Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Semarang Buka 24 Jam untuk Kafilah MTQ
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Nasional > Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Semarang Buka 24 Jam untuk Kafilah MTQ
NasionalBerita

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Bandara Ahmad Yani Semarang Buka 24 Jam untuk Kafilah MTQ

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 7 September 2026 17:56
By Adel Maulina Zulfa
5 Min Read
Share
Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada penerbangan menuju sejumlah daerah, termasuk di Bandara Ahmad Yani
Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada penerbangan menuju sejumlah daerah, termasuk di Bandara Ahmad Yani. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

KABARBANYUMASRAYA.COM –  Erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada penerbangan menuju sejumlah daerah, termasuk di Bandara Ahmad Yani. Mengantisipasi terganggunya mobilitas kafilah MTQ Nasional XXXI 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang beroperasi selama 24 jam.

Contents
  • Pemprov Jateng Siapkan Alternatif Transportasi
  • Bandara Ahmad Yani Siaga 24 Jam
  • 29 Penerbangan Ahmad Yani Dibatalkan
  • Abu Vulkanik di Jateng Masih Relatif Aman
  • BPBD Minta Warga Tetap Waspada
  • MTQ Nasional Tetap Dipersiapkan

Perpanjangan jam operasional tersebut menjadi langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya penerbangan tambahan, penerbangan tidak terjadwal, maupun pengalihan penerbangan dari bandara lain yang terdampak.

Sedikitnya kafilah dari 10 provinsi memiliki perjalanan yang berkaitan dengan Bandara Soekarno-Hatta. Mereka berasal dari Maluku Utara, Papua Tengah, Lampung, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Bangka Belitung, Maluku, dan Aceh.

Pemprov Jateng Siapkan Alternatif Transportasi

Plt Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Agung Pramono, mengatakan pemerintah telah menyiapkan sejumlah skenario jika Bandara Soekarno-Hatta masih mengalami gangguan ketika rombongan kafilah mulai berdatangan.

Jika penerbangan melalui Jakarta belum memungkinkan, perjalanan dapat dijadwalkan ulang atau dialihkan menggunakan moda transportasi lain.

“Kalau nantinya Soekarno-Hatta memang belum beroperasi, berarti mereka harus melakukan reschedule atau perubahan jadwal maupun pengalihan moda transportasi. Tetapi untuk area transportasi darat, kami siap,” kata Agung di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin (7/9/2026).

Koordinasi juga dilakukan dengan PT KAI untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan transportasi darat bagi penumpang yang sebelumnya mengandalkan penerbangan melalui Jakarta.

Bandara Ahmad Yani Siaga 24 Jam

General Manager PT Angkasa Pura Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan Bandara Ahmad Yani telah memperpanjang operasional menjadi 24 jam sejak Minggu malam. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi pengalihan penerbangan dari bandara yang terdampak erupsi.

“Kami sudah menyampaikan kepada shuttle ataupun transportasi lain yang beroperasi di wilayah Semarang untuk tetap beroperasi,” ujar Sulistyo.

Dengan kebijakan tersebut, penumpang yang tiba di Semarang tetap mendapat dukungan transportasi menuju tujuan masing-masing.

Bandara Ahmad Yani juga terus memantau jadwal perjalanan kafilah yang direncanakan menuju Jawa Tengah melalui jalur udara.

29 Penerbangan Ahmad Yani Dibatalkan

Dampak erupsi Anak Krakatau masih terasa pada aktivitas penerbangan. Hingga Senin pukul 10.00 WIB, tercatat 29 penerbangan di Bandara Ahmad Yani dibatalkan.

Rinciannya, 14 penerbangan keberangkatan dan 15 penerbangan kedatangan. Total terdapat 3.420 penumpang yang terdampak, terdiri atas 1.842 penumpang keberangkatan dan 1.578 penumpang kedatangan. Sebagian besar penerbangan yang terdampak merupakan rute dari dan menuju Jakarta.

Abu Vulkanik di Jateng Masih Relatif Aman

Di tengah gangguan penerbangan tersebut, pemantauan kondisi abu vulkanik di Jawa Tengah menunjukkan situasi yang relatif aman.

Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, mengatakan berdasarkan pemantauan Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, arah angin di lapisan bawah maupun atas mayoritas bergerak ke barat. Kondisi tersebut membuat potensi sebaran abu vulkanik ke Jawa Tengah relatif kecil.

“Secara relatif untuk Jawa Tengah potensinya aman dan hasil pemantauannya negatif,” kata Yoga.

Hasil paper test untuk mendeteksi abu vulkanik di sekitar Bandara Ahmad Yani pada 6 dan 7 September juga menunjukkan hasil negatif. Pemantauan di sejumlah wilayah lain, termasuk Tegal, Cilacap, dan Kertajati, turut menunjukkan hasil serupa.

BPBD Minta Warga Tetap Waspada

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursari Penanggungan, mengatakan hingga Senin belum ada laporan dampak erupsi Anak Krakatau yang secara signifikan mengganggu aktivitas masyarakat di Jawa Tengah.

Meski demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan. Pemerintah kabupaten dan kota diminta memastikan informasi perkembangan kondisi udara tersampaikan kepada masyarakat.

Warga juga diimbau menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan apabila menemukan debu atau asap.

MTQ Nasional Tetap Dipersiapkan

Pemprov Jawa Tengah memastikan gangguan penerbangan tidak menghentikan persiapan penyambutan kafilah MTQ Nasional.

Selain membuka operasional Bandara Ahmad Yani selama 24 jam, pemerintah menyiapkan alternatif transportasi darat untuk memastikan mobilitas peserta dari berbagai daerah tetap berjalan.

Langkah tersebut dilakukan agar agenda nasional MTQ Nasional XXXI 2026 di Jawa Tengah tetap berlangsung meski kondisi penerbangan masih dinamis akibat erupsi Anak Krakatau.

*Ikuti media sosial kami.

Harga Cabai Tembus Rp80 Ribu Jelang Ramadan 2026, Pemprov Jateng Gelontorkan Subsidi dan 308 Gerakan Pangan Murah
Layanan Jantung JKN Berubah, BPJS Kesehatan Fokus pada Hasil Kesehatan Pasien
1,7 Juta Batang Rokok Ilegal di Kebumen Diamankan Bea Cukai Cilacap
Hari Jadi ke 81, Produksi Padi Tembus 10,5 Juta Ton, Jawa Tengah Kokoh Jadi Lumbung Pangan Nasional
Dugaan Keracunan Program MBG di Kudus, Pemprov Jateng Turun Tangan Lakukan Evaluasi
TAGGED:bandara ahmad yanierupsi anak krakataumtq nasionalpenerbangan dibatalkan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Polres Banjarnegara saat menyalurkan bantuan untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih Warga Jalatunda Krisis Air Bersih, Polres Banjarnegara Salurkan Bantuan
Next Article Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (HARPELNAS) 2026, Adira Finance menghadirkan semangat melalui berbagai aktivitas apresiasi bagi pelanggan Hari Pelanggan Nasional 2026, Adira Finance Banjarnegara Tebar Promo dan Cashback

Berita Terbaru

Tiga perusahaan menyatakan minat investasi di Purbalingga melalui Business Forum 2026. Rencana usaha mencakup industri sayuran beku, perdagangan, dan cincau.
Tiga Perusahaan Lirik Investasi di Purbalingga, Siap Kembangkan Usaha di Tiga Kecamatan
Purbalingga
Peraih medali emas Porprov Jateng 2026 cabor selam
Selam Kolam Tambah Emas untuk Banjarnegara, Kini Koleksi 5 Emas di Porprov Jateng 2026
Banjarnegara
Nanda Wahyu bersama Ketua KONI Banjarnegara sukses raih emas pertama untuk Banjarnegara dari cabang selam
Selam Kolam Sumbang 4 Emas, Banjarnegara Koleksi 15 Medali di Porprov Jateng 2026
Banjarnegara
Final Football Santri 2026, ajang pembinaan sepak bola dari kalangan pesantren
Final Football Santri 2026, Dorong Pembinaan Sepak Bola dari Pesantren
Jateng
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.