Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Dorong Perbankan Perkuat Ekonomi Umat, Wagub Jateng Luncurkan Gerakan Wakaf Sosial
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Dorong Perbankan Perkuat Ekonomi Umat, Wagub Jateng Luncurkan Gerakan Wakaf Sosial
Jateng

Dorong Perbankan Perkuat Ekonomi Umat, Wagub Jateng Luncurkan Gerakan Wakaf Sosial

Afifah Anis CH
Last updated: 12 Maret 2026 16:11
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Gerakan wakaf sosial
Peluncuran wakaf sosial oleh wakil gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. (dok. Pemprov)
SHARE

WAKIL Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mendorong penguatan gerakan wakaf sosial sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi umat.

Contents
  • Wakaf Sosial Didorong untuk Program Air Bersih hingga Ambulans
  • Potensi Filantropi Islam di Jawa Tengah Sangat Besar
  • Program Wakaf Sosial BI Hadirkan Tiga Inisiatif Utama
  • Bantuan Sosial untuk Panti Asuhan di Jawa Tengah

Ajakan tersebut disampaikan saat peluncuran program wakaf sosial yang diinisiasi oleh Badan Musyawarah Perbankan Daerah bersama Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah dan Dompet Dhuafa.

Kegiatan yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah di Semarang pada Rabu (11/3/2026) tersebut juga menjadi bagian dari peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah.

Wakaf Sosial Didorong untuk Program Air Bersih hingga Ambulans

Dalam sambutannya, Wagub Taj Yasin menjelaskan bahwa wakaf sosial merupakan inovasi filantropi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui skema tersebut, dana wakaf dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Wakaf sosial ini bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sosial keagamaan seperti pembangunan sumber air bersih, pengadaan ambulans, hingga renovasi masjid,” ujarnya.

Menurutnya, gerakan wakaf perlu terus diperluas agar menjadi amal jariyah yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan umat.

Potensi Filantropi Islam di Jawa Tengah Sangat Besar

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mendorong penguatan wakaf uang melalui Badan Wakaf Indonesia (BWI) Jawa Tengah.

Program ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah provinsi.

Gus Yasin menilai potensi filantropi Islam di Jawa Tengah sangat besar. Salah satu indikatornya adalah kinerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah yang dinilai menjadi salah satu rujukan nasional dalam pengelolaan zakat.

Selama hampir satu dekade terakhir, ASN di lingkungan Pemprov Jawa Tengah secara konsisten menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas.

“Setiap bulan dana yang terkumpul dari ASN di lingkungan Pemprov Jawa Tengah bisa mencapai sekitar Rp8 miliar,” katanya.

Dana tersebut kemudian disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima zakat atau mustahik di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Program Wakaf Sosial BI Hadirkan Tiga Inisiatif Utama

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua BMPD Jateng-Semarang, Mohamad Noor Nugroho, menjelaskan bahwa program wakaf sosial merupakan bentuk sinergi antara Bank Indonesia dan Dompet Dhuafa dalam memperluas manfaat wakaf bagi masyarakat.

Bantuan Sosial untuk Panti Asuhan di Jawa Tengah

Rangkaian kegiatan peluncuran wakaf sosial diawali dengan salat tarawih berjamaah.

Dalam kesempatan tersebut, BMPD Jateng-Semarang bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia juga menyalurkan bantuan sosial kepada sejumlah lembaga sosial di Jawa Tengah. Total bantuan sosial yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp70 juta.

Beberapa penerima bantuan di antaranya Panti Asuhan Sunan Gresik Al Bukhori, Panti Asuhan Dar Attaqwa Wadda’wah, Panti Sosial Anak Asuh Sunan Drajat, Panti Asuhan Anak Asuh Sunan Kalijaga, Panti Asuhan Al-Amanah, serta Special Olympics Indonesia Jawa Tengah.

*Ikuti media sosial kami.

Ribuan ASN Padati Alun-alun Pati, Fun Run 5K Jadi Aksi Solidaritas untuk Korban Bencana
Wagub Taj Yasin Pastikan Jateng Siap Jadi Jalur Utama Arus Mudik 2026
Sekda Jateng Ajak ASN Ramaikan MTQ Nasional XXXI, Digelar 11-19 September 2026
Belajar dari DIY, PKA VII Jateng Dorong Digitalisasi Pariwisata dan Desa Wisata
Tetap Kuliah di Tengah Kekhawatiran Pascagempa, 224 Mahasiswa NTT Dapat Bantuan Kos
TAGGED:perkuat ekonomi umatwakaf sosial
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Gelar pasukan operasi ketupat candi Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, 680 Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran di Banjarnegara
Next Article Warga berburu baju lebaran gratis dan sembako gratis dari PT IP PLN Indonesia Power UBP Mrica Bagikan 480 Paket Sembako Gratis dan Baju Gratis untuk Warga Jelang Lebaran

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.