Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Sumarno Warning Sekda se-Jateng: KDMP Jangan Bernasib Seperti KUD yang Tumbang
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Sumarno Warning Sekda se-Jateng: KDMP Jangan Bernasib Seperti KUD yang Tumbang
JatengNasional

Sumarno Warning Sekda se-Jateng: KDMP Jangan Bernasib Seperti KUD yang Tumbang

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 30 Januari 2026 13:33
By Adel Maulina Zulfa
3 Min Read
Share
KDMP
Sekda Jateng ingatkan KDMP jangan sampai seperti KUD di masa lalu. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

SEKRETARIS Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat akar rumput. Namun, potensi tersebut hanya akan terwujud jika koperasi dikelola secara profesional, transparan, dan benar-benar berpihak kepada anggota.

Contents
  • Ribuan KDMP Sudah Berbadan Hukum, Potensi Ekonomi Desa Menggeliat
  • Forsesdasi Jadi Forum Strategis Satukan Persepsi Para Sekda
  • KDMP Ditarget Jadi Pilar Ekonomi Rakyat yang Berkelanjutan

Peringatan itu disampaikan Sumarno saat Rapat Koordinasi Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah Jawa Tengah di Hotel Bahari Inn, Kota Tegal, Kamis (29/1/2026) malam.

“KDMP harus jadi perhatian serius. Jangan sampai mengulang pengalaman pahit Koperasi Unit Desa (KUD) dulu yang banyak rontok karena persoalan manajemen,” katanya.

Ribuan KDMP Sudah Berbadan Hukum, Potensi Ekonomi Desa Menggeliat

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah per Oktober 2025, tercatat 8.523 unit Koperasi Merah Putih telah berbadan hukum. Dari jumlah tersebut, 3.891 koperasi sudah aktif beroperasi dengan total anggota mencapai 136.112 orang.

Menurut Sumarno, angka ini mencerminkan modal sosial dan ekonomi yang sangat besar. Namun tanpa tata kelola yang sehat, koperasi justru berisiko kehilangan kepercayaan anggota.

“Jumlahnya besar, potensinya besar. Tapi kalau tidak dikelola dengan baik, justru bisa jadi masalah,” ujarnya.

Forsesdasi Jadi Forum Strategis Satukan Persepsi Para Sekda

Sumarno menegaskan, forum Forsesdasi tidak sekadar agenda seremonial, melainkan ruang strategis untuk menyatukan persepsi dan memperkuat koordinasi antarsekda yang memiliki tanggung jawab serupa dalam mengawal pemerintahan daerah.

“Kegiatan ini yang utama adalah silaturahmi. Kita berkumpul karena tanggung jawab kita yang sama sebagai sekda,” katanya.

Ia juga menyoroti pentingnya kesiapan daerah menghadapi tantangan pengelolaan keuangan, khususnya di tengah dinamika dan penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat ke daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Sumarno mengingatkan para Sekda kabupaten/kota untuk menjaga hubungan kerja yang harmonis dengan kepala daerah. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan kesamaan frekuensi menjadi kunci stabilitas pemerintahan.

Pandangan serupa disampaikan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan saling mengingatkan antara kepala daerah dan sekda.

“Yang penting kepala daerah dan sekda satu frekuensi. Kalau tidak pas, saling mengingatkan supaya kebijakan bisa berjalan dengan baik,” ujar Dedy.

KDMP Ditarget Jadi Pilar Ekonomi Rakyat yang Berkelanjutan

Melalui penguatan tata kelola KDMP serta sinergi antarpemangku kebijakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap koperasi desa benar-benar tumbuh sebagai pilar ekonomi rakyat yang berkelanjutan.

KDMP diharapkan tidak berhenti sebagai program administratif atau seremonial, tetapi mampu menghadirkan manfaat nyata bagi anggota, memperkuat ekonomi desa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

*Ikuti media sosial kami.

Pemprov Jateng Gratiskan Bea Balik Nama Kendaraan Bekas
Jadi Lumbung Pangan, Komitmen Jaga Lahan Sawah Dilindungi di Tengah Tekanan Investasi
Cuaca Ekstrem Belum Usai, Warga Diminta Siaga, 54 Bencana Terjang Jateng dalam Sebulan
Jalan Kaki, Perjalanan 50 Biksu Lintas Negara Menuju Borobudur Warnai Waisak 2026
Gubernur Jateng Minta ASN Tak Kendur Usai Libur Lebaran, Pelayanan Publik Harus Lebih Responsif
TAGGED:kdmp
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Lismadi, Kades Nyentrik Lismadi, Kades Nyentrik Kutayasa: Senyum Jadi Kekuatan Memimpin
Next Article Jateng jadi lumbung swasembada pangan nasional Dipuji Presiden Prabowo, Gubernur Ahmad Luthfi Pacu Swasembada Pangan Jateng 2026

Berita Terbaru

Hari Santri Nasional 22 Oktober: Kisah Resolusi Jihad yang Menggerakkan Perjuangan Kemerdekaan
Mengapa 22 Oktober Jadi Hari Santri Nasional? Ini Sejarah dan Peran Santri
Berita Nasional
Purbalingga memperoleh kuota 200 peserta SMK Go Global 2027 untuk pelatihan pengelasan, caregiver, dan hospitality guna membuka peluang kerja luar negeri.
Purbalingga Dapat Kuota 200 Peserta SMK Go Global 2027, Ini Rincian Jurusannya
Purbalingga
KPU Banjarnegara saat menggelar ruang konsultasi publik
KPU Banjarnegara Buka Ruang Kritik Publik, Evaluasi Layanan Pendidikan Pemilih
Banjarnegara
Peringatan Hari Santri di Kabupaten Banjarnegara
Hari Santri 2026, Santri Banjarnegara Didorong Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.