Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Perkuat Layanan, Posyandu dan PAUD Jateng Lakukan Kolaborasi dengan Akademisi
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Perkuat Layanan, Posyandu dan PAUD Jateng Lakukan Kolaborasi dengan Akademisi
Jateng

Perkuat Layanan, Posyandu dan PAUD Jateng Lakukan Kolaborasi dengan Akademisi

Afifah Anis CH
Last updated: 24 Januari 2026 08:37
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Perkuat layanan Posyandu
Bunda PAUD dan Ketua TP Posyandu Jawa Tengah, menggandeng Fakultas Psikologi Undip untuk memperkuat layanan kesehatan mental. (dok. Pemprov)
SHARE

Di bawah kepemimpinan Hj Nawal Arafah Yasin, Posyandu dan PAUD Jawa Tengah terus memperluas jejaring kolaborasi demi meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Kali ini, Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip) diajak bekerja sama untuk memperkuat layanan, khususnya di bidang kesehatan mental dan tumbuh kembang anak.

Contents
  • Kesehatan Mental Jadi Kebutuhan Mendesak Layanan Masyarakat
  • Peluang Kolaborasi untuk Posyandu dan PAUD
    • Untuk Posyandu:
    • Untuk PAUD:
  • Fakultas Psikologi Undip Siap Dukung Penguatan Layanan

Langkah ini menjadi bagian dari tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dengan 44 perguruan tinggi di Jawa Tengah, termasuk Undip.

“Hari ini kita melakukan diskusi dan penjajakan kerja sama dengan Fakultas Psikologi Undip. Fokus kita adalah mengembangkan program-program di Bunda PAUD dan Posyandu,” ujar Ning Nawal, sapaan akrab Hj Nawal Arafah Yasin, usai audiensi di Ruang Rapat Fakultas Psikologi Undip Tembalang, Jumat (23/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Ning Nawal yang juga menjabat Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu sekaligus Bunda PAUD Jawa Tengah, memaparkan berbagai program unggulan serta peluang kolaborasi strategis dengan Fakultas Psikologi Undip.

Kesehatan Mental Jadi Kebutuhan Mendesak Layanan Masyarakat

Menurut Ning Nawal, kolaborasi dengan Fakultas Psikologi Undip dinilai penting karena Posyandu dan PAUD membutuhkan dukungan akademisi dan tenaga profesional, terutama dalam penguatan layanan kesehatan mental.

“Layanan kesehatan mental ini sangat relevan dengan permasalahan anak dan keluarga saat ini. Kita membutuhkan modul, peningkatan kapasitas, hingga kehadiran layanan kesehatan mental di Posyandu,” ungkap istri Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen tersebut.

Layanan kesehatan mental juga sejalan dengan inovasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Masyarakat (SPM), yang mencakup bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

Peluang Kolaborasi untuk Posyandu dan PAUD

Ning Nawal membeberkan sejumlah peluang kerja sama konkret yang dapat dijalankan bersama Fakultas Psikologi Undip, antara lain:

Untuk Posyandu:

  • Penguatan kapasitas kader
  • Penyuluhan dan rehabilitasi trauma pascabencana
  • Layanan konseling dan pemulihan psikis bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas korban kekerasan

Untuk PAUD:

  • Peningkatan kapasitas guru PAUD terkait tumbuh kembang anak
  • Edukasi kesehatan mental dan pengasuhan anak usia dini bagi orang tua
  • Pendampingan psikologis bagi anak PAUD korban kekerasan atau bullying

Hasil audiensi ini akan ditindaklanjuti melalui diskusi lanjutan hingga penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pokja Bunda PAUD dan TP Posyandu Jawa Tengah dengan Fakultas Psikologi Undip.

“Nanti kita akan melakukan asesmen terlebih dahulu secara lebih konkret, kemudian dilanjutkan diskusi lanjutan sebelum penandatanganan PKS,” jelas Ning Nawal.

Fakultas Psikologi Undip Siap Dukung Penguatan Layanan

Sementara itu, Dekan Fakultas Psikologi Undip, Prof Dian Ratna Sawitri, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung penguatan layanan kesehatan mental di Posyandu dan PAUD Jawa Tengah.

Ia berharap kerja sama ini dapat berjalan erat, khususnya dalam bidang psikologi keluarga, kesehatan mental, psikologi perkembangan, pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.

“Kami siap menerjunkan SDM profesional untuk pengembangan kapasitas guru PAUD dan kader Posyandu, penanganan anak berkebutuhan khusus, pemulihan kesehatan mental di daerah bencana, hingga pendampingan anak di day care,” ujarnya.

170 Peserta Ramaikan Triana Widodo Cup #1, Wonosobo Bidik Atlet Tenis Meja Nasional
Perajin Batik Jawa Tengah Turun 40 Persen, Nawal Yasin Siapkan Enam Strategi Regenerasi
BPJS Kesehatan Permudah Cek Status PBI JKN Lewat PASTI JKN dan Mobile JKN, Peserta Tak Perlu Khawatir Lagi
Ini Strategi Besar Jateng Siapkan Swasembada Pangan 2026
Hari Jadi Jateng ke-81 di Boyolali: Bazar Murah, Job Fair, hingga 4.500 Porsi Soto dan Nasi Tumpang
TAGGED:PAUDPosyandu
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article buka jalur penerbangan internasional untuk tarik investor untuk melakukan investasi di Jateng. Ahmad Luthfi Pacu Investasi Jateng, Buka Rute Internasional Semarang–Singapura dan Malaysia
Next Article Jateng-Jepang tak hanya sekadar tenaga kerja Kolaborasi Jateng–Jepang Tak Lagi Sekadar Kirim Tenaga Kerja
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Berita Terbaru

Reses
Reses di Cilacap, David Ishaq Aryadi Serap Aspirasi Warga dan Paparkan Program Pembangunan
Cilacap Jateng
GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.