Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Pantau Langsung ke Lapangan, Gubernur Jateng Pastikan THR Buruh Cair H-7 Lebaran
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Pantau Langsung ke Lapangan, Gubernur Jateng Pastikan THR Buruh Cair H-7 Lebaran
Jateng

Pantau Langsung ke Lapangan, Gubernur Jateng Pastikan THR Buruh Cair H-7 Lebaran

Afifah Anis CH
Last updated: 11 Maret 2026 13:07
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Gubernur pastikan THR pekerja terbayar
Gubernur Ahmad Luthfi lakukan kunjungan perusahaan utuk pastikan THR pekerja dibayarkan. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah memastikan seluruh pekerja menerima Tunjangan Hari Raya (THR) tepat waktu. Bahkan, Gubernur Ahmad Luthfi turun langsung memantau perusahaan untuk memastikan hak buruh dipenuhi paling lambat tujuh hari sebelum Lebaran.

Contents
  • Ratusan Ribu Perusahaan dan Jutaan Pekerja Dipantau
  • Pemprov Jawa Tengah Buka Posko Aduan THR 24 Jam
  • PT SCI Salatiga Bayar THR Lebih Awal
  • Investasi Padat Karya Dinilai Mampu Tekan Pengangguran

Langkah tersebut dilakukan dengan mengunjungi salah satu perusahaan besar di Salatiga, yakni PT Selalu Cinta Indonesia. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pengawasan pemerintah terhadap kepatuhan perusahaan dalam membayarkan THR kepada pekerja.

Menurut Ahmad Luthfi, pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada pekerja yang kehilangan haknya menjelang Idulfitri.

“Pemerintah ingin memastikan hak buruh terkait THR diberikan maksimal H-7 Lebaran sesuai surat edaran kementerian,” ujar Ahmad Luthfi saat melakukan peninjauan.

Ratusan Ribu Perusahaan dan Jutaan Pekerja Dipantau

Pengawasan pembayaran THR di Jawa Tengah bukan perkara kecil. Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hingga 9 Maret 2026, terdapat 263.853 perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.

Rinciannya meliputi:

  • 250.074 usaha mikro
  • 5.594 usaha kecil
  • 5.326 usaha menengah
  • 2.859 usaha besar

Sementara itu, jumlah tenaga kerja yang terdata mencapai 2.506.916 orang. Dari total tersebut, sebanyak 1.047.558 pekerja laki-laki dan 1.459.358 pekerja perempuan.

Dengan jumlah perusahaan dan pekerja yang besar tersebut, pemerintah menegaskan pengawasan dilakukan secara serius agar tidak ada pelanggaran pembayaran THR menjelang Lebaran.

Pemprov Jawa Tengah Buka Posko Aduan THR 24 Jam

Untuk mengantisipasi perusahaan yang terlambat atau tidak membayarkan THR, pemerintah provinsi membuka posko layanan pengaduan THR selama 24 jam.

Posko ini dikelola oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jawa Tengah dan tersedia di kantor provinsi serta enam wilayah satuan kerja pengawasan ketenagakerjaan.

Enam wilayah pengawasan tersebut berada di:

  • Semarang
  • Surakarta
  • Pati
  • Pekalongan
  • Banyumas
  • Magelang

Selain itu, pengawasan juga melibatkan Polda Jawa Tengah melalui Desk Tenaga Kerja untuk memantau potensi permasalahan ketenagakerjaan selama periode menjelang Lebaran.

“Posko layanan aduan sudah ada sampai kabupaten/kota. Silakan buruh yang ingin melapor, layanan tersedia 24 jam,” kata Luthfi.

PT SCI Salatiga Bayar THR Lebih Awal

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur juga memberikan apresiasi kepada PT Selalu Cinta Indonesia (SCI) yang telah menyalurkan THR kepada karyawan lebih awal.

Perusahaan produsen alas kaki itu diketahui sudah membayarkan THR kepada pekerjanya sejak 5 Maret 2026, jauh sebelum batas waktu yang ditentukan pemerintah.

Menurut Luthfi, langkah tersebut menunjukkan hubungan industrial yang sehat antara perusahaan dan pekerja.

“Ini contoh hubungan industrial yang baik karena hak buruh sudah diberikan tepat waktu bahkan lebih cepat,” ujarnya.

Investasi Padat Karya Dinilai Mampu Tekan Pengangguran

Selain memastikan hak pekerja terpenuhi, Ahmad Luthfi juga menyoroti pentingnya investasi padat karya bagi perekonomian daerah.

Ia menyebut PT Selalu Cinta Indonesia sebagai contoh investasi yang berhasil menyerap banyak tenaga kerja. Pada 2016 perusahaan ini hanya mempekerjakan sekitar 1.500 pekerja, namun kini jumlahnya meningkat hingga sekitar 18.000 orang.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun terus mendorong investasi dengan menciptakan iklim usaha yang kondusif, mulai dari kepastian hukum, keamanan, hingga kemudahan perizinan.

“Kami bersama para bupati dan wali kota sepakat menjadi manajer marketing bagi daerah masing-masing agar investasi terus masuk ke Jawa Tengah,” kata Luthfi.

*Ikuti media sosial kami.

Reaktivasi PBI JK BPJS Kesehatan Kebumen, Ribuan Warga Kembali Berpeluang Aktifkan JKN
Ahmad Luthfi Arahkan Perubahan APBD Jateng 2026 untuk Jalan, Pangan hingga Keringanan Pajak
1.100 Pelari Ramaikan Friendship Run Semarang, Borobudur Marathon 2026 Kian Dekat
Jelang Mudik Lebaran 2026, 4.870 Titik Jalan Berlubang di Jawa Tengah Dituntaskan
Kabar Baik! Brebes Selatan Selangkah Lagi Jadi Kabupaten Baru, Ini Penjelasan Pemprov Jateng
TAGGED:lebaranthrthr buruh
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article pasang rambu jalur wisata dieng Jalur Wisata Dieng via Pejawaran Putus Total Akibat Longsor, Ini Rute Alternatif yang Bisa Dilalui
Next Article Wagub dihadang mahasiswa uns Wagub Jateng Taj Yasin Dihadang Mahasiswa UNS Usai Kuliah Ramadan, Pilih Dialog Terbuka

Berita Terbaru

Reses
Reses di Cilacap, David Ishaq Aryadi Serap Aspirasi Warga dan Paparkan Program Pembangunan
Cilacap Jateng
GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.