Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: MTQ Nasional XXXI di Jateng, Pesan Damai dan Persatuan Dipancarkan ke Indonesia
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > MTQ Nasional XXXI di Jateng, Pesan Damai dan Persatuan Dipancarkan ke Indonesia
JatengNasional

MTQ Nasional XXXI di Jateng, Pesan Damai dan Persatuan Dipancarkan ke Indonesia

Afifah Anis CH
Last updated: 13 September 2026 16:06
By Afifah Anis CH
5 Min Read
Share
Bawa pesan damai di MTQ Nasional 2026
MTQ Nasional 2026 resmi dibuka, bawa pesan damai dan keberagaman nusantara. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Ribuan peserta dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang. Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ Nasional) XXXI 2026 tidak hanya menjadi arena perlombaan, tetapi juga momentum menyebarkan pesan perdamaian, persatuan, dan kebersamaan.

Contents
  • MTQ Nasional Jadi Ruang Persatuan di Tengah Keberagaman
  • MTQ Nasional Diproyeksikan Gerakkan Ekonomi hingga Rp1,2 Triliun
  • Pratikno: MTQ Bukan Sekadar Ajang Bertanding
  • Hadirkan Kaligrafi Digital dan Teknologi AI

Sebanyak 2.242 peserta dari 37 provinsi ambil bagian dalam MTQ XXXI yang berlangsung di Jawa Tengah. Mereka berkompetisi dalam delapan cabang, 24 golongan, dan 48 kategori musabaqah.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, MTQ Nasional membawa misi yang lebih besar daripada sekadar mengejar prestasi.

Menurutnya, perhelatan nasional tersebut harus menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, merawat keberagaman, serta membangun kolaborasi antardaerah.

“Hari ini MTQ ada di Kota Semarang, di Jawa Tengah akan dipancarkan kedamaian ke seluruh Indonesia dan dunia,” kata Luthfi saat membuka MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Sabtu (12/9/2026).

MTQ Nasional Jadi Ruang Persatuan di Tengah Keberagaman

Luthfi menilai kehadiran para kepala daerah dan kafilah dari berbagai wilayah menunjukkan bahwa MTQ bukan kegiatan yang eksklusif.

Perbedaan latar belakang justru menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan dan kebersamaan sebagai sesama anak bangsa.

“MTQ tidak hanya milik umat Islam, tetapi menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh masyarakat di Indonesia,” ujarnya.

Pembukaan MTQ Nasional XXXI turut dihadiri 14 gubernur dan tujuh wakil gubernur dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagi Luthfi, kompetisi dalam MTQ bukanlah tujuan akhir. Seluruh peserta yang hadir telah menjadi bagian dari upaya membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.

“MTQ Nasional ini jauh dari kepentingan apa pun, termasuk dari sekadar juara. Saya meyakini bahwa seluruh peserta adalah juara karena telah membaca dan mengamalkan Al-Qur’an,” katanya.

MTQ Nasional Diproyeksikan Gerakkan Ekonomi hingga Rp1,2 Triliun

Selain membawa pesan keagamaan dan persatuan, penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi Jawa Tengah.

Luthfi menyebut perhelatan tersebut berpotensi menciptakan perputaran ekonomi hingga Rp1,2 triliun.

Pergerakan ekonomi itu berasal dari berbagai sektor, mulai UMKM, kuliner, transportasi, akomodasi hingga pariwisata.

Setiap provinsi juga membawa produk UMKM masing-masing untuk dipamerkan selama rangkaian MTQ. Kondisi tersebut membuka peluang transaksi sekaligus memperluas jejaring pemasaran antardaerah.

“MTQ Nasional ini implikasinya tidak hanya kepada UMKM di Jawa Tengah, tapi seluruh provinsi karena para gubernur membawa UMKM-nya ke tempat kita,” jelas Luthfi.

Ia pun mengajak para kafilah dan tamu dari berbagai daerah memanfaatkan kesempatan berada di Jawa Tengah untuk menikmati destinasi wisata dan kuliner lokal.

Pratikno: MTQ Bukan Sekadar Ajang Bertanding

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengapresiasi kemeriahan pembukaan MTQ Nasional XXXI.

Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi keagamaan, tetapi juga sarana membangun sumber daya manusia yang cerdas dan berakhlak.

“Ini juga ajang silaturahmi dari berbagai daerah di Indonesia. Di sini bertanding iya, tetapi paling utama saling mengenal dan bersatu,” kata Pratikno.

Menteri Agama Nasaruddin Umar juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Jawa Tengah. Selain perlombaan, MTQ Nasional XXXI diisi berbagai kegiatan pendukung, termasuk seminar yang diikuti hampir 5.000 peserta dan pameran UMKM.

“Kecintaan masyarakat Jawa Tengah dengan Al-Qur’an ini sangat besar,” ungkapnya.

Hadirkan Kaligrafi Digital dan Teknologi AI

MTQ Nasional XXXI juga membawa sejumlah pembaruan. Salah satunya penambahan cabang kaligrafi digital serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Penataan lokasi kegiatan yang lebih terkonsentrasi juga membuat rangkaian MTQ lebih mudah diakses oleh peserta maupun masyarakat.

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos berharap MTQ Nasional XXXI dapat menjadi momentum menghadirkan harmoni bagi Indonesia.

“Semoga MTQ Nasional XXXI ini membawa cahaya dan harmoni menuju Indonesia emas yang berkeadilan,” ujarnya.

Menurut Sherly, penyelenggaraan MTQ di Jawa Tengah memberikan kesan positif. Ia juga mengapresiasi keramahan masyarakat serta kuliner Jawa Tengah yang dinilainya menarik dan relatif ekonomis.

MTQ Nasional XXXI akhirnya tidak hanya meninggalkan catatan tentang persaingan di arena musabaqah. Perhelatan ini juga menjadi ruang perjumpaan masyarakat dari berbagai daerah untuk memperkuat persaudaraan, menyebarkan pesan kedamaian, sekaligus menggerakkan ekonomi.

*Ikuti media sosial kami.

Porprov XVII Jateng Digelar 25–31 Oktober 2026 di Semarang Raya
Ahmad Luthfi Resmi Tunjuk Eko Sapto Purnomo sebagai Plt Bupati Sukoharjo
Gus Yasin Dorong UIN Sunan Kudus Kembangkan Ekoteologi, Kampus Diajak Berkolaborasi Atasi Kekeringan dan Banjir
Ahmad Luthfi Dorong Ekonomi Kreatif Jadi Motor Pertumbuhan Jateng
Geliat Ekonomi Jateng Saat Lebaran 2026, UMKM Panen, Kunjungan Wisata Naik Seiring Arus Mudik
TAGGED:gerakkan ekonomimtq nasionalpesan damai dan kebersamaan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gus Yasin cukur rambut gratis saat mengunjungi bazar UMKM di MTQ Nasional Gus Yasin Cukur Rambut Gratis Saat Tinjau Bazar MTQ Nasional di Semarang
Next Article Tari kolosal ikut meriahkan pembukaan MTQ Nasional 2026 MTQ Nasional XXXI di Jateng Banjir Pujian, Meriah, Religius, dan Bikin Terpukau

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.