Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Lemhannas Kaji Potensi EBT Jawa Tengah, Dorong Kemandirian Energi Nasional
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Nasional > Lemhannas Kaji Potensi EBT Jawa Tengah, Dorong Kemandirian Energi Nasional
Nasional

Lemhannas Kaji Potensi EBT Jawa Tengah, Dorong Kemandirian Energi Nasional

Afifah Anis CH
Last updated: 8 September 2026 18:06
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Kaji EBT, Lemhanas dorong jateng kembangkan kemandirian energi
Kaji EBT, Lemhanas dorong jateng kembangkan kemandirian energi. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM – Potensi energi baru terbarukan (EBT) Jawa Tengah menjadi perhatian Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI. Pengembangan panas bumi, tenaga surya, hingga energi dari pengolahan sampah dikaji sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi daerah dan mendukung kemandirian energi nasional.

Contents
  • Jateng Punya Potensi Panas Bumi hingga Energi Surya
  • Lemhannas: Kemandirian Energi Bagian dari Ketahanan Nasional
  • Pengembangan EBT Harus Libatkan Masyarakat
  • Hasil Kajian Ditargetkan Jadi Rekomendasi Konkret

Jawa Tengah menjadi salah satu lokus Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Reguler Lemhannas (P4N) Angkatan LXX dalam kemandirian energi. Hasil studi nantinya akan diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagai bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan energi.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan kajian tersebut menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai program energi yang telah berjalan sekaligus mencari ruang pengembangan baru.

“Rekomendasi dari hasil studi tersebut akan dikembalikan kepada kami untuk menjadi bahan evaluasi secara komprehensif,” kata Luthfi seusai menerima peserta SSDN di Gedung Merah Putih, Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (8/9/2026).

Jateng Punya Potensi Panas Bumi hingga Energi Surya

Menurut Luthfi, Jawa Tengah memiliki sejumlah sumber EBT yang masih dapat dikembangkan secara optimal. Potensi tersebut meliputi energi surya, panas bumi (geothermal), serta pengolahan sampah menjadi energi. Pemerintah provinsi juga menyiapkan dukungan kebijakan melalui insentif perpajakan sesuai kewenangan daerah.

Penguatan kerja sama dengan pemerintah pusat turut dilakukan, salah satunya melalui nota kesepahaman dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Program yang sudah berjalan akan kami evaluasi. Kami menunggu rekomendasi dari Lemhannas untuk menjadi dasar pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Lemhannas: Kemandirian Energi Bagian dari Ketahanan Nasional

Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily mengatakan Jawa Tengah dipilih sebagai lokus studi karena memiliki pengalaman dalam mengembangkan berbagai sumber energi alternatif. Ketahanan dan kemandirian energi tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan listrik dan bahan bakar, tetapi juga menyangkut ketahanan nasional.

Ketergantungan terhadap energi konvensional perlu dikurangi seiring ketidakpastian geopolitik dan perubahan harga energi global. Sehingga kemandirian energi harus terus dikembangkan.

“Jawa Tengah kami pandang penting dijadikan lokus studi Lemhannas karena telah menyelenggarakan berbagai upaya untuk memperkuat kemandirain energi demi ketahanan energi nasional,” kata Ace.

Ia menilai potensi geothermal, tenaga surya, dan energi berbasis sampah di Jawa Tengah perlu dioptimalkan untuk memperkuat bauran energi nasional.

Pengembangan EBT Harus Libatkan Masyarakat

Ace mengingatkan pengembangan kemandirian energi terbarukan tidak cukup hanya mengandalkan investasi dan teknologi. Aspek sosial di sekitar lokasi proyek juga harus menjadi perhatian.

Pengembangan panas bumi, misalnya, perlu dibarengi komunikasi yang baik dengan masyarakat. Perusahaan pengelola juga didorong membangun komitmen melalui program pemberdayaan masyarakat dan tanggung jawab sosial perusahaan.

“Jangan sampai pengembangan energi hanya berbicara soal investasi dan teknologi, tetapi mengabaikan masyarakat yang berada di sekitar wilayah pengembangan,” tegasnya.

Hasil Kajian Ditargetkan Jadi Rekomendasi Konkret

Setelah menerima arahan dari Pemprov Jateng, peserta SSDN P4N Angkatan LXX akan melakukan pendalaman di sejumlah wilayah.

Perangkat daerah, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi terkait akan dilibatkan dalam proses pengumpulan informasi hingga penyusunan rekomendasi.

Ahmad Luthfi berharap kajian Lemhannas tidak berhenti sebagai dokumen akademis. Rekomendasi yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi masukan konkret dan diterapkan dalam kebijakan pengembangan energi Jawa Tengah.

“Kalian adalah masa depan negara dan bangsa,” pesan Luthfi kepada peserta SSDN P4N Angkatan LXX.

Bagi Jawa Tengah, pengembangan EBT diharapkan bukan hanya menghadirkan sumber energi alternatif, tetapi juga membangun sistem energi yang lebih mandiri, berkelanjutan, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

*Ikuti media sosial kami.

Jawa Tengah Bidik Investasi IKN, Ahmad Luthfi Dorong Kolaborasi Furnitur hingga SDM
Mandatori B50 Resmi Diluncurkan, Jawa Tengah Jadi Daerah Pertama untuk Sektor Pertanian
Mendikdasmen: Rp 29 Miliar Untuk Revitalisasi 28 Gedung Sekolah di Banjarnegara
Sejarah Baru di MTQ Nasional, Penyandang Tuli Ikut Tartil Al-Qur’an Isyarat
Layanan Jantung JKN Berubah, BPJS Kesehatan Fokus pada Hasil Kesehatan Pasien
TAGGED:energi terbarukankemandirian energiketahanan energi nasionallemhanas
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Ning Nawal saat peluncuran UMKM Keluarga atau Kapulaga di Wonosobo Ning Nawal Luncurkan Kapulaga di Wonosobo, UMKM Keluarga Didorong Naik Kelas
Next Article Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono sebut TKA SD bukan sekadar mengejar nilai akhir. Hal ini diungkapkan dalam Talkshow Sukses Tes Kemampuan Akademik (TKA) Jenjang SD TKA SD di Banyumas Tak Boleh Hanya Kejar Nilai Akhir, Ini Pesan Bupati Sadewo

Berita Terbaru

Selam
Tim Selam Banyumas Raih 8 Medali di Porprov Jateng 2026, Ini Daftar Atletnya
Banyumas Jateng
BPBD
BPBD Cilacap Salurkan 9,8 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan
Cilacap
Tiga perusahaan menyatakan minat investasi di Purbalingga melalui Business Forum 2026. Rencana usaha mencakup industri sayuran beku, perdagangan, dan cincau.
Tiga Perusahaan Lirik Investasi di Purbalingga, Siap Kembangkan Usaha di Tiga Kecamatan
Purbalingga
Peraih medali emas Porprov Jateng 2026 cabor selam
Selam Kolam Tambah Emas untuk Banjarnegara, Kini Koleksi 5 Emas di Porprov Jateng 2026
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.