Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Reading: Lismadi, Kades Nyentrik Kutayasa: Senyum Jadi Kekuatan Memimpin
Share
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
  • Beranda
  • Banyumas
  • Banjarnegara
  • Cilacap
  • Purbalingga
  • Jateng
  • Nasional
  • Oase
Follow US
© 2026 kabarbanyumasraya.com.
Kabar Banyumas Raya > Artikel > Banjarnegara > Lismadi, Kades Nyentrik Kutayasa: Senyum Jadi Kekuatan Memimpin
Banjarnegara

Lismadi, Kades Nyentrik Kutayasa: Senyum Jadi Kekuatan Memimpin

Adel Maulina Zulfa
Last updated: 30 Januari 2026 12:51
By Adel Maulina Zulfa
4 Min Read
Share
Lismadi, Kades Nyentrik
Lismadi, Kades Nyentrik Desa Kutayasa yang dikenal ramah senyum dan humanis. (dok. HC)
SHARE

BAGI Warga Desa Kutayasa, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Nama Lismadi yang mendapatkan julukan Kades Nyentrik bukan hanya sekadar kepala desa, dengan gaya kepemimpinan yang Nyentrik dan ramah senyum, Lismadi mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada di desa dan dicintai masyarakatnya.

Contents
  • Filosofi Purnawirawan TNI, Beban Pemimpin Jangan Sampai Membebani Rakyat
  • Kades Nyentrik yang Mudah Ditemui, Pemimpin yang Hadir dan Mau Mendengar
  • Tak Sekadar Memimpin, Aktif Membina Karakter Anak Muda
  • Kepemimpinan adalah Amanah, Senyum adalah Jalan Pengabdian

Dengan segala problematika yang terjadi saat ini, Pemerintahan desa selalu dihadapkan pada persoalan yang tidak sederhana, mulai dari administrasi, pelayanan publik, hingga dinamika sosial masyarakat. Namun Lismadi, Kepala Desa Kutayasa, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, memilih cara yang tak biasa dalam memimpin: senyum sebagai energi utama kepemimpinan.

Sebagai sosok yang dikenal Kades Nyentrik, Lismadi menghadirkan wajah kepemimpinan yang sederhana, humanis, dan membumi. Purnawirawan TNI Angkatan Darat ini percaya bahwa ketenangan dan optimisme pemimpin akan menular kepada masyarakat.

“Bagi saya, kades itu orang tua, dan rakyat adalah anak-anaknya. Kalau orang tua terlihat gembira dan bahagia, anak-anak akan ikut semangat dan merasa aman,” ujar Lismadi, Jumat (30/1/2026).

Filosofi Purnawirawan TNI, Beban Pemimpin Jangan Sampai Membebani Rakyat

Pengalaman panjang di dunia militer membentuk cara pandang Lismadi tentang kepemimpinan. Ia memahami betul bahwa kepala desa memikul banyak tanggung jawab—dari pembangunan, pengelolaan anggaran, hingga menampung beragam aspirasi warga.

Namun, menurutnya, beban itu tidak perlu dipertontonkan kepada masyarakat.

“Pusing dan ngelu biarlah ada di kepala kades dan perangkat desa. Jangan sampai rakyat ikut terbebani. Tugas kami adalah mengabdi untuk rakyat tanpa batas,” tuturnya.

Prinsip tersebut membuat Lismadi selalu tampil ceria, bahkan di tengah padatnya agenda pemerintahan dan persoalan desa yang kompleks.

Kades Nyentrik yang Mudah Ditemui, Pemimpin yang Hadir dan Mau Mendengar

Dalam keseharian, Lismadi dikenal sebagai kepala desa yang mudah ditemui, ramah, dan terbuka berdialog. Kades Nyentrik ini juga tidak menjaga jarak dengan warga, kerap menyapa dengan senyum lebar, dan memberi ruang diskusi tanpa sekat.

Baginya, membangun desa tidak hanya soal jalan, gedung, atau program, tetapi juga menciptakan rasa aman, nyaman, dan kebersamaan.

