Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Dipuji Presiden Prabowo, Gubernur Ahmad Luthfi Pacu Swasembada Pangan Jateng 2026
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Dipuji Presiden Prabowo, Gubernur Ahmad Luthfi Pacu Swasembada Pangan Jateng 2026
JatengNasional

Dipuji Presiden Prabowo, Gubernur Ahmad Luthfi Pacu Swasembada Pangan Jateng 2026

Afifah Anis CH
Last updated: 30 Januari 2026 14:02
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Jateng jadi lumbung swasembada pangan nasional
Sektor pangan Jawa Tengah mendapat apresiasi Presiden Prabowo. Gubernur Ahmad Luthfi mempercepat target swasembada pangan 2026. (dok. Pemprov)
SHARE

APRESIASI Presiden Prabowo Subianto terhadap kinerja sektor pangan Jawa Tengah menjadi pemacu Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempercepat target swasembada pangan pada 2026. Percepatan ini dinilai krusial, mengingat posisi strategis Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

Contents
  • Target Swasembada Pangan Produksi Digenjot
  • Collaborative Government Jadi Kunci Swasembada Pangan
  • Menko Pangan: Jawa Tengah Kerap Dapat Apresiasi Presiden
  • Muhammadiyah Tegaskan Dakwah dan Pembangunan Harus Sejalan

Komitmen tersebut ditegaskan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di hadapan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, saat pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) II Lembaga Dakwah Komunitas (LDK) PP Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Kamis (29/1/2026) malam.

“Kami menargetkan Jawa Tengah mampu mencapai swasembada pangan sekaligus memperkuat perannya sebagai penyangga pangan nasional. Untuk itu, dukungan pemerintah pusat sangat kami butuhkan agar akselerasi bisa dimulai sejak tahun ini,” ujar Ahmad Luthfi.

Target Swasembada Pangan Produksi Digenjot

Ahmad Luthfi memaparkan, untuk mendukung swasembada pangan, pada 2025 pemerintah pusat menetapkan target produksi padi Jawa Tengah sebesar 11 juta ton, dengan realisasi hingga akhir tahun mencapai sekitar 9,5 juta ton.

Untuk mengejar target swasembada pangan 2026, Pemprov Jateng telah menyiapkan langkah strategis melalui komitmen bersama seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah guna meningkatkan produksi padi menjadi sekitar 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG).

Tak hanya padi, peningkatan produktivitas juga diarahkan pada komoditas pangan lain seperti jagung, sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan daerah secara menyeluruh.

Collaborative Government Jadi Kunci Swasembada Pangan

Menurut Ahmad Luthfi, swasembada pangan tidak bisa dicapai secara parsial. Ia menekankan pentingnya collaborative government, dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.

“Kita gandeng semua pihak untuk bekerja bersama. Organisasi kemasyarakatan kami jadikan mitra strategis dalam pembangunan dan peningkatan produktivitas pangan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga menitipkan pesan kepada Lembaga Dakwah Komunitas PP Muhammadiyah agar turut berperan aktif dalam pembangunan dan menyampaikan pesan kesejahteraan kepada masyarakat.

“Sampaikan kepada masyarakat bahwa negara hadir untuk menyejahterakan rakyat. Apa yang telah dilakukan ulama dan umara perlu dikomunikasikan dengan baik,” ujarnya.

Menko Pangan: Jawa Tengah Kerap Dapat Apresiasi Presiden

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, capaian sektor pangan Jawa Tengah kerap ia laporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dan selalu mendapat apresiasi.

Ia menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan prioritas nasional. Pada 2025, produksi beras nasional tercatat surplus sekitar 4 juta ton, sehingga Indonesia tidak lagi melakukan impor beras. Kondisi ini berbanding terbalik dengan 2024, saat impor beras mencapai sekitar 4,2 juta ton.

“Kalau dikerjakan konsisten dan serius, swasembada pangan bisa dicapai. Tahun 2025 kita tidak impor beras, dan 2026 diharapkan bisa dipertahankan. Begitu juga jagung, nilai tukar petani juga meningkat,” ujarnya.

Muhammadiyah Tegaskan Dakwah dan Pembangunan Harus Sejalan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan bahwa pesan Gubernur Ahmad Luthfi selaras dengan spirit dasar Muhammadiyah yang diwariskan KH Ahmad Dahlan.

Menurutnya, sejak awal Muhammadiyah hadir untuk kemaslahatan umat melalui pendidikan, layanan kesehatan, sosial, hingga penanggulangan bencana.

“Kiai Dahlan meletakkan dasar dakwah yang inklusif dan menyentuh persoalan sosial. Apa yang kita lakukan hari ini adalah melanjutkan spirit itu di tengah dinamika Indonesia yang beragam,” kata Haedar.

*Ikuti media sosial kami.

Gubernur Siapkan Pariwisata dan Ekonomi Syariah Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi 2027
45 Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional II Jateng Lulus, Pemprov Minta Inovasi Tak Berhenti
Dialog Intensif dengan Serikat Pekerja, May Day Diarahkan Lebih Produktif
Taj Yasin Sebut Haul Al Marom Jadi Penggerak Ekonomi, Pedagang Panen Rezeki
Resmi Berseragam Singo Edan, Ilham Rio Fahmi Dipinjam Arema FC hingga Akhir Musim
TAGGED:swasembada pangan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article KDMP Sumarno Warning Sekda se-Jateng: KDMP Jangan Bernasib Seperti KUD yang Tumbang
Next Article penemuan mayat balita Bikin Geger, Balita 4 Tahun yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

Berita Terbaru

GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.