PEMERINTAH Kabupaten Banjarnegara menegaskan komitmennya untuk memperkuat upaya pelestarian lingkungan melalui gerakan nyata dengan pengelolaan sampah yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Momentum peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dimanfaatkan untuk mengajak warga mengubah cara pandang terhadap sampah dan lingkungan, dari sekadar kegiatan seremonial menjadi budaya yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Komitmen tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang digelar di Aula Balai Desa Cendana, Kecamatan Banjarnegara, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari berbagai aksi lingkungan yang sebelumnya dilaksanakan di Alun-alun Banjarnegara.
Wakil Bupati Banjarnegara dalam sambutannya menegaskan bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat sebagai bagian dari amanah untuk merawat bumi.
“Banjarnegara memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Namun saat ini kita menghadapi berbagai ancaman serius, mulai dari kerusakan lingkungan, alih fungsi lahan hingga persoalan sampah yang terus meningkat,” ujarnya.
Menurutnya, lingkungan hidup bukan sekadar warisan dari generasi sebelumnya, melainkan titipan bagi generasi mendatang yang harus dijaga keberlanjutannya.
Ia mengingatkan bahwa kerusakan lingkungan yang tidak ditangani dengan baik berpotensi menimbulkan berbagai bencana dan masalah sosial ekonomi di masa depan.
Sedimentasi Waduk Mrica dan Longsor Jadi Perhatian Serius
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menyoroti ancaman bencana lingkungan yang semakin nyata di Banjarnegara, khususnya tingginya tingkat sedimentasi di Waduk Mrica yang disebut telah mencapai sekitar 93 persen.
Kondisi tersebut dipicu oleh berbagai faktor, di antaranya alih fungsi lahan dan berkurangnya vegetasi penyangga di kawasan daerah tangkapan air. Akibatnya, risiko tanah longsor dan kerusakan lingkungan semakin meningkat.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara terus mengintensifkan program Banjarnegara Asri (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Program ini mencakup gerakan penanaman pohon, sedekah sampah di lingkungan sekolah, hingga penguatan infrastruktur pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.
Pemerintah juga berupaya mengurangi praktik pembuangan sampah dengan metode open dumping serta mendorong sistem pengelolaan yang lebih modern dan berkelanjutan.
Sampah Didorong Menjadi Sumber Nilai Ekonomi
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Disperkim LH) Banjarnegara, Herlina Indri Hastuti, menjelaskan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup tahun ini lebih difokuskan pada aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah aksi gotong royong membersihkan sungai dan lokasi pembuangan sampah liar di Desa Cendana.
Herlina berharap area yang telah dibersihkan tidak kembali digunakan sebagai tempat pembuangan sampah, melainkan menjadi contoh pengelolaan lingkungan yang baik bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap lokasi ini bisa menjadi percontohan pengelolaan lingkungan yang lebih bijaksana dan berkelanjutan,” katanya.
Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai inovasi pengelolaan sampah agar memiliki nilai tambah ekonomi. Salah satunya melalui pengembangan teknologi pengolahan limbah plastik menjadi bahan bakar alternatif yang saat ini mulai diterapkan di sejumlah wilayah.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Banjarnegara yang Lebih Lestari
Kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 ini dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), Forkopimca, tokoh masyarakat, kader lingkungan, siswa sekolah Adiwiyata hingga relawan Desa Tangguh Bencana (Destana).
Melalui keterlibatan berbagai pihak tersebut, Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berharap semangat menjaga lingkungan dapat menyebar lebih luas dan menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin kuat, Banjarnegara optimistis mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat, sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam demi mendukung kehidupan masyarakat yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan di masa depan.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.
