Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Dua Embung Berkapasitas 68 Ribu Meter Kubik Diresmikan di Blora, Jateng Bidik Produksi 10 Juta Ton Padi
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Dua Embung Berkapasitas 68 Ribu Meter Kubik Diresmikan di Blora, Jateng Bidik Produksi 10 Juta Ton Padi
Jateng

Dua Embung Berkapasitas 68 Ribu Meter Kubik Diresmikan di Blora, Jateng Bidik Produksi 10 Juta Ton Padi

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 3 Maret 2026 15:57
By Adel Maulina Zulfa
3 Min Read
Share
peresmian embung
Gubernur Jateng dalam peresmian dua embung di Kabupaten Blora untuk dukung pertanian. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

TARGET peningkatan padi di Jawa Tengah bukan isapan jempol belaka, upaya ini dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan pembangunan embung untuk memacu peningkatan produksi padi menuju target 9,5–10,5 juta ton pada 2026.

Contents
  • Strategi Jateng Kejar Target 10 Juta Ton Padi 2026
  • Petani Blora Optimistis Tingkatkan Intensitas Tanam

Embung menjadi salah satu strategi kunci dalam mencapai target produktifitas panen padi, sebab embung akan menjadi sebagai sumber irigasi dan cadangan air baku di sentra pertanian.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan dua lokasi yang diresmikan yakni ada di Karangjati di Dukuh Nglawiyan, Kelurahan Karangjati, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora. Infrastruktur air tersebut diproyeksikan mampu mengairi sekitar 40 hektare lahan sawah sekaligus membuka peluang panen hingga tiga kali dalam setahun.

Di Karangjati terdiri atas wilayah Utara dan wilayah Selatan dengan total kapasitas tampung hampir 68 ribu meter kubik. Yang berada di Utara memiliki volume sekitar 18.678 meter kubik dengan dimensi 78 x 68 meter, sedangkan di Selatan berkapasitas 49.320 meter kubik dengan ukuran 138 x 93 meter.

Proyek senilai Rp8,5 miliar ini dirancang untuk memperkuat sistem irigasi pertanian, memastikan ketersediaan air saat musim kemarau, sekaligus menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekitar.

“Embung ini bisa menghidupi 40 hektare lahan dan memungkinkan sampai tiga kali panen. Ini juga menggerakkan UMKM dan bisa menjadi roadmap untuk daerah lain,” ujar Luthfi.

Strategi Jateng Kejar Target 10 Juta Ton Padi 2026

Pembangunan embung menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Jawa Tengah dalam meningkatkan produktivitas pertanian dan memperkuat ketahanan pangan daerah.

Sepanjang 2025, Pemprov Jateng telah membangun sekitar 10 embung dengan total anggaran Rp43 miliar yang tersebar di 35 kabupaten/kota. Program tersebut akan diperluas pada 2026 untuk mempercepat pencapaian target produksi padi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor pertanian.

Menurut Luthfi, keberadaan embung bukan hanya soal infrastruktur air, tetapi instrumen penting untuk mengaktifkan ekonomi rakyat di pedesaan. Dengan jaminan ketersediaan air, petani memiliki kepastian masa tanam dan dapat meningkatkan intensitas produksi.

Petani Blora Optimistis Tingkatkan Intensitas Tanam

Bupati Blora, Arief Rohman, menyampaikan apresiasi atas pembangunan embung yang telah lama dinantikan kelompok tani sejak 2017. Ia meyakini infrastruktur tersebut akan berdampak langsung terhadap peningkatan produksi padi di wilayahnya.

Sementara itu, perwakilan Kelompok Tani Sidodadi, Karyono, menilai embung menjadi solusi atas keterbatasan air yang selama ini hanya mengandalkan sistem tadah hujan. Kondisi tersebut membuat petani umumnya hanya dapat menanam padi satu kali dalam setahun.

Dengan tersedianya cadangan air yang memadai, petani kini optimistis dapat menerapkan pola tanam tiga kali setahun, seperti padi–padi–hortikultura atau padi–padi–tembakau, tanpa khawatir kekurangan pasokan air saat musim kering.

Tambahan infrastruktur air ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas pertanian secara signifikan, mempercepat capaian target 10 juta ton padi pada 2026, sekaligus memperkuat kontribusi Jawa Tengah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

*Baca media group Kami.

Ahmad Luthfi Targetkan Tenis Meja Jateng Bangkit, PTMSI Diminta Cetak Atlet Juara
Ekonomi Jateng Melonjak 5,37 Persen, Kemiskinan Turun di Tahun Pertama Kepemimpinan
Aroma Kopi Lereng Muria Mendunia, Dari UMKM Kudus Tembus Pasar Internasional
Gas Jateng! Beri Diskon Pajak Kendaraan 5 Persen, Berlaku untuk Pajak Berjalan dan Tunggakan
Tergerak Perjuangan Guru Muchtar, Sekda Jateng Telusuri Perjalanan Panjang ke Sekolah Terluar Cilacap
TAGGED:embungpanen padipenampung aorpertanian
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article peresmian dua infrastruktur penting Infrastruktur Rp35 Miliar Perkuat Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Wilayah Selatan–Timur Jateng
Next Article Rapat koordinasi arus mudik Wagub Taj Yasin Pastikan Jateng Siap Jadi Jalur Utama Arus Mudik 2026

Berita Terbaru

Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 berakhir dengan 42 klub dan 993 pemain. Simak daftar juara Liga 1, Liga 2, Liga 3, top scorer, dan pemain terbaik.
Liga Askab PSSI Purbalingga 2026 Tuntas, Diikuti 993 Pemain dan 42 Klub
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.