Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Cuaca Ekstrem Belum Usai, Warga Diminta Siaga, 54 Bencana Terjang Jateng dalam Sebulan
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Jateng > Cuaca Ekstrem Belum Usai, Warga Diminta Siaga, 54 Bencana Terjang Jateng dalam Sebulan
Jateng

Cuaca Ekstrem Belum Usai, Warga Diminta Siaga, 54 Bencana Terjang Jateng dalam Sebulan

Afifah Anis CH
Last updated: 3 Februari 2026 14:52
By Afifah Anis CH
4 Min Read
Share
Gubernur saat meninjau lokasi bencana
Gubernur Jateng saat melakukan peninjauan ke lokasi bencana di Kabupaten Purbalingga. (dok. Pemprov Jateng)
SHARE

POTENSI hujan lebat masih membayangi Jawa Tengah dalam beberapa pekan ke depan. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menyusul lonjakan bencana hidrometeorologi yang terjadi sepanjang Januari 2026.

Contents
  • Dampak Bencana Meluas, Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi
  • Pemprov Jateng Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana
  • Akses Logistik Dipulihkan, Pompa Banjir Dioptimalkan
  • Rehabilitasi Infrastruktur dan Trauma Healing Disiapkan
  • Warga Diminta Aktif Lapor Darurat, Ini Kanal Resminya
    • Kanal pengaduan resmi yang dapat dihubungi:
  • BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga 9 Februari

Berdasarkan data BPBD Jawa Tengah, tercatat 45 kejadian bencana terjadi dalam periode 1–25 Januari 2026. Jenis bencana yang mendominasi antara lain banjir, tanah longsor, kebakaran, serta cuaca ekstrem yang melanda berbagai kabupaten/kota.

Dampak Bencana Meluas, Ribuan Warga Terpaksa Mengungsi

Adanya seragkaian bencanayang menerjang sejumlah wilayah di Jawa Rengah ini membawa dampak besar bagi masyarakat. Bahkan, mendasar dari catatan BPBD Jateng, dampak dari bencana tersebut menyebabkan,

  • 7 orang meninggal dunia
  • 5 orang mengalami luka-luka
  • 9.729 warga mengungsi
  • 308.108 jiwa terdampak

Tak hanya korban jiwa dan pengungsian, bencana juga merusak rumah tinggal, fasilitas umum, serta lahan pertanian dan perikanan, yang berpotensi memengaruhi ketahanan pangan di sejumlah daerah.

Pemprov Jateng Gerak Cepat Tangani Dampak Bencana

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menegaskan bahwa pemerintah provinsi bergerak cepat merespons situasi darurat. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari rekayasa cuaca, percepatan distribusi logistik bantuan, hingga memastikan kinerja tim penanganan di lapangan berjalan optimal.

“Kami memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan bantuan dan tidak ada hambatan teknis bagi petugas di lapangan,” ujar Sumarno usai Rapat Paripurna DPRD Jateng di Gedung Berlian, Semarang.

Akses Logistik Dipulihkan, Pompa Banjir Dioptimalkan

Selain penanganan darurat, Pemprov Jateng memprioritaskan pemulihan jalur logistik yang sempat terputus akibat bencana. Akses yang kembali normal dinilai krusial agar bantuan pangan dan medis dapat menjangkau seluruh titik pengungsian.

Untuk mempercepat surutnya banjir, optimalisasi pompa air juga dilakukan di sejumlah wilayah rawan genangan.

Rehabilitasi Infrastruktur dan Trauma Healing Disiapkan

Meski fokus utama masih pada tahap tanggap darurat, pemerintah telah menyiapkan langkah rehabilitasi pascabencana.

“Begitu kondisi darurat teratasi dan genangan benar-benar hilang, kami langsung masuk ke tahap perbaikan infrastruktur yang rusak,” katanya.

Di lokasi pengungsian, Pemprov Jateng juga menyediakan layanan trauma healing dan dukungan psikososial, terutama bagi anak-anak dan perempuan. Salah satu kegiatan pendampingan berlangsung di Posko Pengungsian Kantor Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, yang dilakukan secara rutin oleh petugas.

Warga Diminta Aktif Lapor Darurat, Ini Kanal Resminya

Pemerintah mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kondisi darurat agar tim reaksi cepat bisa segera diterjunkan ke lokasi kejadian.

Kanal pengaduan resmi yang dapat dihubungi:

  • Nomor Darurat Nasional: 112
  • WhatsApp Pusdalops Jateng: 0881 3809 409
  • Dinas Sosial Jateng: (024) 8454962

BMKG Peringatkan Hujan Lebat hingga 9 Februari

Sementara itu, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Ahmad Yani Semarang memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang masih berpeluang terjadi di berbagai wilayah Jawa Tengah hingga 9 Februari 2026.

Prakirawan BMKG, Rany Puspita, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

“Masyarakat diminta menjauhi bantaran sungai, menghindari lereng rawan longsor, serta tidak beraktivitas di luar ruangan saat hujan disertai petir dan angin kencang,” katanya.

BMKG juga meminta pemerintah daerah dan pihak terkait untuk terus memperkuat mitigasi bencana serta menyebarluaskan informasi peringatan dini kepada masyarakat.

*Ikuti media sosial kami.

Media Massa Didorong Jadi Penjernih Informasi di Tengah Maraknya Hoaks
Prambanan hingga Borobudur Diperkuat sebagai Ruang Ibadah, Taj Yasin Soroti Potensi Wisata Religi
900 Pelari dari 7 Negara Ramaikan GTR Ultra 2026, Ekonomi Desa Bergerak Rp4,5 Miliar
Dari “Gerimis” hingga “Tentang Kita”, KLa Project Bikin Ribuan Penonton Harmony of Java 2026 Bernostalgia
Dipanen Presiden Prabowo, Tambak Udang Modern Kebumen Jadi Simbol Kebangkitan Perikanan Budidaya Nasional
TAGGED:banjirbencanalongsorwaspada bencana
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Mundur dari Kepala Desa Geger Banyumas! Ketua Paguyuban Kades Satria Praja Mundur dari Jabatan Kepala Desa
Next Article Wagub Jateng saat mengikuti arapan Presiden Prabowo Subianto Komitmen Tegas Dukung Presiden Prabowo, Jateng Komitmen Fokus Pangan, Ekonomi, dan SDM

Berita Terbaru

Reses
Reses di Cilacap, David Ishaq Aryadi Serap Aspirasi Warga dan Paparkan Program Pembangunan
Cilacap Jateng
GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Sebanyak 62 pasangan mengikuti Santri Mantu di MAJT Semarang. Wagub Jateng Taj Yasin mengapresiasi program nikah akbar yang juga mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
62 Pasangan Ikuti Santri Mantu di MAJT, Wagub Jateng Beri Apresiasi
Jateng
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.