Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Pemprov Jateng Luncurkan Modul PAUD EMAS, Gandeng Psikolog Undip Cegah Bullying Anak
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Pemprov Jateng Luncurkan Modul PAUD EMAS, Gandeng Psikolog Undip Cegah Bullying Anak
Jateng

Pemprov Jateng Luncurkan Modul PAUD EMAS, Gandeng Psikolog Undip Cegah Bullying Anak

Reza Sanjaya
Last updated: 3 Agustus 2026 13:33
By Reza Sanjaya
5 Min Read
Share
Peluncuran Modul PAUD EMAS
Wagub Jateng Taj Yasin saat melakukan peluncuran Modul PAUD Emas. (dok. Pemprov)
SHARE

SEMARANG,KABARBANYUMASRAYA.COM – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meluncurkan Buku Pedoman dan Modul PAUD EMAS Provinsi Jawa Tengah, hal ini bahwa pemerintah menegaskan PAUD menjadi fondasi pembentukan karakter anak.

Contents
  • Modul PAUD EMAS Jadi Panduan Baru Pendidikan Anak Usia Dini
  • Pemprov Gandeng Psikolog Undip, Fokus Cegah Bullying dan Kekerasan Anak
  • PAUD Jadi Fondasi Pembentukan Karakter Anak
  • Beasiswa PAUD dan Gerakan Bersama Wujudkan Wajib Belajar Prasekolah

Buku Pedoman dan Modul PAUD EMAS serta menggandeng Fakultas Psikologi Undip untuk memperkuat pendampingan psikologis dan menciptakan lingkungan belajar yang aman. Langkah ini juga memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD) melalui inovasi pembelajaran dan pendampingan psikologis.

Peluncuran Buku Pedoman dan Modul PAUD EMAS Provinsi Jawa Tengah, disertai kerja sama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) untuk mencegah perundungan (bullying) dan kekerasan terhadap anak sejak usia dini.

Peluncuran program tersebut dilakukan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen saat membuka Rapat Koordinasi Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah di Horison Ultima Sentraland, Kota Semarang, Senin (3/8/2026).

Menurut Taj Yasin, pendidikan anak tidak dimulai ketika memasuki sekolah dasar, melainkan sejak lahir. Karena itu, kualitas layanan PAUD harus terus diperkuat agar mampu membentuk karakter, kemampuan motorik, hingga kesiapan anak menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.

“Pendidikan itu dimulai sejak lahir. Tantangannya sekarang adalah bagaimana mengembangkan pendidikan, pendampingan, dan program yang tepat bagi anak-anak maupun pendidik di tingkat PAUD,” kata Taj Yasin.

Modul PAUD EMAS Jadi Panduan Baru Pendidikan Anak Usia Dini

Taj Yasin mengapresiasi lahirnya Buku Pedoman dan Modul PAUD EMAS yang digagas Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah Hj. Nawal Arafah Yasin, bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah.

Modul tersebut akan diimplementasikan melalui proyek percontohan di empat desa yang tersebar di empat kabupaten sebagai langkah awal sebelum diterapkan lebih luas.

Menurutnya, pedoman tersebut diharapkan menjadi acuan dalam menciptakan layanan PAUD yang berkualitas, ramah anak, serta mampu menjawab tantangan pendidikan usia dini di tengah perkembangan zaman.

Pemprov Gandeng Psikolog Undip, Fokus Cegah Bullying dan Kekerasan Anak

Selain meluncurkan modul pembelajaran, Pemprov Jawa Tengah juga memperkuat layanan psikologis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Bunda PAUD Provinsi Jawa Tengah dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro.

Kerja sama tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat pendampingan tumbuh kembang anak sekaligus meningkatkan kapasitas pendidik dan orang tua dalam menghadapi berbagai persoalan psikologis anak.

