Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: 37 Tahun Beroperasi, PLTA PB Soedirman Tetap Jadi Andalan Energi Terbarukan di Jateng
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > 37 Tahun Beroperasi, PLTA PB Soedirman Tetap Jadi Andalan Energi Terbarukan di Jateng
Banjarnegara

37 Tahun Beroperasi, PLTA PB Soedirman Tetap Jadi Andalan Energi Terbarukan di Jateng

Afifah Anis CH
Last updated: 12 September 2026 15:08
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica Wasis Jati Waskitho (Rompi Biru) sedang berbincang dengan Irjen Pol Chaidir, S.H., S.I.K., M.Si., M.P.P., M.Han (Sebelah kiri) terkait pemanfaatan waduk PLTA PB Soedirman yang sudah beroperasi selama 37 tahun
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica Wasis Jati Waskitho (Rompi Biru) sedang berbincang dengan Irjen Pol Chaidir, S.H., S.I.K., M.Si., M.P.P., M.Han (Sebelah kiri) terkait pemanfaatan waduk PLTA PB Soedirman yang sudah beroperasi selama 37 tahun. (dok. Indonesia Power)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Berkapasitas 180 MW, PLTA PB Soedirman terus dijaga keandalannya selama 37 tahun beroperasi untuk menopang sistem kelistrikan Jawa Tengah sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Contents
  • PLTA PB Soedirman Berkapasitas 180 MW
  • Keandalan Pembangkit Jadi Kunci Ketahanan Energi
  • Manfaat PLTA PB Soedirman Tak Hanya untuk Listrik
  • 37 Tahun PLTA PB Soedirman Jaga Peran Strategis Energi Terbarukan

Selama 37 tahun beroperasi, PLTA PB Soedirman di Kabupaten Banjarnegara masih memegang peran penting dalam menopang sistem kelistrikan Jawa Tengah melalui pemanfaatan energi terbarukan.

Keandalan pembangkit dan keberlanjutan manfaat Bendungan Mrica menjadi perhatian dalam kunjungan Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) ke PLTA PB Soedirman, Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mrica, Banjarnegara.

Rombongan Lemhannas meninjau langsung Bendungan Mrica dan fasilitas pembangkit yang telah beroperasi selama lebih dari tiga dekade tersebut.

PLTA PB Soedirman Berkapasitas 180 MW

PLTA PB Soedirman memiliki kapasitas terpasang 180 megawatt (MW). Pembangkit ini menjadi salah satu infrastruktur energi terbarukan yang berkontribusi terhadap kebutuhan listrik di Jawa Tengah.

Untuk menjaga kinerja pembangkit, PLN Indonesia Power UBP Mrica melakukan pengelolaan dan pemeliharaan secara berkelanjutan. Langkah tersebut diperlukan agar fasilitas pembangkitan tetap andal dan mampu mendukung pasokan listrik secara berkesinambungan.

Inspektur Jenderal Lemhannas RI Irjen Pol Chaidir mengatakan, kunjungan tersebut memberikan gambaran mengenai manfaat infrastruktur yang telah beroperasi selama puluhan tahun.

“Kami mengunjungi waduk yang telah berfungsi selama 37 tahun dan melihat secara langsung berbagai fungsi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Chaidir.

Keandalan Pembangkit Jadi Kunci Ketahanan Energi

Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica Wasis Jati Waskitho mengatakan, menjaga keandalan PLTA PB Soedirman selama 37 tahun merupakan bagian dari tanggung jawab perusahaan dalam memastikan energi terbarukan tetap memberikan kontribusi bagi kebutuhan listrik.

“Menjaga keandalan PLTA PB Soedirman merupakan bentuk dedikasi kami untuk memastikan energi terbarukan dapat terus mendukung kebutuhan listrik pelanggan,” kata Wasis.

Menurutnya, keandalan pembangkit menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan layanan kelistrikan. Terlebih, kebutuhan energi terus berkembang seiring aktivitas masyarakat dan perekonomian.

Karena itu, pemeliharaan pembangkit dilakukan secara konsisten untuk memastikan fasilitas tetap berfungsi secara optimal.

Manfaat PLTA PB Soedirman Tak Hanya untuk Listrik

PLN Indonesia Power UBP Mrica juga berupaya memperluas manfaat keberadaan pembangkit melalui pemberdayaan masyarakat dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional.

Wasis menilai keberadaan pembangkit tidak semestinya hanya dilihat dari kontribusinya terhadap pasokan energi.

Hubungan yang kuat dengan masyarakat dan pemangku kepentingan juga diperlukan agar keberadaan infrastruktur energi memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

37 Tahun PLTA PB Soedirman Jaga Peran Strategis Energi Terbarukan

Setelah beroperasi selama 37 tahun, PLTA PB Soedirman tetap menjadi bagian penting dari infrastruktur energi di Banjarnegara dan Jawa Tengah.

Pengelolaan pembangkit yang berkelanjutan, pemanfaatan energi terbarukan, serta penguatan hubungan dengan masyarakat menjadi bagian dari upaya mempertahankan peran strategis PLTA PB Soedirman.

Ke depan, pembangkit tersebut diharapkan tetap mampu memberikan kontribusi terhadap ketahanan energi sekaligus menghadirkan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat sekitar.

*Ikuti media sosial kami.

Compressed Natural Gas Jawa Tengah Jadi Perhatian Presiden, Siapkan Pengganti LPG 3 Kg
60 Mustahik Banjarnegara Dilatih Usaha, Wabup: Harus Naik Kelas Jadi Muzaki
Kapasitas Rawat Inap dan Layanan Spesialis RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara Bertambah
Ratusan Pendekar Muda Banjarnegara Berebut Tiket Popda di Kejurda Pencak Silat Pelajar 2026
Bukan Adu Nyali, Puluhan “Hantu” Gentayangan Bikin Heboh Warga Purwanegara
TAGGED:37 tahunenergi terbarukanindonesia powerplta pb soedirmanwaduk mrica
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Sinergitas Rutan Banjarnegara bersama BPBD Banjarnegara Antisipasi Bencana, Rutan Banjarnegara Perkuat Sinergi dengan BPBD
Next Article defile meriahkan pembukaan MTQ Nasional 2026 Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang Meriah, 46 Defile Pamerkan Budaya Nusantara

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.