KABARBANYUMASRAYA.COM – Dari meja pertandingan di Gedung Golkar Wonosobo, harapan melahirkan atlet tenis meja nasional mulai ditumbuhkan. Sebanyak 170 peserta mengikuti Turnamen Tenis Meja Triana Widodo Cup #1, Minggu (27/9/2026), dalam upaya memperkuat pembinaan dan membuka ruang bagi munculnya talenta muda Wonosobo.
Melalui gelaran Turnamen Tenis Meja Triana Widodo Cup #1, panitia mengharapkan akan lahir atlet tenis meja berlevel nasional dari Kabupaten Wonosobo. Turnamen dengan total hadiah mencapai Rp10 juta ini menjadi satu sarana dalam mencari dan memunculkan talenta muda tenis meja dari Kabupaten Wonosobo.
Dalam sambutannya, Wiwid mengatakan Wonosobo memiliki sejumlah pemain tenis meja potensial yang perlu mendapat ruang untuk berkembang melalui latihan dan kompetisi secara rutin.
“Dengan latihan yang gigih dan kerap digelar turnamen tenis meja, bukan tidak mungkin nanti akan lahir atlet muda tenis meja di tingkat nasional dari Wonosobo,” kata Wiwid.
170 Peserta Ikuti Tiga Kelompok Pertandingan
Turnamen Tenis Meja Triana Widodo Cup #1 diikuti 170 peserta yang terbagi dalam tiga kelompok pertandingan.
Kelompok A+ dan AB diikuti 78 peserta, sedangkan kelompok C diikuti 92 peserta. Para peserta bersaing memperebutkan gelar juara sekaligus total hadiah Rp10 juta.
Wiwid menilai potensi pemain tenis meja di Wonosobo cukup besar, termasuk dari kalangan anak-anak dan remaja.
Menurutnya, pembinaan tidak cukup hanya mengandalkan latihan. Frekuensi turnamen juga perlu ditingkatkan agar pemain memiliki pengalaman bertanding dan kesempatan mengukur kemampuan.
“Saya kira tidak cukup hanya latihan saja. Volume turnamen perlu diintensifkan lagi. Karena melalui turnamen ini, saya yakin nanti akan muncul atlet-atlet muda profesional,” ujarnya.
Ia juga mendorong klub-klub tenis meja di Wonosobo agar terus diberdayakan sebagai bagian dari pembinaan atlet.
Triana Widodo Cup Ditargetkan Jadi Agenda Tahunan
Wiwid mengatakan Turnamen Tenis Meja Triana Widodo Cup direncanakan digelar secara rutin setiap tahun.
Agenda tersebut diharapkan menjadi salah satu wadah pembinaan sekaligus membuka lebih banyak kesempatan bagi pemain muda Wonosobo untuk mengembangkan kemampuan.
Ia juga mempersilakan Gedung Golkar Wonosobo dimanfaatkan untuk kegiatan latihan maupun turnamen tenis meja.
“Saya juga berharap turnamen ini bisa berjalan aman, lancar dan sukses. Bisa melahirkan atlet muda tenis meja di Wonosobo,” pungkasnya.
Dengan kompetisi yang digelar secara berkelanjutan, pembinaan tenis meja di Wonosobo diharapkan semakin berkembang dan mampu membuka jalan bagi munculnya atlet daerah yang dapat bersaing hingga tingkat nasional.