“Kalau rakyat bahagia, desa akan hidup. Kalau desa hidup, Insya Allah pembangunan akan berjalan dengan baik,” katanya.

Tak Sekadar Memimpin, Aktif Membina Karakter Anak Muda

Julukan Kades Nyentrik bukan tanpa alasan. Selain mengurus roda pemerintahan, Lismadi juga aktif melakukan pembinaan karakter bagi anak-anak dan pemuda di Desa Kutayasa.

Ia kerap mengisi kegiatan baris-berbaris, bela negara, hingga penanaman nilai nasionalisme di sekolah-sekolah. Menurutnya, membangun sumber daya manusia sejak dini adalah investasi jangka panjang desa. Kedekatannya dengan generasi muda membuat sosoknya tidak hanya dihormati, tetapi juga disukai.

Gaya kepemimpinan yang santai namun tegas itu mendapat apresiasi luas dari warga. Banyak yang merasakan suasana Desa Kutayasa menjadi lebih hangat dan komunikatif.

“Pak Kades orangnya selalu ceria. Kalau bertemu beliau, rasanya ikut semangat. Kami jadi lebih berani bicara soal kebutuhan desa, sangking asyik dan uniknya beliau dalam bermasyarakat, banyak yang menyebut sebagai Kades Nyentrik,” ujar Yono, salah satu warga Kutayasa.

Kepemimpinan adalah Amanah, Senyum adalah Jalan Pengabdian

Melalui filosofi sederhana tersebut, Lismadi ingin menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah untuk melayani dan menguatkan masyarakat.

Senyum, baginya, adalah langkah kecil yang mampu menghadirkan dampak besar—menenangkan, menghidupkan optimisme, dan mempererat harmoni sosial.

Tak heran jika kepemimpinan Kades Nyentrik dari Kutayasa ini membuat warganya ikut riang, merasa dekat, dan tumbuh bersama dalam semangat kebersamaan.

*Ikuti media sosial kami.

278 Calon Paskibraka Banjarnegara 2026 Jalani Tes Kesehatan dan Parade
Komiten Bebas Narkoba, Rutan Banjarnegara Digeledah Petugas Gabungan
Bukan Adu Nyali, Puluhan “Hantu” Gentayangan Bikin Heboh Warga Purwanegara
Operasi Ketupat Candi 2026 Dimulai, 680 Personel Gabungan Siap Amankan Mudik Lebaran di Banjarnegara
Rutan Banjarnegara Bekali Warga Binaan Keterampilan dan Dukung Ketahanan Pangan
TAGGED:kades nyentrik
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Wagub kawal langsung penanganan banjir pekalongan Wagub Jateng Kawal Langsung Penanganan Banjir Pekalongan dari Lapangan
Next Article KDMP Sumarno Warning Sekda se-Jateng: KDMP Jangan Bernasib Seperti KUD yang Tumbang

Berita Terbaru

Peringatan Hari Santri Nasional di Kota Tegal turut diisi dengan penyerahan bantuan renovasi kepada empat pondok pesantren.
Hari Santri 2026, 555 Ribu Santri Jateng Diajak Perangi Kemiskinan
Jateng
Reses
Reses di Cilacap, David Ishaq Aryadi Serap Aspirasi Warga dan Paparkan Program Pembangunan
Cilacap Jateng
GPM Jawa Tengah digelar 1.724 kali dengan transaksi Rp31 miliar. Ahmad Luthfi menekankan keterjangkauan harga pangan dan perlindungan petani.
Dorong Harga Pangan Jateng Terjangkau, Jateng Gelar 1.724 Kali GPM Tembus Rp31 Miliar
Banjarnegara Jateng Purbalingga
Kapolres Banjarnegara saat melakukan soslaisasi kewaspadaan di daerah rawan longsor
Rawan Longsor, Polres Banjarnegara Minta Warga Pagentan Siaga Jelang Musim Hujan
Banjarnegara
Kabar Banyumas RayaKabar Banyumas Raya
© 2026 kabarbanyumasraya.com. All Rights Reserved.