Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Rp5,25 Miliar Modal Usaha Disalurkan, 1.750 Pelaku UMKM Jateng Didorong Naik Kelas
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Rp5,25 Miliar Modal Usaha Disalurkan, 1.750 Pelaku UMKM Jateng Didorong Naik Kelas
Jateng

Rp5,25 Miliar Modal Usaha Disalurkan, 1.750 Pelaku UMKM Jateng Didorong Naik Kelas

Afifah Anis CH
Last updated: 25 Februari 2026 16:22
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
penyerahan bantuan modal usaha
Penterahan bantuan modal usaha pada UMKM berkat kerjasama dengan Baznas. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah kembali menggulirkan bantuan modal produktif untuk memperkuat ekonomi masyarakat. Sebanyak 1.750 mustahik di Kota Salatiga menerima suntikan modal usaha tahap II tahun 2025 dengan total nilai Rp5,25 miliar.

Contents
  • Modal Usaha Ubah Dari Mustahik Menuju Muzaki
  • RTLH, Beasiswa, hingga Pelatihan Kerja
  • Kolaborasi Tekan Kemiskinan
  • Harapan Pelaku Usaha

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis dan turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Setiap penerima memperoleh Rp3 juta yang diharapkan menjadi tambahan perputaran modal usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif.

Selain dari Salatiga, bantuan juga diberikan kepada perwakilan mustahik dari Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kabupaten Boyolali.

Modal Usaha Ubah Dari Mustahik Menuju Muzaki

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, bantuan tersebut harus menjadi stimulus agar pelaku usaha mikro berkembang dan naik kelas.

“Modal ini harus diputar. Dari mikro menjadi kecil, dari kecil menjadi menengah. Jangan stagnan,” tegasnya.

Ketua Baznas Jateng, Ahmad Darodji, menjelaskan program ini dirancang sebagai pengungkit kemandirian ekonomi umat. Para penerima tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga pendampingan agar usaha mereka tumbuh berkelanjutan.

“Harapannya, mustahik bisa bertransformasi menjadi muzaki. Jadi bantuan ini benar-benar produktif,” ujarnya.

Pada 2026, Baznas Jateng menargetkan penyaluran modal usaha kepada 3.500 mustahik. Selain itu, akan ada tambahan 1.500 paket bantuan dari Baznas RI untuk mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.

RTLH, Beasiswa, hingga Pelatihan Kerja

Tak hanya fokus pada modal usaha, Baznas Jateng juga menjalankan sejumlah program sosial lainnya. Untuk 2026, direncanakan rehabilitasi 750 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan total anggaran Rp15 miliar, bekerja sama dengan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah.

Secara kumulatif, bantuan RTLH yang telah disalurkan mencapai 2.874 unit dengan nilai sekitar Rp47,015 miliar.

Di sektor pendidikan, Baznas Jateng telah menyalurkan beasiswa kepada 4.434 mahasiswa di 15 perguruan tinggi dengan total Rp15,88 miliar. Sementara beasiswa bagi 96.042 siswa SMA/SMK/SLB melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) mencapai Rp31,6 miliar.

Program pemberdayaan juga diperkuat melalui 21 jenis pelatihan kerja yang telah diikuti 13.816 peserta guna meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja.

Kolaborasi Tekan Kemiskinan

Ahmad Luthfi menegaskan, pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara terpadu, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga pemberdayaan ekonomi produktif.

Di Jawa Tengah, terdapat sekitar 4,2 juta pelaku usaha mikro yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Dengan dukungan modal dan pendampingan, sektor ini diharapkan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

Berkat kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan Baznas, angka kemiskinan di Jawa Tengah disebut turun dari 9,48 persen menjadi 9,39 persen. Pertumbuhan ekonomi triwulan IV 2025 juga tercatat 5,37 persen, melampaui rata-rata nasional.

“Kita keroyok kemiskinan dari desa sampai provinsi. Tidak boleh ada yang terus berada di kategori miskin atau miskin ekstrem,” tandasnya.

Harapan Pelaku Usaha

Salah satu penerima bantuan, Kholidah, pedagang bubur asal Salatiga, mengaku bersyukur atas tambahan modal tersebut. Ia berharap usahanya semakin berkembang dan suatu saat dapat membantu orang lain.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti untuk tambahan modal. Semoga usaha saya makin maju,” ujarnya.

Melalui penguatan zakat produktif ini, Pemprov Jawa Tengah berharap semakin banyak pelaku usaha mikro yang mandiri, berdaya saing, dan berkontribusi nyata terhadap penurunan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

Gebyar 1 Muharram Jepara Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Ikut Pawai Obor
Satpol PP hingga Damkar Diminta Humanis Layani Warga, Sekda Jateng: Kedepankan Dialog dan Persuasi
Kabar Baik! Pertamina Jamin Stok BBM di Jawa Tengah dan DIY Aman, Distribusi Tetap Lancar
Pemprov Jateng Luncurkan Modul PAUD EMAS, Gandeng Psikolog Undip Cegah Bullying Anak
Manfaat Nyata BPJS Kesehatan, Operasi Batu Empedu Gratis Berkat JKN
TAGGED:baznasmodal usahaumkm naik kelas
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Jalur wisata Dua Jalur Strategis Diresmikan Gubernur, Konektivitas Ekonomi dan Wisata Jateng Makin Kuat
Next Article Bea Cukai amankan kratom 90,2 Ton Kratom Senilai Hampir Rp 5 Miliar Berhasil Digagalkan Bea Cukai di Tanjung Emas

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.