Taj Yasin mengungkapkan, hasil pelaksanaan program Dokter Spesialis Keliling (Speling) menunjukkan masih banyak persoalan yang dihadapi anak, mulai dari bullying hingga kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Karena itu perlu ada terobosan, pencerahan, dan pendampingan. Kehadiran buku pedoman ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan PAUD yang bebas dari kekerasan dan bullying,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembelajaran di PAUD tidak boleh berorientasi pada pemberian beban akademik yang berlebihan. Sebaliknya, proses belajar harus berlangsung melalui pendekatan yang menyenangkan sehingga anak merasa aman, nyaman, dan senang berada di sekolah.

PAUD Jadi Fondasi Pembentukan Karakter Anak

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin, menjelaskan bahwa rapat koordinasi Bunda PAUD digelar untuk memperkuat sinergi program antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam meningkatkan akses serta mutu layanan pendidikan anak usia dini.

Menurutnya, PAUD memiliki peran penting dalam membentuk karakter, menumbuhkan kemandirian, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, mengembangkan kreativitas, hingga mempersiapkan anak memasuki pendidikan dasar.

“Penyelenggaraan PAUD tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab satuan pendidikan. Dibutuhkan keterlibatan keluarga, masyarakat, pemerintah desa, pemerintah daerah, perguruan tinggi, organisasi profesi, serta seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Ia menambahkan, Bunda PAUD memiliki posisi strategis sebagai penggerak sekaligus penghubung berbagai elemen masyarakat agar seluruh anak memperoleh layanan pendidikan usia dini yang aman, inklusif, berkualitas, dan menyenangkan.

Beasiswa PAUD dan Gerakan Bersama Wujudkan Wajib Belajar Prasekolah

Selain peluncuran Modul PAUD EMAS, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan buku pedoman kepada Bunda PAUD desa yang menjadi lokasi proyek percontohan serta pemberian beasiswa kepada sejumlah lembaga PAUD.

Sadimin berharap PAUD EMAS berkembang menjadi gerakan bersama berbasis desa dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem pendidikan yang berpusat pada kebutuhan anak.

Program tersebut sekaligus mendukung implementasi wajib belajar satu tahun prasekolah di Jawa Tengah, sehingga tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan memperoleh layanan PAUD hanya karena faktor ekonomi, sosial, geografis, maupun keterbatasan lainnya.

“Kami mengajak seluruh Bunda PAUD dan Pokja PAUD kabupaten/kota terus memperkuat kolaborasi agar tidak ada anak yang tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan usia dini yang berkualitas,” katanya.

*Ikuti media sosial kami.

Tetap Kuliah di Tengah Kekhawatiran Pascagempa, 224 Mahasiswa NTT Dapat Bantuan Kos
Program Desa Dampingan Jateng di Wonogiri Dorong Ekonomi Warga, Bantuan Rp511 Juta Disalurkan
Komitmen Tegas Dukung Presiden Prabowo, Jateng Komitmen Fokus Pangan, Ekonomi, dan SDM
Jateng Bidik Investasi India, Tawarkan Ekonomi Hijau hingga Industri Medis Bernilai Strategis
Halaman Kantor Gubernur Jateng Jadi Pasar Tiban, Ratusan UMKM Buka Stand Produk Lokal
TAGGED:bunda paudgus yasinmodul pembelajaranpaud emaspemprov jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bupati Fahmi saat menyerahkan tali asih pada siswa SMAN 1 Purbalingga yang lolos Paskibraka Jateng 2026 Dzikrina Lolos Paskibraka Jateng 2026, Siswi SMAN 1 Purbalingga Dapat Apresiasi Bupati Fahmi
Next Article Buka Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVIII, Gubernur ingatkan pejabat tinggalkan birokrasi rutinitas, tetapi memberikan pelayanan publik yang berdampak langsung pada masyarakat. Ahmad Luthfi Minta Pejabat Tinggalkan Birokrasi Rutinitas dan Hadirkan Inovasi Nyata

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.