Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Haul Akbar HOS Tjokroaminoto di Banjarnegara, SI Diingatkan Tak Terjebak Glorifikasi Sejarah
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Haul Akbar HOS Tjokroaminoto di Banjarnegara, SI Diingatkan Tak Terjebak Glorifikasi Sejarah
Banjarnegara

Haul Akbar HOS Tjokroaminoto di Banjarnegara, SI Diingatkan Tak Terjebak Glorifikasi Sejarah

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 1 Maret 2026 12:03
By Adel Maulina Zulfa
4 Min Read
Share
Ziarah makam di Haul Tjokroaminoto
Haul Akbar HOS Tjokroaminoto di Banjarnegara, SI Diingatkan Tak Terjebak Glorifikasi Sejarah. (dok. SI Bna)
SHARE

10 Ramadan menjadi momentum penting bagi keluarga besar Syarikat Islam (SI). Pada tanggal tersebut, tepatnya pada tahun 1934, Haji Oemar Said Tjokroaminoto yang merupakan tokoh pergerakan nasional wafat. Untuk mengenang perjuangannya, Syarikat Islam Banjarnegara menggelar Haul Akbar yang dirangkai dengan ziarah, refleksi sejarah, hingga pengajian akbar.

Contents
  • Ziarah Serentak di Seluruh Kecamatan
  • Banjarnegara, Basis Strategis Awal Syarikat Islam
  • Jangan Terjebak Glorifikasi Masa Lalu
  • Refleksi Peran SI di Era Modern

Peringatan ini tak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi momentum memperkuat komitmen ideologis kader SI di tengah tantangan zaman.

Ziarah Serentak di Seluruh Kecamatan

Kegiatan ziarah makam dilaksanakan serentak di berbagai kecamatan di Kabupaten Banjarnegara. Salah satu titik ziarah berlangsung di kompleks makam Pacean, Pungkuran, Gayam.

Di lokasi tersebut, jajaran Dewan Pimpinan Cabang (DPC) SI Banjarnegara berziarah ke makam Oten Pardikin Partoadiwjoyo, Ketua Partai Syarikat Islam Indonesia Kabupaten Banjarnegara era 1930-an. Pada batu nisannya tertera nama Hadji Oemar Said Partoadiwjoyo, sosok yang disebut memiliki kedekatan historis dengan Tjokroaminoto, terutama saat sang tokoh kerap singgah ke Banjarnegara.

Ketua DPC SI Banjarnegara, Musobihin, menegaskan bahwa haul bukan sekadar mengenang tokoh besar bangsa.

“Kami ingin kader SI terus meneladani gagasan kebangsaan beliau. Berpegang pada Reglemen atau Panduan Umat Islam yang beliau susun, serta menjalankan trilogi SI: semurni-murni tauhid, setinggi-tinggi ilmu, dan sepandai-pandai siasat,” ujarnya.

Menurutnya, kader SI merupakan “anak ideologis” Tjokroaminoto yang memiliki tanggung jawab melanjutkan nilai perjuangan dalam konteks kekinian.

Banjarnegara, Basis Strategis Awal Syarikat Islam

Rangkaian Haul Akbar ditutup dengan sarasehan dan pengajian akbar di MI Cokroaminoto 2 Majalengka, Kecamatan Bawang. Dalam forum tersebut, sejarawan sekaligus Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Banjarnegara, Heni Purwono, memaparkan hubungan historis Tjokroaminoto dengan Banjarnegara.

Ia menyebut Banjarnegara sebagai salah satu basis awal SI yang cukup strategis. Cabang SI Banjarnegara diresmikan langsung oleh Tjokroaminoto pada 28 Desember 1913 dan berkembang pesat.

Dalam arsip Kongres SI tahun 1917 di Batavia, keanggotaan SI Banjarnegara tercatat lebih dari 11 ribu orang di bawah kepemimpinan Haji Ihsan. Sementara di Purwareja Klampok, jumlah anggota mencapai sekitar 6 ribu orang.

“Angka tersebut menunjukkan kuatnya pengaruh SI hingga wilayah pedesaan,” katanya.

Jangan Terjebak Glorifikasi Masa Lalu

Meski memiliki rekam jejak sejarah yang gemilang, Heni mengingatkan agar SI tidak terjebak pada glorifikasi masa lalu.

Menurutnya, sejarah adalah aset berharga, tetapi harus diterjemahkan menjadi gerakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. Penguatan lembaga pendidikan yang dimiliki SI menjadi salah satu langkah strategis yang perlu dikembangkan.

“Organisasi ini memiliki jaringan hingga pelosok desa. Potensi tersebut harus dikelola secara dinamis dan kontekstual,” katanya.

Ia juga menyoroti benang merah perjuangan masyarakat Banjarnegara dari masa kolonial, termasuk perlawanan terhadap VOC, hingga era kemerdekaan. Nilai-nilai historis tersebut dinilai penting untuk memperkuat identitas sekaligus arah gerakan organisasi ke depan.

Refleksi Peran SI di Era Modern

Melalui Haul Akbar ini, Syarikat Islam Banjarnegara tidak hanya mengenang Tjokroaminoto sebagai guru bangsa, tetapi juga melakukan refleksi kolektif atas peran organisasi dalam menjawab tantangan kebangsaan di era modern.

Peringatan 10 Ramadan pun menjadi pengingat bahwa warisan perjuangan bukan sekadar cerita masa lampau, melainkan energi untuk membangun gerakan yang lebih adaptif, progresif, dan berdampak bagi masyarakat luas.

*Baca media group Kami.

Mengenal Ujungan Gumelem, Tradisi Leluhur Banjarnegara untuk Memohon Turunnya Hujan
PMI Banjarnegara Diminta Perkuat Respons Kemanusiaan dan Tangkal Disinformasi
145 Warga Binaan Rutan Banjarnegara Jalani Cek Kesehatan Gratis, Deteksi Dini Penyakit
PGRI Ditantang Bertransformasi Hadapi Perubahan Global
Usung Tema “Spirit of Harmony”, Jazz Atas Awan Kembali Hadir di DCF 2026
TAGGED:haul akbarhaul tjokroaminotosyarikat islam
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Keutamaan 10 hari kedua Ramadan Keutamaan 10 Hari Kedua Bulan Ramadan, Meraih Ampunan Allah SWT
Next Article Komitmen perlindungan sawah dilindungi Jadi Lumbung Pangan, Komitmen Jaga Lahan Sawah Dilindungi di Tengah Tekanan Investasi

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.