Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Ratusan Pesilat Muda Adu Kemampuan di Kejurprov PSHT 2026 Banjarnegara
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Ratusan Pesilat Muda Adu Kemampuan di Kejurprov PSHT 2026 Banjarnegara
Banjarnegara

Ratusan Pesilat Muda Adu Kemampuan di Kejurprov PSHT 2026 Banjarnegara

Afifah Anis CH
Last updated: 9 Oktober 2026 13:58
By Afifah Anis CH
5 Min Read
Share
Pembukaan Kejurprov Pencak Silat PSHT menjadi ruang bagi pesilat muda dalam meraih prestasi
Pembukaan Kejurprov Pencak Silat PSHT menjadi ruang bagi pesilat muda dalam meraih prestasi. (KBR)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Sebanyak 509 pesilat muda dari berbagai daerah di Jawa Tengah mengikuti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) 2026 di GOR Tanis Indoor Banjarnegara, 8–10 Oktober 2026. Ajang ini menjadi arena bagi para atlet untuk menguji kemampuan sekaligus menunjukkan hasil pembinaan pencak silat di masing-masing daerah.

Contents
  • 509 Pesilat Muda Bertanding dalam Tiga Kelompok Usia
  • Berikut rincian peserta Kejurprov Pencak Silat PSHT 2026:
  • Pesilat dari Berbagai Daerah Jawa Tengah Berkumpul di Banjarnegara
  • Kejurprov PSHT Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda
  • Banjarnegara Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Selama Tiga Hari

Peserta terbagi dalam tiga kelompok usia, mulai dari usia dini, praremaja tingkat SMP, hingga remaja tingkat SMA. Selain memperebutkan hasil terbaik, kejuaraan ini menjadi kesempatan bagi pesilat untuk meningkatkan pengalaman bertanding, kedisiplinan, dan sportivitas.

Ketua Panitia Kejurprov Pencak Silat PSHT, Bayu Mahendra, mengatakan ratusan peserta yang merupakan pesilat muda tersebut berasal dari puluhan kontingen yang mengikuti pertandingan sesuai kategori usia masing-masing.

“Untuk kategori usia dini diikuti 135 peserta dari 26 kontingen. Kemudian kategori SMP atau praremaja sebanyak 243 peserta dari 31 kontingen, sedangkan kategori SMA atau remaja diikuti 131 peserta dari 25 kontingen,” kata Bayu.

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya partisipasi pesilat muda dalam kejuaraan tingkat provinsi yang digelar di Banjarnegara.

509 Pesilat Muda Bertanding dalam Tiga Kelompok Usia

Berdasarkan data panitia, kategori praremaja menjadi kelompok dengan jumlah peserta terbanyak, yakni 243 pesilat dari 31 kontingen.

Sementara itu, kategori usia dini diikuti 135 pesilat dari 26 kontingen. Adapun kategori remaja tingkat SMA melibatkan 131 pesilat yang berasal dari 25 kontingen.

Pertandingan ini merupakan upaya dalam memberikan ruang bagi pesilat muda untuk terus mengasah kemampuan dan meraih prestasi lebih tinggi lagi.

“Kejuaraan ini memang untuk pesilat muda, artinya mereka terbagi dalam kelompok umur,” katanya.

Berikut rincian peserta Kejurprov Pencak Silat PSHT 2026:

  • Usia dini: 135 peserta dari 26 kontingen.
  • Praremaja tingkat SMP: 243 peserta dari 31 kontingen.
  • Remaja tingkat SMA: 131 peserta dari 25 kontingen.

Secara keseluruhan, terdapat 509 peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut. Pembagian kategori berdasarkan kelompok usia memberikan ruang bagi para atlet untuk bertanding sesuai jenjang pembinaannya.

Pesilat dari Berbagai Daerah Jawa Tengah Berkumpul di Banjarnegara

Kejurprov PSHT 2026 tidak hanya diikuti pesilat dari Kabupaten Banjarnegara. Sejumlah daerah lain juga mengirimkan atlet untuk berpartisipasi, di antaranya Banyumas, Kabupaten Semarang, Wonosobo, Purbalingga, dan Salatiga.

