Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Dua Jalur Strategis Diresmikan Gubernur, Konektivitas Ekonomi dan Wisata Jateng Makin Kuat
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Dua Jalur Strategis Diresmikan Gubernur, Konektivitas Ekonomi dan Wisata Jateng Makin Kuat
BanjarnegaraJateng

Dua Jalur Strategis Diresmikan Gubernur, Konektivitas Ekonomi dan Wisata Jateng Makin Kuat

Afifah Anis CH
Last updated: 25 Februari 2026 16:05
By Afifah Anis CH
3 Min Read
Share
Jalur wisata
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan ruas Parakan–Temanggung–Patean–Kendal dan Wonosobo–Dieng–Banjarnegara senilai Rp25 miliar lebih untuk mendukung wisata Dieng dan arus mudik Lebaran 2026. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

GUBERNUR Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meresmikan dua paket preservasi jalan provinsi yang menghubungkan kawasan strategis serta dapat meningkatkan konektvitas ekonomi dan wisata di wilayahnya. Kedua ruas tersebut yakni Parakan–Temanggung–Patean–Kendal dan Wonosobo–Dieng–Banjarnegara.

Contents
  • Anggaran Lebih dari Rp25 Miliar untuk Dua Ruas Vital
  • Dukung Wisata Dieng dan Distribusi Hasil Pertanian
  • Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
  • Apresiasi Pemerintah Desa

Peresmian dipusatkan di Balai Desa Ngadirejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung. Infrastruktur yang telah ditingkatkan ini diproyeksikan memperkuat konektivitas ekonomi antarwilayah sekaligus menopang sektor pariwisata menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Anggaran Lebih dari Rp25 Miliar untuk Dua Ruas Vital

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelontorkan anggaran lebih dari Rp25 miliar untuk peningkatan kualitas dua jalur tersebut.

Rinciannya:

  • Ruas Parakan–Patean sepanjang 4 kilometer dengan nilai Rp15,29 miliar.
  • Ruas Wonosobo–Dieng sepanjang 3,925 kilometer dengan nilai Rp9,75 miliar.

Pekerjaan dilaksanakan sejak Juli hingga Desember 2025, meliputi pelapisan ulang (overlay) dua lapis serta penguatan bahu jalan guna meningkatkan daya tahan konstruksi dan keselamatan pengguna.

Menurut Ahmad Luthfi, proyek ini menjadi bagian dari komitmen pemprov dalam memantapkan total 2.440,12 kilometer jalan provinsi di Jawa Tengah.

“Infrastruktur jalan ini sudah kita anggarkan pada 2025 dan mayoritas rampung pada Desember. Ini bentuk komitmen menghadirkan jalan provinsi yang aman dan layak,” ujarnya.

Dukung Wisata Dieng dan Distribusi Hasil Pertanian

Ruas Wonosobo–Dieng Banjarnegara memiliki peran penting sebagai akses utama menuju kawasan wisata dataran tinggi Dieng di Kabupaten Wonosobo. Sementara itu, jalur Parakan–Patean menjadi penghubung vital distribusi hasil pertanian dari wilayah hulu menuju pusat ekonomi hingga ke Kabupaten Kendal.

Gubernur menegaskan, peningkatan kualitas jalan provinsi bukan semata urusan konektivitas, melainkan juga bagian dari pelayanan dasar kepada masyarakat dan pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Jalan provinsi harus menjamin keselamatan lalu lintas, memperlancar ekonomi kabupaten/kota, serta mendukung swasembada pangan,” katanya.

Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Jawa Tengah dikenal sebagai simpul utama arus mudik nasional. Karena itu, kesiapan infrastruktur menjadi faktor krusial untuk menekan potensi kemacetan maupun kecelakaan.

Ahmad Luthfi meminta seluruh jajaran terkait memastikan kondisi jalan provinsi maupun kabupaten/kota dalam keadaan optimal menjelang Lebaran 2026.

“Jawa Tengah adalah pusat arus mudik. Pastikan semua jalan dalam kondisi mantap dan tidak menimbulkan keluhan masyarakat,” katanya.

Apresiasi Pemerintah Desa

Kepala Desa Ngadirejo, Muhammad Abdillah Al Kafi, mengapresiasi peningkatan ruas Parakan–Patean yang dinilai sangat membantu mobilitas warga dan aktivitas ekonomi harian.

Sebelumnya, saat proyek masih berlangsung, Gubernur Ahmad Luthfi bersama Bupati Temanggung Agus Setyawan sempat meninjau langsung lokasi pengerjaan sebagai bentuk pengawasan lapangan.

Dengan rampungnya dua jalur strategis ini, konektivitas antarwilayah di Jawa Tengah semakin solid. Selain memperlancar arus barang dan orang, infrastruktur yang lebih mantap diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mendongkrak kunjungan wisata, khususnya ke kawasan Dieng.

*Anda bisa lihat info lain di Instagram kami.

Ricuh di Akhir Konser Musik Extravaganza HUT ke-455 Banjarnegara, Penonton Saling Lempar Botol
Sapu Serabut Kelapa Asal Desa Masaran Banjarnegara Tembus Pasar Luar Negeri
Porprov Jateng 2026 Siap Digelar, 10.528 Atlet Bertarung di 59 Cabor, 830 Nomor Pertandingan
UBP Mrica Jadi Role Model Pembangkit EBT Berkelanjutan, Perkuat Komitmen Energi Bersih
Komite II DPD RI Kagum Terobosan Jawa Tengah di Sektor Pertanian dan Ketahanan Pangan
TAGGED:akses ekonomijalur wisatawisata dieng
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Tarling Ramadan Banjarnegara Wabup Wakhid: Tarling Ramadan Jadi Momentum Pimpinan “Sowan” ke Juragan
Next Article penyerahan bantuan modal usaha Rp5,25 Miliar Modal Usaha Disalurkan, 1.750 Pelaku UMKM Jateng Didorong Naik Kelas

Berita Terbaru

Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Peresmian sumur permanen di Desa Kaliajir menjadi satu solusi dalam penanganan krisis air bersih di desa tersebut.
Atasi Kekeringan, Polres Banjarnegara Resmikan Sumur Air Bersih di Desa Kaliajir
Banjarnegara
Program Peduli Kasih, Polres Banjarnegara memberikan bantuan seragam, topi, dan sepatu kepada siswa di Purwanegara sekaligus mendorong pendidikan dan perlindungan anak.
Polres Banjarnegara Bantu Seragam dan Sepatu Sekolah untuk Siswa di Purwanegara
Banjarnegara
Sebanyak 26 ton briket arang tempurung kelapa dari Purbalingga dikirim ke Yordania. Pemkab mendorong pelaku usaha lokal memperluas pasar ekspor.
Briket Purbalingga Tembus Pasar Yordania, Pemkab Siapkan Dukungan Ekspor
Purbalingga
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.