ANGGOTA aktif BPJS Kesehatan menjalani operasi batu empedu tanpa mengeluarkan biaya. Kisah ini menjadi bukti manfaat JKN dalam memberikan akses layanan kesehatan yang cepat, berkualitas, dan mudah melalui inovasi digital.
Rasa nyeri hebat yang sebelumnya menyerang secara tiba-tiba di tengah malam mengantarkan Marsito (60), warga Desa Sumberadi, Kecamatan Kebumen, ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Hasil pemeriksaan dokter menunjukkan ia mengalami batu empedu dan harus segera menjalani operasi. Di tengah situasi darurat tersebut, satu hal yang membuatnya tetap tenang adalah statusnya sebagai peserta aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Berkat kepesertaan BPJS Kesehatan pada program JKN, seluruh proses mulai dari pemeriksaan, tindakan operasi, rawat inap, hingga kontrol pascaoperasi dapat dijalani tanpa harus memikirkan biaya pengobatan. Pengalaman Marsito menjadi gambaran nyata bagaimana Program JKN BPJS Kesehatan memberikan perlindungan kesehatan sekaligus ketenangan bagi masyarakat saat menghadapi kondisi medis yang tidak terduga.
Operasi Batu Empedu Berjalan Lancar Tanpa Beban Biaya
Marsito menceritakan, rasa sakit yang dialaminya semakin parah sekitar pukul 01.00 WIB dini hari sehingga ia memutuskan segera menuju IGD untuk mendapatkan pertolongan medis.
Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, dokter memastikan dirinya mengalami batu empedu dan membutuhkan tindakan operasi.
“Sekitar pukul satu dini hari rasa sakitnya semakin tidak tertahankan. Saya langsung ke IGD untuk diperiksa. Setelah dilakukan pemeriksaan, dokter menyampaikan bahwa saya mengalami batu empedu dan harus menjalani operasi,” tutur Marsito.
Ia kemudian menjalani prosedur operasi laparoskopi di RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Tindakan medis berlangsung lancar dan Marsito menjalani perawatan selama beberapa hari sebelum diperbolehkan pulang.
Menurutnya, pelayanan yang diberikan tenaga kesehatan membuat proses pengobatan terasa lebih nyaman.
“Saya merasa pelayanannya sangat baik. Semua petugas melayani dengan ramah dan memberikan penjelasan yang mudah dipahami sehingga saya merasa nyaman selama dirawat,” katanya.
JKN Permudah Pengobatan hingga Kontrol Rutin
Setelah menjalani operasi, Marsito masih rutin melakukan pemeriksaan lanjutan ke dokter spesialis bedah guna memastikan proses pemulihannya berjalan optimal.
Hingga kini, ia telah menjalani dua kali kontrol dan mengaku kondisi kesehatannya terus membaik.
“Alhamdulillah sekarang sudah jauh lebih sehat. Semua proses pengobatan berjalan lancar karena adanya Program JKN,” ujarnya.
Marsito juga mengungkapkan bahwa selama menjalani rawat inap sesuai hak kelas perawatan, dirinya tidak dikenakan biaya tambahan. Seluruh obat yang dibutuhkan pun diberikan sesuai indikasi medis.
Mobile JKN Bikin Antrean Rumah Sakit Lebih Praktis
Selain manfaat pembiayaan, Marsito mengaku merasakan kemudahan melalui layanan digital Mobile JKN.
Dengan bantuan anaknya, ia memanfaatkan fitur antrean online untuk mengambil nomor layanan sebelum datang ke rumah sakit sehingga waktu tunggu menjadi lebih singkat.
“Sekarang kalau kontrol biasanya anak saya membantu mengambil antrean lewat Mobile JKN. Jadi saat datang ke rumah sakit prosesnya lebih praktis dan tidak perlu menunggu terlalu lama,” ungkapnya.
Kemudahan tersebut dinilai sangat membantu peserta, terutama pasien yang harus menjalani kontrol rutin.
BPJS Kesehatan Terus Tingkatkan Layanan Digital
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, mengatakan pihaknya terus menghadirkan berbagai inovasi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada peserta JKN.
Salah satu inovasi tersebut adalah fitur antrean online pada aplikasi Mobile JKN, yang memberikan kepastian jadwal pelayanan sekaligus mengurangi waktu tunggu di fasilitas kesehatan.
“Transformasi layanan terus kami lakukan agar peserta JKN BPJS Kesehatan memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan setara. Salah satunya melalui pemanfaatan layanan digital yang semakin mempermudah masyarakat,” kata Dina.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan status kepesertaan JKN BPJS Kesehatan tetap aktif agar manfaat program dapat digunakan kapan saja ketika dibutuhkan.
“Kami berharap masyarakat terus menjaga keaktifan kepesertaan JKN. Dengan begitu, ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, peserta dapat langsung memperoleh layanan sesuai ketentuan tanpa mengalami kendala administrasi,” ujarnya.
JKN Berikan Perlindungan Nyata bagi Masyarakat
Pengalaman Marsito menunjukkan bahwa Program Jaminan Kesehatan Nasional tidak hanya membantu masyarakat mengatasi beban biaya pengobatan, tetapi juga memastikan setiap peserta memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas, cepat, dan semakin mudah diakses.
Dengan dukungan layanan digital yang terus dikembangkan, JKN semakin memperkuat akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang merata sekaligus memberikan rasa aman saat menghadapi risiko kesehatan yang datang tanpa diduga.
*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami
