Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Banjir dan Longsor Belum Reda, Status Tanggap Darurat Pati Diperpanjang hingga 6 Februari
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Banjir dan Longsor Belum Reda, Status Tanggap Darurat Pati Diperpanjang hingga 6 Februari
Jateng

Banjir dan Longsor Belum Reda, Status Tanggap Darurat Pati Diperpanjang hingga 6 Februari

Afifah Anis CH
Last updated: 25 Januari 2026 11:12
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Masa tanggap darurat Pati diperpanjang
Warga saat melakukan aktifitas di tengah bencana banjir yang melanda Kabupaten Pati. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

PEMERINTAH Kabupaten Pati resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana menyusul masih adanya dampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Kebijakan ini diambil untuk memastikan proses penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana dapat berjalan maksimal.

Contents
  • Masa Tanggap Darurat
  • Dorong Solusi Jangka Panjang untuk Banjir Berulang
  • Pemprov Jateng Siap Dukung Daerah Terdampak Bencana

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menjelaskan bahwa status tanggap darurat sebelumnya berlaku sejak 9 Januari hingga 23 Januari 2026. Selanjutnya, pemerintah daerah menetapkan perpanjangan tahap kedua mulai 24 Januari hingga 6 Februari 2026.

“Perpanjangan ini dilakukan karena Kabupaten Pati masih terdampak banjir dan tanah longsor di beberapa wilayah,” ujar Chandra saat ditemui di Pendopo Kabupaten Pati, Sabtu (24/1/2026).

Masa Tanggap Darurat

Chandra mengungkapkan, pada awal penetapan status tanggap darurat, lebih dari 100 desa di Kabupaten Pati terdampak bencana. Hingga saat ini, jumlah tersebut telah berkurang menjadi sekitar 51 desa. Meski demikian, potensi bencana susulan masih tergolong tinggi.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana, mulai dari ASN Kabupaten Pati, tim gabungan SAR, TNI, Polri, hingga para relawan yang terus bekerja di lapangan.

Selain itu, Chandra juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak, termasuk KORPRI yang memberikan bantuan senilai Rp100 juta.

Dorong Solusi Jangka Panjang untuk Banjir Berulang

Menurut Chandra, Kabupaten Pati merupakan salah satu daerah dengan tingkat kerawanan bencana cukup tinggi di Jawa Tengah. Beberapa wilayah bahkan mengalami banjir berulang, sehingga membutuhkan penanganan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

“Ke depan, ada wilayah-wilayah yang membutuhkan solusi lebih permanen, termasuk kemungkinan relokasi atau penyediaan lahan baru bagi warga terdampak,” jelasnya.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pati berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar penanganan banjir yang bersifat berulang dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Pemprov Jateng Siap Dukung Daerah Terdampak Bencana

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menjelaskan bahwa penetapan status tanggap darurat bencana merupakan kewenangan pemerintah daerah, sesuai dengan tingkat dampak yang terjadi di wilayah masing-masing.

“Penetapan status tanggap darurat bencana itu bersifat kedaerahan. Pemerintah provinsi berada pada posisi mendukung dan memfasilitasi sesuai kebutuhan di daerah,” ujar Sumarno saat menghadiri peluncuran Komitmen dan Penerapan Manajemen Talenta di Pendopo Kabupaten Pati.

Sumarno juga menekankan pentingnya kesiapan aparatur dalam menghadapi kondisi darurat. Menurutnya, kesehatan fisik dan mental menjadi modal utama bagi ASN agar tetap mampu menjalankan tugas pelayanan publik di masa krisis.

“Ketika terjadi bencana, kesehatan menjadi modal utama agar ASN tetap bisa bekerja dan melayani masyarakat dengan baik,” katanya.

*Baca dan ikuti media sosial kami.

Kabar Baik! Pertamina Jamin Stok BBM di Jawa Tengah dan DIY Aman, Distribusi Tetap Lancar
Gubernur Ahmad Luthfi Targetkan Akses Longsor Ungaran Timur Pulih 7 Hari, Turun Langsung Pimpin Kerja Bakti
Festival Jawa Tengah Syariah 2026 Dongkrak Omzet UMKM hingga 5 Kali Lipat, Perkuat Industri Halal
Ahmad Luthfi Arahkan Perubahan APBD Jateng 2026 untuk Jalan, Pangan hingga Keringanan Pajak
Taj Yasin Sebut Haul Al Marom Jadi Penggerak Ekonomi, Pedagang Panen Rezeki
TAGGED:bencana Patitanggap darurat
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Puasa Ramadan Menelisik Sejarah Puasa Ramadan, Dari Asyura hingga Kewajiban Umat Islam
Next Article kerusakan akibat diternag angin kencang Angin Kencang Mengamuk di Grogol Banjarnegara, Atap Rumah Warga Beterbangan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.