Kehadiran kontingen dari berbagai wilayah menjadikan kejuaraan ini sebagai ajang pertemuan atlet untuk mengukur kemampuan, menambah pengalaman, serta mengenal karakter permainan lawan yang berbeda.

Bagi pesilat muda, kesempatan bertanding dalam kompetisi tingkat provinsi dapat menjadi bagian penting dari proses pembelajaran. Mereka dituntut menerapkan teknik yang telah dilatih, menjaga konsentrasi, dan mengambil keputusan secara tepat selama pertandingan.

Persaingan antarpeserta juga menjadi kesempatan bagi pelatih dan tim pembinaan untuk mengevaluasi perkembangan atlet, sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih perlu ditingkatkan.

Kejurprov PSHT Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda

Penyelenggaraan Kejurprov Pencak Silat PSHT 2026 menjadi salah satu ruang pembinaan bagi pesilat sejak usia dini hingga remaja.

Melalui kompetisi yang terstruktur, atlet dapat mengasah kemampuan teknik, ketahanan mental, kedisiplinan, serta kesiapan menghadapi tekanan saat bertanding. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal untuk mengikuti kejuaraan dengan tingkat persaingan yang lebih tinggi.

Pembinaan sejak usia dini juga penting untuk membangun fondasi kemampuan atlet secara bertahap. Dengan pendampingan pelatih dan kesempatan bertanding yang berkelanjutan, pesilat diharapkan mampu mengembangkan potensi sesuai jenjang usianya.

Selain mengejar prestasi, pencak silat mengajarkan nilai-nilai penghormatan terhadap lawan, kepatuhan terhadap peraturan, pengendalian diri, dan sikap sportif dalam menerima hasil pertandingan.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari pembinaan atlet, sehingga keberhasilan kejuaraan tidak hanya dilihat dari hasil pertandingan, tetapi juga dari proses pembentukan karakter para pesilat.

Banjarnegara Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Selama Tiga Hari

Berlangsung pada 8–10 Oktober 2026, Kejurprov Pencak Silat PSHT menjadikan Banjarnegara sebagai titik berkumpulnya ratusan pesilat dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Pelaksanaan kejuaraan ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan pencak silat, memperluas pengalaman bertanding atlet muda, serta mendorong lahirnya pesilat berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.

Dengan melibatkan peserta dari tiga kelompok usia, kejuaraan tersebut juga memberikan gambaran mengenai pentingnya kesinambungan pembinaan atlet, mulai dari tahap pengenalan kompetisi hingga persiapan menuju jenjang prestasi berikutnya.

Kehadiran ratusan pesilat di GOR Tanis Indoor Banjarnegara menjadi momentum untuk terus mengembangkan pencak silat sebagai olahraga prestasi sekaligus sarana pembentukan karakter generasi muda.

Apel Bersama Pemkab Banjarnegara, Bupati dan Wabup Tekankan Budaya “Super Team” Usai Idulfitri
Pemkab Banjarnegara Siapkan Pengamanan dan Layanan Mudik Lebaran 2026
Lahan Sempit Rutan Banjarnegara Hasilkan 4 Kg Cabai
Rutan Banjarnegara Tegaskan Komitmen Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan
Bupati Amalia Dorong BUMDesma Banjarnegara Inovatif dan Patuh Regulasi
TAGGED:GOR Tanis Indoorkejuaraan pencak silat 2026Kejurprov PSHT Banjarnegarapembinaan atlet mudapencak silat Banjarnegarapesilat Jawa Tengahpesilat muda
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Keindahan sunset tersembunyi di Hutan Payau Cilacap, meskipun dibayangi kurang terawatnya fasilitas dan infrastruktur yang ada. (Foto: visitjawatengah.jatengprov.go.id) Hutan Payau Cilacap Punya Pesona Sunset, tetapi Fasilitas Perlu Dibenahi
Next Article PLN Indonesia Power UBP Mrica gelar salat istisqa Bukan Sekadar Berdoa Minta Hujan, PLN UBP Mrica Soroti Pentingnya Menjaga DAS Serayu

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.