Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Geliat Ekonomi Jateng Saat Lebaran 2026, UMKM Panen, Kunjungan Wisata Naik Seiring Arus Mudik
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Geliat Ekonomi Jateng Saat Lebaran 2026, UMKM Panen, Kunjungan Wisata Naik Seiring Arus Mudik
Jateng

Geliat Ekonomi Jateng Saat Lebaran 2026, UMKM Panen, Kunjungan Wisata Naik Seiring Arus Mudik

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 27 Maret 2026 18:35
By Adel Maulina Zulfa
4 Min Read
Share
arus mudik lebaran
Momentum arus mudik lebaran berdampak positif bagi geliat perekonomian di Jawa Tengah. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

MOMENTUM arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 mendorong peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Jawa Tengah. Lonjakan mobilitas jutaan pemudik berdampak langsung pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di jalur strategis dan destinasi wisata.

Contents
  • Kuliner Raup Lonjakan Omzet Selama Arus Mudik Lebaran
  • Kafe dan Resto Andalkan Reservasi Kelompok
    • Sejumlah destinasi unggulan yang menjadi tujuan utama wisatawan antara lain:
  • Pemprov Dorong Optimalisasi Perputaran Ekonomi
  • Momentum Lebaran Dorong Ekonomi Lokal

Dari warung makan sederhana hingga objek wisata unggulan, pelaku usaha merasakan peningkatan pendapatan signifikan selama periode arus mudik libur panjang Idulfitri 2026.

Kuliner Raup Lonjakan Omzet Selama Arus Mudik Lebaran

Salah satu pelaku usaha yang merasakan dampak positif selama arus mudik lebaran adalah adalah Sapta Aprilia, pengelola rumah makan di kawasan Exit Tol Salatiga, Jalan Tingkir Raya.

Menurutnya, omzet usaha meningkat tajam sejak arus mudik dan balik dimulai. Jika pada hari biasa pendapatan berkisar Rp2–3 juta per hari, selama Lebaran mampu menembus lebih dari Rp5 juta per hari.

“Peningkatannya bisa mencapai dua kali lipat. Pengunjung didominasi kendaraan dari luar daerah,” ujarnya.

Lonjakan pelanggan juga mendorong penambahan tenaga kerja harian guna menjaga kualitas layanan di tengah tingginya permintaan.

Fenomena serupa terjadi di jalur Semarang–Solo. Harnanto, pedagang mie ayam dan bakso di wilayah Banjarnegara, mencatat kenaikan konsumsi bahan baku secara signifikan.

“Kalau hari biasa 4–6 kilogram mie, saat Lebaran bisa sampai 25 kilogram per hari,” katanya.

Kafe dan Resto Andalkan Reservasi Kelompok

Di sektor kafe dan restoran, pola kunjungan menunjukkan karakter berbeda. Aziz, manajer sebuah kafe dan restoran di Demak, menyebut peningkatan pengunjung lebih banyak berasal dari reservasi acara keluarga dan halalbihalal.

“Reservasi sudah penuh hingga pekan depan, terutama untuk reuni dan pertemuan keluarga,” ujarnya.

Namun, ia mencatat kunjungan spontan (walk-in) relatif stabil, dengan kecenderungan dipengaruhi kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Kunjungan Wisatawan Naik 5,25 Persen

Selain sektor kuliner, peningkatan aktivitas ekonomi juga terlihat pada sektor pariwisata. Data Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah menunjukkan adanya kenaikan kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 2026.

Kepala Disbudparekraf Jateng, Hanung Triyono, menyebut total kunjungan pada periode H-7 hingga H+4 Lebaran mencapai 687.470 wisatawan.

Angka tersebut meningkat 5,25 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebanyak 653.178 kunjungan.

Sejumlah destinasi unggulan yang menjadi tujuan utama wisatawan antara lain:

  • Candi Borobudur
  • Owabong Waterpark
  • Baturraden
  • Dieng
  • Guci
  • Pantai Menganti
  • Kota Lama Semarang
  • Masjid Agung Demak
  • Makam Sunan Kalijaga
  • Candi Prambanan

Pemprov Dorong Optimalisasi Perputaran Ekonomi

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai aspek pendukung untuk menangkap peluang ekonomi dari arus mudik.

Mulai dari kesiapan infrastruktur hingga penguatan UMKM di titik-titik strategis menjadi bagian dari strategi untuk meningkatkan perputaran uang di daerah.

“Jawa Tengah merupakan jalur utama pergerakan pemudik. Kami dorong agar kebutuhan mereka terpenuhi sekaligus memberi dampak ekonomi bagi masyarakat lokal,” ujarnya.

Momentum Lebaran Dorong Ekonomi Lokal

Peningkatan aktivitas ekonomi selama Lebaran menunjukkan peran penting mobilitas masyarakat dalam mendorong konsumsi domestik, khususnya di daerah.

Sinergi antara kelancaran infrastruktur, kesiapan pelaku usaha, serta daya tarik destinasi wisata menjadi faktor utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah selama periode libur panjang.

*Ikuti media sosial kami.

Hari Jadi ke-81 Jateng: Speling Bawa Dokter Spesialis ke Desa, Jarak Tak Lagi Jadi Penghalang
Jateng Percepat Solusi Krisis Sampah, Semarang Raya Jadi Proyek Perdana Sampah Jadi Listrik
Aroma Kopi Lereng Muria Mendunia, Dari UMKM Kudus Tembus Pasar Internasional
Percepat Sekolah Inklusi, Wagub Jateng Buka Jalan Pendidikan Setara bagi Anak Disabilitas
HUT Himpaudi ke-21, Nawal Yasin Dorong Kesetaraan Hak Guru PAUD Jawa Tengah
TAGGED:arus mudiklibur lebaranumkm panenwisata naik
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sowan ulama, Gubernur Jateng dapat wejangan penting Silaturahmi Idulfitri, Gubernur Jateng Dapat Wejangan Penting dari Ulama
Next Article viral video miras di meja tamu saat lebaran Viral Video Miras di Meja Tamu Saat Lebaran, Satpol PP Banjarnegara Amankan 44 Botol dan Periksa Pelaku

Berita Terbaru

Reses
Reses di Cilacap, David Ishaq Aryadi Serap Aspirasi Warga dan Paparkan Program Pembangunan
Cilacap Jateng
GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.