Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Compressed Natural Gas Jawa Tengah Jadi Perhatian Presiden, Siapkan Pengganti LPG 3 Kg
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Compressed Natural Gas Jawa Tengah Jadi Perhatian Presiden, Siapkan Pengganti LPG 3 Kg
JatengNasional

Compressed Natural Gas Jawa Tengah Jadi Perhatian Presiden, Siapkan Pengganti LPG 3 Kg

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 9 Juli 2026 22:31
By Adel Maulina Zulfa
3 Min Read
Share
Ditengah peluncuran Mandatori B50, Compressed Natural Gas Jateng jadi perhatian Presiden
Gubernur Jateng bersama Gubernur Jabar serta Menteri Bahlil dalam peluncuran Mandatori B50. Pada moment tersebut, Compressed Natural Gas Jateng jadi perhatian Presiden. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

PEMANFAATAN Compressed Natural Gas (CNG) di Jawa Tengah mendapat apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam peluncuran Mandatori B50 di Rest Area KM 57 Tol Jakarta–Cikampek, Kabupaten Karawang, Kamis (9/7/2026), Presiden menyebut praktik penggunaan CNG di Jawa Tengah layak menjadi contoh bagi daerah lain sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian energi nasional.

Contents
  • Compressed Natural Gas Diproyeksikan Dukung Rumah Tangga hingga MBG
  • Mandatori B50 dan CNG Tak Sekadar Inovasi Tekhnologi

Apresiasi tersebut disambut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan menyiapkan langkah lanjutan untuk memperluas pemanfaatan Compressed Natural Gas. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengungkapkan, pemerintah daerah tengah mengkaji penggunaan CNG sebagai alternatif energi rumah tangga, termasuk untuk menggantikan sebagian kebutuhan gas elpiji bersubsidi 3 kilogram.

Menurut Ahmad Luthfi, pengembangan Compressed Natural Gas sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan energi melalui optimalisasi energi baru dan terbarukan.

“Saya sudah paparkan kepada Pak Bahlil sebelum Presiden memberikan arahan. Nanti akan kita tinjau kembali agar CNG bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga, terutama sebagai alternatif tabung gas 3 kilogram dan kebutuhan lainnya,” kata Ahmad Luthfi usai menghadiri peluncuran Mandatori B50.

Ia menjelaskan, Jawa Tengah memiliki potensi energi baru dan terbarukan yang besar, salah satunya berasal dari gas alam yang diolah menjadi Compressed Natural Gas (CNG). Potensi tersebut dinilai mampu mendukung kebutuhan energi masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis impor.

Compressed Natural Gas Diproyeksikan Dukung Rumah Tangga hingga MBG

Ahmad Luthfi mengatakan, pemanfaatan Compressed Natural Gas di Jawa Tengah terus berkembang. Selain digunakan untuk sektor industri dan transportasi, bahan bakar ramah lingkungan tersebut kini juga dimanfaatkan di sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai sumber energi pendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“CNG akan menjadi salah satu prioritas pengembangan energi baru terbarukan di Provinsi Jawa Tengah. Potensinya besar dan pemanfaatannya terus kita dorong,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menilai pengalaman Jawa Tengah menunjukkan bahwa CNG memiliki prospek besar untuk mendukung ketahanan sekaligus kemandirian energi nasional.

“Baru kita ketahui bahwa kita punya Compressed Natural Gas. Di Jawa Tengah penggunaan CNG sudah sangat banyak dan akan kita teruskan,” kata Prabowo.

Presiden menegaskan, kemandirian energi merupakan salah satu pilar utama kedaulatan bangsa. Indonesia, menurutnya, memiliki sumber daya energi yang melimpah, mulai dari panas bumi, batu bara, hingga cadangan gas alam yang dapat dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Mandatori B50 dan CNG Tak Sekadar Inovasi Tekhnologi

Prabowo menilai pengembangan Mandatori B50 dan pemanfaatan CNG bukan hanya menghadirkan inovasi teknologi, tetapi juga membuktikan kemampuan Indonesia mengolah sumber daya alam menjadi energi yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

Dengan dukungan pemerintah pusat, langkah Jawa Tengah memperluas penggunaan CNG diharapkan dapat menjadi model nasional dalam pengembangan energi bersih. Selain meningkatkan ketahanan energi, kebijakan tersebut juga membuka peluang penyediaan energi rumah tangga yang lebih efisien, terjangkau, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

*Ikuti media sosial kami.

Nawal Yasin Dorong Duta Genre Jadi Penggerak Remaja hingga Pelosok Jawa Tengah
Belajar dari DIY, PKA VII Jateng Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Desa Wisata
Gubernur Jateng Gencarkan “Ngontel Meng Kantor”, Dorong ASN Hidup Hemat Energi
Tujuh Kali Anak Dirawat di Rumah Sakit, Supriyati Rasakan Manfaat JKN bagi Keluarga
281 Ribu Rumah Warga Miskin Rampung Dibangun, Kolaborasi Multi Sumber Anggaran Percepat Penyediaan Hunian Layak
TAGGED:energi alternatifenergi terbarukangas elpijijadi perhatian presidenmandatori b50natural gas
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Jateng siap terapkan Mandatori B50 Mandatori B50 Resmi Diluncurkan, Jawa Tengah Jadi Daerah Pertama untuk Sektor Pertanian
Next Article Ahmad Luthfi Pastikan Pemerintahan Sukoharjo Tetap Berjalan Usai OTT KPK Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Ahmad Luthfi: Clean Government Berawal dari Pemimpin

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.