PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan ketersediaan dan penyaluran BBM subsidi di wilayah Jawa Tengah dan DIY dalam kondisi aman dan terkendali, termasuk untuk memenuhi kebutuhan solar subsidi untuk nelayan kecil di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
Nelayan kecil yang dimaksud adalah nelayan dengan kapal di bawah 30 Gross Ton (GT) yang dibuktikan melalui PAS nelayan dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat.
Selama ini, para nelayan disebut tetap terlayani dengan baik dan tidak mengalami kendala dalam memperoleh solar subsidi untuk kebutuhan melaut.
Stok Solar Subsidi di Jawa Tengah Capai 14 Kali Konsumsi Harian
Pertamina menyebut stok BBM solar subsidi di wilayah Regional Jawa Bagian Tengah saat ini berada pada level 14,4 kali lipat dari konsumsi normal harian.
Sementara khusus di wilayah Cilacap, stok solar subsidi di SPBU tercatat mencapai dua kali lipat dari konsumsi normal harian dan terus dijaga melalui suplai rutin berkala.
Nelayan di wilayah Cilacap selama ini memperoleh layanan BBM subsidi melalui sejumlah SPBU Nelayan dan SPBUN, di antaranya SPBU Nelayan Sentolokawat serta beberapa SPBUN di Kelurahan Tegalkamulyan dan KUD Minu Suroyo.
Selain itu, nelayan pesisir yang berada jauh dari SPBU Nelayan juga tetap dapat membeli solar subsidi di SPBU reguler dengan melampirkan surat rekomendasi resmi dari DKP setempat.
Nelayan Kapal di Bawah 30 GT Berhak Dapat Solar Subsidi
Area Manager Communication, Relation, & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, menjelaskan mekanisme penyaluran BBM subsidi bagi nelayan telah diatur pemerintah agar tepat sasaran.
“Nelayan dengan kapal di bawah 30 GT berhak memperoleh BBM subsidi melalui mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah, baik melalui pengisian di SPBU Nelayan menggunakan QR Code Subsidi Tepat maupun melalui SPBU reguler dengan surat rekomendasi resmi dari DKP,” ujar Taufiq.
Ia menambahkan, nelayan dengan kapal di atas 30 GT diwajibkan menggunakan BBM non-subsidi karena aktivitas penangkapan ikan sudah tergolong skala industri.
Pertamina Imbau Nelayan Tidak Panic Buying
Pertamina menegaskan terus menjaga keandalan pasokan dan kelancaran distribusi energi agar kebutuhan masyarakat, termasuk sektor perikanan, tetap terpenuhi.
Selain itu, koordinasi dengan nelayan, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan juga terus dilakukan guna memastikan distribusi BBM berjalan lancar.
Masyarakat dan nelayan diimbau tetap tenang dan tidak melakukan panic buying karena stok BBM subsidi dipastikan mencukupi dan distribusi berlangsung normal.
“Pertamina berkomitmen menjaga keandalan pasokan energi guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk sektor perikanan di wilayah pesisir,” katanya.
*Ikuti media sosial kami.
