KABARBANYUMASRAYA.COM – Lahan terbatas di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Banjarnegara dimanfaatkan untuk budidaya pangan. Kali ini, tanaman cabai yang ditanam di sekitar rumah dinas memasuki masa panen dan menghasilkan sekitar 4 kilogram cabai.
Hasil panen tersebut tidak hanya menjadi bagian dari program ketahanan pangan, tetapi juga langsung dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan bahan makanan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Panen Cabai Melibatkan WBP
Proses panen melibatkan Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Banjarnegara, pejabat struktural, staf Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR), staf Pelayanan Tahanan (Yantah), peserta magang, serta dua WBP.
Keterlibatan warga binaan menjadi bagian dari pembinaan kemandirian. Mereka mendapat pengalaman langsung dalam merawat tanaman hingga memanen hasil budidaya.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa lahan yang terbatas tetap dapat dimanfaatkan secara produktif untuk menghasilkan komoditas pangan.
Hasil Panen Disalurkan ke Vendor Bahan Makanan
Sebanyak 4 kilogram cabai yang dipanen kemudian disalurkan kepada vendor bahan makanan (Bama) yang mendukung kebutuhan konsumsi di Rutan Banjarnegara.
Dengan pola tersebut, hasil budidaya tidak berhenti pada kegiatan bercocok tanam, tetapi dapat dimanfaatkan untuk menunjang kebutuhan pangan warga binaan.
Plh Kepala Rutan Banjarnegara Angra Bayu Perdana mengatakan pemanfaatan lahan akan terus didorong agar memberikan manfaat nyata bagi program ketahanan pangan sekaligus pembinaan WBP.
“Rutan Banjarnegara berupaya menjaga agar program ketahanan pangan terus berkembang dan memberikan manfaat nyata, baik bagi pemenuhan kebutuhan pangan maupun proses pembinaan WBP,” katanya.
Program budidaya cabai ini menjadi salah satu bentuk optimalisasi aset dan lahan di lingkungan Rutan Banjarnegara. Selain menghasilkan pangan, kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan praktis di bidang pertanian.
*Ikuti media sosial kami.
