Warga Binaan
Banjarnegara

Pesantren Ramadan 1447 H di Rutan Banjarnegara: Ikhtiar Nyata Membina Spiritualitas dan Harapan Baru Warga Binaan

Afifah Anis CH
Last updated: 20 Februari 2026 16:11
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Pesantren ramadan
Pesantren Ramadan 1447 H di Rutan Banjarnegara: Ikhtiar Nyata Membina Spiritualitas dan Harapan Baru Warga Binaan. (dok. Rutan Banjarnegara)
SHARE

MOMENTUM bulan Ramadan dimanfaatkan secara optimal oleh Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banjarnegara sebagai sarana pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui Pesantren Ramadan. Bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, program Pesantren Ramadan ini resmi dibuka sebagai bagian dari penguatan karakter dan nilai keagamaan di lingkungan rutan.

Contents
  • Kolaborasi Rutan dan Kemenag Perkuat Pembinaan Keagamaan
  • Rangkaian Program Pesantren Ramadan 1447 H
  • Pendekatan Humanis untuk Reintegrasi Sosial

Program ini menjadi wujud sinergi nyata antara lembaga pemasyarakatan dan Kementerian Agama dalam membangun kesadaran spiritual sekaligus menyiapkan warga binaan kembali ke tengah masyarakat dengan pribadi yang lebih baik.

Kolaborasi Rutan dan Kemenag Perkuat Pembinaan Keagamaan

Kepala Rutan Banjarnegara, Dodik Harmono, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Kemenag. Menurutnya, pembinaan spiritual merupakan fondasi penting dalam proses pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan pembentukan karakter.

“Pesantren Ramadan ini kami harapkan menjadi ruang refleksi bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memperkuat nilai moral dan akhlak sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kemenag Banjarnegara, Sukarno, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan proses pembinaan yang dirancang sistematis dan berkelanjutan.

Rangkaian Program Pesantren Ramadan 1447 H

Selama bulan Ramadan, warga binaan akan mengikuti berbagai kegiatan keagamaan dan pelatihan yang mencakup:

  • Pembelajaran dan pendalaman Al-Qur’an
  • Pembinaan tata cara ibadah
  • Penguatan karakter dan akhlak
  • Pelatihan pemulasaran jenazah sebagai keterampilan keagamaan praktis

Program ini dirancang tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga memberikan keterampilan keagamaan aplikatif yang dapat menjadi bekal sosial di masa depan.

“Kami ingin menghadirkan pembelajaran yang berdampak nyata, sehingga warga binaan memiliki kesempatan untuk menata masa depan dengan lebih optimis,” kata Sukarno.

Pendekatan Humanis untuk Reintegrasi Sosial

Pembukaan Pesantren Ramadan 1447 H berlangsung tertib dan mendapat sambutan antusias dari para warga binaan. Kegiatan ini menegaskan komitmen Rutan Banjarnegara bahwa pembinaan tidak semata berfokus pada keamanan dan kedisiplinan, tetapi juga pada aspek spiritual dan moral.

Pendekatan humanis seperti ini diharapkan mampu memperkuat proses reintegrasi sosial secara lebih optimal. Ramadan pun menjadi lebih dari sekadar momentum ibadah personal, melainkan kesempatan transformasi diri menuju kehidupan yang lebih bermakna.

Pesantren Ramadan di Rutan Banjarnegara membuktikan bahwa setiap individu memiliki peluang untuk berubah dan tumbuh, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.

*Ikuti media sosial kami

Api Kebakaran Lahan di Mandiraja Belum Padam, 50 Personel Gabungan Dikerahkan
Ancam 161 Hektare Lahan Pertanian, Bupati Tetapkan Status Tanggap Darurat Longsor Irigasi
Krisis Air Bersih Banjarnegara, 29.110 Jiwa Terdampak Kekeringan
YKPB Gotong Royong Bangun Rumah Layak Huni, Serahkan Kunci Rumah ke-57 di Banjarnegara
Haul Akbar HOS Tjokroaminoto di Banjarnegara, SI Diingatkan Tak Terjebak Glorifikasi Sejarah
TAGGED:pesantren ramadanRutan Banjarnegarawarga binaan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Atasi jebolnya tanggul Sungai Tuntang Tanggul Sungai Tuntang di Grobogan Jebol, 9 Alat Berat Dikebut, Ditarget Tuntas 3 Hari
Next Article Harga cabai Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu Jelang Ramadan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan Subsidi dan 308 Gerakan Pangan Murah

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.