GUBERNUR Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengajak seluruh elemen buruh untuk menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah. Hal ini diungkapkan saat dialog bersama para serikat pekerja dan buruh di Jawa Tengah menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026.
Saat ini, pemerintah provinsi telah melakukan komunikasi intensif dengan berbagai serikat pekerja dan buruh guna memastikan peringatan May Day berlangsung aman dan tertib.
“Jelang May Day sudah kami lakukan komunikasi. Kami juga sudah bertemu langsung dengan perwakilan serikat pekerja dan buruh,” ujar Ahmad Luthfi.
Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya sebatas koordinasi formal, tetapi juga melalui dialog yang bersifat konstruktif. Pemerintah ingin menjadikan momentum May Day sebagai ajang kebersamaan yang membawa dampak positif.
Stabilitas Daerah Jadi Kunci Menjaga Kepercayaan Investor
Ahmad Luthfi menekankan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban menjadi faktor penting dalam menjaga iklim investasi di daerah. Oleh karena itu, keterlibatan buruh dalam menjaga suasana kondusif dinilai sangat strategis.
“Ketertiban adalah salah satu modal utama dalam mendukung investasi. Karena itu, teman-teman buruh kita gandeng untuk bersama-sama menjaga kondusivitas,” katanya.
Sebelumnya, Pemprov Jawa Tengah telah menggelar dialog bersama sekitar 78 serikat pekerja dan buruh dari berbagai daerah. Dalam pertemuan tersebut, disepakati bahwa peringatan May Day akan dilaksanakan secara desentralisasi di wilayah masing-masing dengan mengedepankan suasana damai.
May Day Diisi Kegiatan Positif dan Perkuat Solidaritas Buruh
Selain menjaga kondusivitas, gubernur juga mengimbau para buruh untuk memperkuat solidaritas di tengah dinamika global yang berdampak pada sektor ketenagakerjaan.
“Mari kita rapatkan barisan, mencermati perkembangan global dengan cara bergandengan tangan. Kita harus bersatu untuk menjaga hubungan industrial yang kondusif,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Aziz, menyebutkan bahwa koordinasi dengan berbagai elemen buruh terus dilakukan menjelang Hari Buruh.
Ia menjelaskan, peringatan tahun ini akan diisi dengan berbagai kegiatan positif seperti dialog, sarasehan, hingga jalan sehat di masing-masing daerah.
“Sudah kami koordinasikan, teman-teman buruh akan mengisi May Day dengan kegiatan konstruktif di wilayah masing-masing,” ujarnya.
*Ikuti media sosial kami.
