Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: 44 Emas di ASEAN Para Games ke 13 Jadi Bukti Atlet Jateng
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > 44 Emas di ASEAN Para Games ke 13 Jadi Bukti Atlet Jateng
Jateng

44 Emas di ASEAN Para Games ke 13 Jadi Bukti Atlet Jateng

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 28 Januari 2026 19:00
By Adel Maulina Zulfa
3 Min Read
Share
Atlet Jateng raih 44 emas di ASEAN Para Games
Atlet Jateng sukses raih 44 emas di ASEAN Para Games ke 13. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

ATLET Jateng kembali membuktikan prestasinya dengan meraih 44 medali emas dalam ASEAN Para Games ke-13 yang digelar di Thailand. Dimana pada ajang ini, Indonesia berhasil menjadi runner up dengan total 392 medali.

Contents
  • Atlet Jateng Sumbang 116 Medali untuk Indonesia
  • Lumbung Medali dari Berbagai Cabang Olahraga
  • Pembinaan Atlet Paralimpiade Terus Diperkuat di Jateng
  • Jadi Motivasi Atlet Disabilitas Jawa Tengah

Pada ajang ini, kontingen Indonesia yang turun dalam kompetisi olahraga disabilitas tingkat Asia Tenggara tersebut, berhasil meraih 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu, tentu saja, dengan ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama olahraga disabilitas di kawasan ASEAN.

Atlet Jateng Sumbang 116 Medali untuk Indonesia

Dari total perolehan nasional tersebut, atlet asal Jawa Tengah tampil menonjol dengan menyumbangkan 116 medali. Rinciannya, 44 medali emas, 34 perak, dan 38 perunggu.

Kontribusi ini setara dengan sekitar 32,52 persen dari total perolehan medali Indonesia, menjadikan Jawa Tengah sebagai salah satu provinsi penyumbang prestasi terbesar dalam kontingen Merah Putih.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Tengah, M. Masrofi, mengungkapkan bahwa kontribusi atlet Jateng melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.

“Target awal kami sekitar 30 persen dari total medali Indonesia. Realisasinya mencapai 32,52 persen. Ini capaian yang sangat membanggakan,” ujar Masrofi, Rabu (28/1/2026).

Menurutnya, hasil tersebut mencerminkan kualitas pembinaan atlet disabilitas di Jawa Tengah yang berjalan konsisten dan berkelanjutan.

Lumbung Medali dari Berbagai Cabang Olahraga

Atlet Jateng mampu menyumbang medali dari hampir seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan. Dari total 16 cabang, kontribusi datang secara merata.

Beberapa cabang yang menjadi lumbung medali di antaranya Blind Judo, Para Powerlifting, Para Swimming, Para Cycling, Para Badminton, Para Athletics, Boccia, Para Chess, Para Table Tennis, hingga Para Fencing.

Masrofi menilai, pemerataan prestasi ini menjadi indikator kuat bahwa pembinaan atlet tidak bertumpu pada satu cabang saja, melainkan berkembang secara menyeluruh.

Pembinaan Atlet Paralimpiade Terus Diperkuat di Jateng

Ia menambahkan, capaian atlet Jateng tidak lepas dari pembinaan intensif yang dilakukan oleh NPCI (National Paralympic Committee of Indonesia) di Kota Surakarta.

Ke depan, pusat pembinaan atlet paralimpiade nasional juga akan dikembangkan di kawasan Dlingan, Kabupaten Karanganyar, untuk memperkuat regenerasi atlet.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiapkan penghargaan khusus bagi atlet peraih medali ASEAN Para Games yang rencananya akan diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

“Besaran penghargaan masih kami susun, namun yang pasti atlet akan mendapatkan apresiasi dari pemerintah,” katanya.

Jadi Motivasi Atlet Disabilitas Jawa Tengah

Masrofi berharap, keberhasilan ini dapat menjadi pemantik semangat bagi pembinaan atlet disabilitas di Jawa Tengah, sekaligus mendorong generasi muda berkebutuhan khusus untuk berani bermimpi dan berprestasi di bidang olahraga.

“Teman-teman berkebutuhan khusus jangan pernah patah semangat. Pemerintah tidak membeda-bedakan. Apa pun cita-cita dan prestasi yang ingin diraih, kami siap mendukung atlet disabilitas,” katanya.

*Ikuti media sosial kami

Kabar Baik! Produksi Stabil, PMI Jawa Tengah Pastikan Stok Darah Aman
HUT ke-58 BPJS Kesehatan, Semarak Gerak Sehat Prolanis Dorong Peserta JKN Hidup Lebih Sehat
Gubernur Jateng Minta ASN Tak Kendur Usai Libur Lebaran, Pelayanan Publik Harus Lebih Responsif
Hari Jadi Ke-81 Jateng, Beasiswa Santri Buka Jalan untuk Menggapai Cita-Cita
Perajin Batik Jawa Tengah Turun 40 Persen, Nawal Yasin Siapkan Enam Strategi Regenerasi
TAGGED:atlet jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kominfo ingatkan generasi digital Kominfo Banjarnegara Edukasi Pelajar SMA Wanadadi Jadi Generasi Digital Cerdas dan Aman
Next Article Bupati siap terjunkan ASN untuk validasi data kemiskinan Tak Mau Salah Sasaran, Pemkab Banjarnegara Kirim ASN Validasi Data Kemiskinan Door to Door

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.